Janda Muda Vs Duda Tampan

Janda Muda Vs Duda Tampan
Bab 56


__ADS_3

Keadaan Nabila sekarang semakin terpuruk, sudah hampir 2 minggu Aditya pergi ke Jepang, Nabila mencoba menghubungi Aditya juga Haris, namun mereka berdua tidak bisa di hubungi.


Terlebih lagi, besok adalah hari terakhir ia harus melunasi semua hutangnya kepada Bang Jono.


" Ya Allah, kenapa rasanya sesakit ini, Jangan-jangan Mas Aditya sudah tidak ingin lagi bertemu denganku, apa Mas Aditya membenci ku, aku harus bagaimana Ya Allah" batin Nabila sembari duduk di ayunan yang ada di kedai dekat pohon yang tumbuh di dekat Rumah Nabila.


Hari ini Nabila tidak ke kantor, kemarin adalah hari terakhir nya magang di perusahaan Aditya, karena sudah tepat 3 bulan ia magang di perusahaan itu.


Nabila juga sudah berhenti bekerja di restaurant Bima, setelah menerima gaji pertamanya, Nabila mengundurkan diri dan berhenti berkerja.


Nabila mencoba mengingat kenangan - kenangan yang pernah ia lalui bersama Aditya, mulai dari pertemuan pertama nya dengan Aditya sampai perjanjian itu terjadi yang telah membuat kedekatannya bersama Aditya semakin erat terjalin.


" Aku mencintai mu Mas, aku mencintaimu, aku terlambat menyadari semua ini Mas, tapi mungkin sepertinya inilah akhir dari kisah kita Mas, berakhir bersama dengan perjanjian yang Mas buat,maafkan aku sudah membohongi mu"


Melihat Nabila yang terpuruk, Sumi akhirnya mencoba menghubungi Alex dan mencoba menjelaskan semua yang terjadi kepada Nabila termasuk hutang terhadap Bang Jono dan juga Bang Jono yang memaksa Nabila untuk menikah dengannya, berharap Alex akan memberitahukan kepada Aditya apa yang sebenarnya terjadi.


Mendengar penjelasan Sumi, Alex langsung menghubungi Aditya, berulang kali Alex mencoba namun tidak bisa di hubungi kerena ponselnya tidak aktif, Aditya baru saja tiba di bandara, Aditya hari ini sudah kembali ke Indonesia.


Hari ini, Aditya berencana menemui Nabila, ingin meminta maaf kepada Nabila dan juga ingin mengutarakan perasaannya kepada Nabila, ia begitu merindukan Nabila, sebenarnya ia ingin segera pulang, namun karena masalah perusahaan nya belum selesai, ia harus memperpanjang waktunya hingga 2 minggu untuk menyelesaikan masalah itu.


Aditya merasa begitu bersalah karena tidak mendengarkan penjelasan dari Nabila saat itu.


Karena tidak ada jawaban dari Aditya, Alex bergegas menuju kediaman Mama Maya, berharap Aditya sedang berada di sana sekarang.


Begitu sampai di Rumah Mama Maya, Alex mencoba menjelaskan kepada Mama Maya dan Salsa, dan mendengar penjelasan Alex, mereka semua langsung berangkat menuju ke kediaman Nabila.


Drit.. Drit.. suara dering ponsel Aditya berbunyi.


" Hallo Dit"


" Iya Ma ada apa? "


" Kamu di mana sekarang, Mama susah sekali menghubungi mu Dit"


" Adit di bandara Ma, baru aja sampai"


Mama Maya mulai menceritakn semua mengenai Nabila kepada Aditya, hati Aditya begitu teriris mendengar penjelasan Mama nya.


" Cepat ke Rumah Nabila nak, Mama juga sekarang di perjalanan ke sana, Mama gak mau terjadi apa-apa dengan Nabila dan keluarganya" ucap Mama Maya khawatir.


Setelah sambungan telponnya terputus,Aditya mempercepat langkahnya menuju mobil dan segera menunju ke Rumah Nabila.


Sepanjang perjalanan, Aditya merutuki semua kebodohan yang ia lakukan, ia terlalu bodoh karena sejak awal tidak mau mendengarkan penjelasan Nabila.


" Maafkan aku Nabila, maafkan kebodohan ku ini" batin Aditya.

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain, lamunan Nabila terhenti ketika Abng Jono dan sekelompok anak buahnya datang menemui Nabila.


" Hallo sayang" ucap Bang Jono mendekati Nabila.


Tante Yuni segera keluar melihat kedatangan Bang Jono, sedangkan Sumi membawa Zahira dan Hafidz ke dalam kamar.


" Mau apa kau kesini Jono"


" Aku ingin menagih janji kalian"


" Masih ada waktu sehari, kenapa kalian datang sekarang"


" Tidak ada bedanya kan, hari ini atau besok, aku yakin kalian juga pasti tidak bisa membayar hutang kalian kepada ku" ucap Bang Jono.


Tante Yuni terdiam, apa yang di katakan oleh Bang Jono benar, Hari ini atau besok itu tetap sama saja, mereka tidak bisa membayar hutang.


