Janda Muda Vs Duda Tampan

Janda Muda Vs Duda Tampan
Bab 71


__ADS_3

Dua Hari Kemudian...


Acara Resepsi pernikahan yang di tunggu- tunggu akhirnya berlangsung juga, acara yang di gelar pukul 10 pagi itu mulai di datangi banyak orang. Acara di langsungkan di sebuah hotel mewah di Jakarta.


Aditya dan Nabila tampak mempesona di pelaminan, begitu juga dengan pendamping pelaminan yaitu Mama Maya, Salsa dan Tante Yuni yang jauh-jauh di jemput dari Sumatera untuk datang ke Jakarta hanya untuk menghadapi pernikahan Nabila dan sebagai pendamping di pelaminan.


Di pelaminan juga berdiri Zahira dan Hafidz yang setia mendampingi Bunda dan Ayah baru mereka itu, mereka berdua terlihat cantik dan juga tampan.


Beberapa rekan bisnis dan juga kerabat mulai datang untuk mengucapkan selamat kepada pengantin, dan beberapa rekan bisnis Aditya banyak yang memuji kecantikan Nabila, namun tidak sedikit juga dari mereka ada yang menggosip di belakang Nabila dan Aditya, menggosip mengenai status Nabila yang seorang janda beranak dua.


Sumi tampak cantik dengan balutan dress berwarna biru muda, warna yang sama dengan pakaian yang di keluarga Aditya dan Nabila, Alex pun juga sama seperti mereka, karena Alex sudah di anggap sebagai anggota keluarga Aditya Wijaya prakasa.


Alex berjalan dan duduk di samping Sumi, ia begitu mempesona dengan kecantikan Sumi hari ini, Sumi pun sekarang sudah terlihat akrab dengan Alex, tidak ada lagi rasa canggung yang dulu pernah ia rasakan, dan Sumi juga tidak lagi bersifat cuek kepada Alex.


Risa datang bersamaan dengan Bara, kebetulan mereka berpapasan di parkiran hotel, dengan susah payah Bara berusaha menguatkan hatinya untuk terus masuk ke dalam dan menemui pengantin baru yang sudah berdiri di pelaminan dengan beberapa orang yang sudah terlebih dahulu mengucapkan selamat.


Bara sebenarnya tidak ingin menghadiri acara resepsi pernikahan Nabila, namun ia tidak ingin mengecewakan Nabila, apalagi Nabila telah mengundangnya secara langsung.


Bara dan Risa naik ke atas pelaminan untuk mengucapkan selamat kepada Nabila dan Aditya, Nabila tersenyum bahagia melihat Bara dan juga Risa datang, sedangkan Aditya malah memberikan tatapan horornya kepada Bara.


" Nabilaa... selamat ya Bil, kamu keliatan cantik banget hari ini, dan aku selalu doakan yang terbaik untuk pernikahan kalian " ucap Risa sembari memeluk Nabila.


" Terima kasih ya Sa, oh ya Tante sama om mana? "


" Mereka gak bisa datang Bil, soalnya Papa kebetulan lagi sakit jadi Mama nemanin Papa di Rumah, mereka titip salam buat kamu"


" Kasian ya Om, semoga cepat sembuh ya Sa, titipin salam juga dari aku "


" Iya siap "


Ucapan selamat Risa kemudian beralih kepada Aditya, dan setelah itu di susul Bara di belakang Risa yang mengucapkan selamat kepada Nabila.


Bara menatap sendu wajah Nabila, ia sebenarnya begitu terpana melihat kecantikan Nabila hari ini, namun juga masih di selimuti rasa sakit karena laki -laki yang berdiri di samping Nabila bukan dia melainkan Aditya.


" Selamat ya Bil " ucap Bara mengulurkan tangan nya kepada Nabila, dan di balas hangat oleh Nabila.


" Sudah jangan lama - lama salamannya" ucap Aditya langsung melepaskan tangan Bara, padahal baru saja mereka bersalaman.


Setelah memberi ucapan selamat kepada Nabila, Bara langsung turun dari atas pelaminan dan melewatkan saja Aditya dan tidak memberi selamat kepada Aditya yang masih menatapnya dengan tatapan horor.


" Bara, ayo kita makan dulu " ajak Risa.


