
Selesai makan, Nabila mengambil obat yang yang ada di atas meja tepat di samping ranjang, sebelum menelannya, Nabila di buat terpana melihat ketampanan Aditya yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan memakai kaos oblong berwarna putih agak sedikit ketat sehingga memperlihatkan tubuh atletis Aditya dan juga celana levis pendek berwarna hitam.
" Ya Allah, Pak Aditya kok ganteng banget yak.. pakai baju kaos gitu aja juga masih tetap ganteng " batin Nabila.
" Sudah nonton nya " ucap Aditya sembari melihat ke arah Nabila.
" Hah.. apaan sih Bapak nih " ucap Nabila gugup dan kemudian meminum obatnya.
Aditya kembali duduk di atas bangku sofa, dan membuka laptop yang sebelumnya sudah di bawakan oleh Haris begitu juga dengan beberapa pakaian ganti untuk nya.
" Pak.. "
" Hmm "
" Bapak pulang aja Pak, saya gak pa - pa sendirian di sini, kasian Bapak pasti cape kan "
" Hmm "
" Hmm.. Ham.. Hmm.. itu - itu aja jawaban nya dari tadi " batin Nabila.
" Besok kan Bapak masih ada rapat penting Pak, terus di sini juga Bapak mau tidur dimana, gak enak kalau tidur di sofa Pak "
Mendengar ocehan Nabila, Aditya segera bangkit dari duduknya kemudian berjalan ke arah Nabila.
" Minggir " ucap Aditya sembari mengibaskan tangannya seraya menyuruh Nabila untuk menggeser sedikit duduknya.
Nabila menggeser sedikit tubuhnya ke samping kanan, dan Aditya langsung berbaring di samping Nabila, ranjang rawat Nabila memang cukup besar, sehingga muat untuk mereka berdua, melihat tingkah Aditya membuat Nabila membolakkan kedua matanya.
" Bapak ngapain tidur di sini "
" Aku cape, katanya kamu gak mau aku tidur di sofa " ucap Aditya sembari menutup mata nya dengan kedua tangan melipat kedalam memeluk dada.
" Ta.. ta.. pi gak tidur di sini juga Pak "
Aditya tidak menghiraukan ucapan Nabila, ia tetap saja berbaring di situ dengan kedua mata yang masih terpejam.
" Pak "
" Pak " ucap Nabila sembari menunjukkan - nunjuk lengan Aditya dengan satu jari nya.
" Ishh ngeselin banget sih " ucap Nabila kemudian menggeser sedikit lagi tubuhnya agar memberi batas dirinya dengan Aditya kemudian ikut juga berbaring.
Entah karena efek obat, baru saja menutup kedua mata Nabila sudah mulai masuk ke dalam alam mimpi nya, tidak lagi menghiraukan Aditya yang juga berbaring di sampingnya.
__ADS_1
Aditya mulai membuka kedua matanya ketika tidak lagi mendengar ocehan dari Nabila, Aditya membalikkan tubuhnya ke arah Nabila dan menatap penuh wajah cantik Nabila.
" Cantik " satu kata yang terucap dari hati Aditya.
Aditya kembali mensejajarkan tubuhnya dan agak sedikit naik dari Nabila, kemudian ia bawa kepala Nabila untuk bersandar di dadanya kemudian Aditya menutup kedua mata nya dan lama kelamaan Aditya pun ikut tertidur.
**Di Kediaman Mama Maya
Mama Maya tampak mondar mandir di dalam kamarnya sembari memegang sebuah ponsel yang ada di tangannya, ia masih penasaran dengan ucapan Tante Dinda yang tadi baru saja menghubungi nya.
Flasback on
Dritt**.. Dritt.. ponsel Mama Maya berdering
" Hallo Assalamu'alaikum jeng "
" Wa'alaikumussalam Jeng Maya "
" Ada apa Jeng nelpon saya "
" Begini jeng, saya mau membicarakan tentang perjodohan Nana dan juga Aditya, tolong lah ya jeng, waktu itu kan jeng ngebet banget mau jodohin Nana sama Aditya, tapi kenapa sekarang jadi begini jeng, Nana kan sudah minta maaf dan dia juga gak sengaja waktu itu jeng "
" Maaf ya jeng Dinda, saya kan sudah bilang sekarang semua itu saya serahkan kepada Aditya, jadi tolong jangan paksa saya lagi "
Mendengar ucapan Mama Maya, Tante Dinda merasa kesal karena Mama Maya masih tetap dengan pendiriannya.