" Bagaimana, benar kan apa yang ku katakan, apa kau siap menikah dengan ku Bila? " tanya Bang Jono.


" Tidak Bang, sampai kapan pun aku gak mau menikah sama Abang, silahkan ambil saja Rumah kami" ucap Nabila.


Bang Jono terkejut mendengar penuturan Nabila, padahal ia berharap sekali Nabila menikah dengannya.


Dan kemudian timbul ide licik di benak Bang Jono.


" Rumah kalian pun sebenarnya tidak cukup untuk membayar hutang Suami mu Yuni, Nabila harus segera ikut dengan ku dan menikah denganku" ucap Bang Jono kemudian menarik lengan Nabila dan memaksa Nabila ikut dengannya.


" Jono lepaskan Nabila, kau keterlaluan" ucap Tante Yuni mencoba menghadang Bang Jono namun anak buah Bang Jono terlebih dahulu menahan Tante Yuni.


Keributan yang terjadi di Rumah Nabila, membangunkan semua orang, namun orang-orang sekitar hanya bisa melihat saja, mereka tidak berani berbuat apa-apa karena kekuasaan Bang Jono yang begitu kuat di kampung itu.


Sumi yang mendengar teriakan Nabila, bergegas keluar kamar di iringi Zahira dan Hafidz.


Tangis pun akhirnya tumpah ketika Zahira dan Hafidz melihat Nabila yang di bawa paksa oleh Bang Jono dan anak buahnya masuk ke dalam mobil.


" Bunda.. Hiks.. Hiks.. " teriak Zahira dan Hafidz.


Nabila di bawa paksa oleh Bang Jono dan anak buahnya, Nabila di bawa ke sebuah Rumah pribadi milik Bang Jono, di sana sudah ada penghulu dan juga penata rias yang siap menghias Nabila.Ternyata semua ini sudah di siapkan terlebih dahulu oleh Bang Jono.


" Haris.. apa tidak bisa lebih cepat" ucap Aditya mulai panik.


" Tenang Tuan, saya sudah berusaha cepat"


Aditya terus menerus memaksa Haris agar mengemudikan mobilnya lebih cepat, begitu juga dengan Mama Maya yang mulutnya tidak berhenti berbicara sepanjang perjalanan, ia sangat panik dan khawatir dengan keadaan calon Menantu nya itu.


Begitu mobil Aditya sampai di depan Rumah Nabila, Aditya langsung turun dan menghampiri Hafidz,Zahira, Sumi dan tante Yuni yang sedang menangis meratapi kepergian Nabila yang di bawa oleh Bang Jono.

__ADS_1


" Nak Adit"


" sayang, dimana Bunda mu" tanya Aditya.


" Hiks.. Hiks.. Bunda di bawa sama orang jahat om" ucap Zahira sembari menangis.


Tak lama kemudian rombongan Mama Maya pun juga sampai di kediaman Nabila.


" Nak Adit, Nabila sudah di bawa sama Bang Jono"


" Sepertinya di bawa ke Rumah Bang Jono Dit"


" Kalau begitu ayo ikut aku kita semua mencari Nabila" ucap Aditya.


" Kak.. kakak mau kemana " ucap Salsa.


" Nabila sudah di bawa sama rentenir itu Sal, ayo kita sekarang mencari Nabila"


Mereka semua pun kembali ke mobil dan berusaha mencari Nabila, di mulai dari Rumah istri pertama Bang Jono,kemudian mencari lagi ke Rumah istri Bang Jono yang kedua dan ketiga,namun tidak ada Bang Jono dan juga Nabila di sana.


" Nabila, kamu dimana" batin Aditya.


" Dasar Tua - tua keladi, udah punya istri tiga masih aja incer kak Nabila" ucap Salsa di sela-sela pencarian mereka.


" Ada satu tempat terakhir Nak Adit, itu Rumah baru Bang Jono, ayo kita cepat ke sana" ucap Tante Yuni dan Haris pun segera melajukan mobil ke tempat yang di tuju Tante Yuni.


Nabila tampak terlihat cantik dengan memakai kebaya berbaju putih yang warnanya senada dengan balutan kerudung yang ia pakai, dan juga tidak lupa dengan sedikit riasan yang di wajah cantiknya.


" Sudah dong say, jangan nangis terus, ntar luntur ni dandanan nya " ucap seorang pria namun gayanya yang seperti wanita itu sedang merapikan kebaya yang Nabila pakai.


Setelah siap, Nabila di paksa untuk keluar menemui Bang Jono kemudian duduk di samping nya yang tengah duduk bersiap bersama penghulu yang berada di depannya.


" Ya Allah,,Apakah ini memang takdir ku, Mas Aditya.. tolong aku, aku ingin Mas Aditya di sini sekarang" batin Nabila sembari menutup kedua matanya.


" Baik Bang Jono, silahkan ikut kata-kata saya" ucap Penghulu.


" SAYA TERIMA.. "


"HENTIKAN..!!! " teriak seseorang dari kejauhan sontak mengagetkan semua orang di sana.


***Bersambung..


Akhirnya.. Babang Adit datang ya teman-teman..


pada senang gak nih readers... ☺

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya. 😍***


__ADS_2