Kedua mata Mama Maya terbelalak mendengar ucapan Tante Dinda.
" Maksud jeng, saya tidak bohong jeng, Aditya memang tidak punya pacar atau dekat dengan wanita manapun "
" Jeng Maya bohong, buktinya Nana waktu itu pernah melihat Aditya bersama dengan seorang wanita di pinggir jalan sedang asyik ngobrol dan sepertinya Aditya bahagia sekali dengan wanita itu, dan asal jeng tau ya wanita yang menjadi pacar Aditya itu ternyata seorang Janda jeng..JANDA..gak habis pikir deh jeng Maya mau - mau nya Aditya sama JANDA,mendingan Nana yang masih cantik dan perawan gini jeng,saya kecewa dengan jeng, kalian berdua seperti nya memang sengaja menyakit hati kami terutama Nana anak saya"
" Saya kecewa.. saya kecewa jeng Hiks..hiks.." ucap Tante Dinda kemudian mengakhiri teleponnya bersama Mama Maya.
Mama Maya tampak tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Tante Dinda, bukan mengenai Tante Dinda yang kecewa dan merasa di sakiti oleh nya, namun masih tidak percaya dengan cerita Tante Dinda mengenai Aditya.
Flasback off
" Aditya punya pacar, kenapa dia tidak cerita "
" Jeng Dinda bilang, Aditya tampak bahagia bersama wanita itu"
" Ya Allah, apa semua ini benar, aku sangat bahagia mendengar ini ya Allah, akhirnya kau temukan jodoh untuk anak ku "
__ADS_1
Mama Maya keluar dari kamar, ingin memberitahukan berita ini kepada Salsa dengan perasaan bahagia dan senyum yang mengembang di wajah nya.
" Salsa... Salsa.. Salsa.. " Teriak Mama Maya.
" Sssttt.. Ma, jangan teriak - teriak Aldo lagi tidur "
" Upss sorry " ucap Mama Maya kemudian memelankan suaranya.
" Ada apa Ma kok bahagia banget kayaknya "
" Sini.. sini duduk dulu Mama ceritain " ucap Mama membawa Salsa duduk di sofa dan mulai menceritakan berita yang ia dapat dari Tante Dinda.
" WHAT.. yang bener Ma "
" OMG.. Salsa seneng banget dengar nya Ma "
" Iya sayang, Mama juga seneng banget dengernya, tapi Mama heran kenapa Kakak mu gak cerita apa - apa sama kita ya "
" Idih Mama, kayak gak tau Kak Adit aja, mungkin ada waktu nya nanti buat Kak Adit cerita sama kita Ma "
" Bener, gimana kalau besok kita ke Rumah nya Kak Adit "
" Ide bagus Ma, kita serang aja Kak Adit Ma biar mau ngaku..he..he..he.. "
" Siap, Mama juga sudah lama gak ke Rumah kakak mu "
" Ya Ma, ya sudah Salsa mau ke kamar dulu " ucap Salsa dan di balas anggukan oleh Mama Maya.
Di sisi lain, nampak Tante Dinda dan Nana yang tidak kalah senang karena menurut mereka sudah berhasil menekan Mama Maya.
" Rencana kita berhasil Na, semoga aja si Maya itu kepikiran sama omongan Mama terus gak suka dan ngelarang Aditya untuk berhubungan sama wanita itu "
" Ha.. ha.. ha.. bagus ide Mama "
" Ia dong sayang, oh ya gimana dengan wanita itu, seharusnya kamu juga cepat singkirkan dia Na "
" Mama tenang aja, Nana udah punya rencana Ma " ucap Nana dengan senyum licik yang mengembang di wajahnya.
" Bagus, itu baru anak Mama " ucap Tante Dinda sembari memeluk Nana.
***Bersambung..
Duh Nabila sama Aditya tidur bareng ni man teman.. romantis banget ya.. 😍😍
__ADS_1
nih si Nana, tau dari mana lagi kalau Nabila seorang Janda, terus udah punya rencana buat nyingkirin Nabila.. wah.. kira - kira apa ya readers..
tetap stay tune oke.. jangan lupa like, vote dan singgah di kolom komentar 😘😘***