" Gak Sa, aku mau langsung pulang aja"


" kok cepat banget Bara, liat tu makanannya enak -enak tau" ucap Risa berusaha menghibur Bara dengan menunjukkan beragam makanan yang tertera di meja.


" Gak Sa, aku gak selera makan"


" Ya udah deh, aku gak maksa, yang sabar ya Bara, aku paham kok isi hati kamu sekarang, tapi ya namanya cinta gak bisa di paksain kan, pasti di luar sana Allah udah kasih jodoh yang terbaik buat kamu" ucap Risa berusaha menenangkan Bara.


" Terima kasih sarannya Sa, ya udah aku pulang duluan " ucap Bara kemudian keluar dari tempat acara.


Risa melihat Sumi dan Alex yang sedang duduk bersama, dan menghampiri mereka berdua.

__ADS_1


" Mba Risa " ucap Sumi


" Aku boleh duduk di sini gak Mi, soalnya gak enak duduk sendirian, gak ganggu kan "


" Ya gak lah Mba, duduk sini Mba di sebelah aku " ucap Sumi menepuk-nepuk kursi di sampingnya.


" Oh ya Mba, kenalin ini Alex bodyguard nya Mba Nabila dan Mas Aditya "


" aku Risa, sebelumnya kita udah pernah ketemu kan? "


" Iya saya Alex Mba, saya calon suaminya Sumi "


Uhuk... uhuk.. uhuk... Sumi yang sedang minum tersedak mendengar ucapan Alex.


" Mas Alex apaan sih, malu tau "


" Haha.. haha... biarin Mi, kalian cocok kok " ucap Risa tertawa.


Sumi hanya tersipu malu mendengar Risa yang menyebut nya cocok dengan Alex.


Di sela-sela obrolan asyik mereka, dari kejauhan tampak Rona, Haris dan juga Lula yang datang bersamaan.


Haris tanpa merasa malu dan dengan berani menggandeng tangan Lula, kini hubungan mereka semakin dekat, sedangkan Rona hanya datang sendiri karena kebetulan Mama dan Papa nya ada urusan mendadak dan tidak bisa hadir di acara resepsi pernikahan Aditya dan Nabila.


" Nabila, selamat atas pernikahan kalian, Mba senang banget Bil" ucap Lula semringah sembari memeluk Nabila.


" Terima kasih Mba, Nabila juga senang kayaknya hubungan Mba sama Pak Haris semakin dekat, cepat nyusul aku ya Mba"


" Hihihihi... Aamiin... aamiin.. Makasih Bila "


Aditya merasa senang melihat hubungan Haris dan Lula, sebenarnya ia sudah tau sejak lama jika Haris dan Lula itu saling menyukai, tampak dari sikap mereka berdua, namun Aditya tidak mau terlalu ikut campur dalam urusan percintaan mereka dan memilih untuk diam saja.


" Nabila, kamu terlihat cantik hari ini, selamat ya" ucap Rona.


" Mau ucapin selamat, ya ucapin aja, gak usah pake ngegombal segala" ucap Aditya ketus, kesal melihat Rona yang masih suka menggoda Nabila.


" Haha.. hahaha.. cemburuan banget sih Dit " ucap Rona tertawa, ia senang sekali melihat sahabatnya itu kesal.


" Selamat ya Dit, aku ikut senang dengan kebahagian kalian, terutama kamu yang sekarang sudah banyak berubah dan kembali seperti Aditya sahabat aku yang dulu " ucap Rona sembari memeluk Aditya, dan Aditya membalas hangat pelukan Rona.


Aditya memang sering di buat kesal oleh Rona, namun itu tidak sampai di hati Aditya, ia sudah tau persis sifat sahabatnya itu.


Samar-samar Risa dapat melihat Rona yang baru saja turun dari atas pelaminan.


" Mas galak.. eh.. benar itu Mas galak " batin Risa sembari melihat ke arah Rona.


" Iya bener, kenapa dia ada sini, apa dia salah satu teman Nabila, tapi aku kok gak pernah tau"


" Aku samperin ah " ucap Risa ingin menghampiri Rona, namun langkahnya terhenti ketika ingat ia tidak membawa uang banyak, hanya selembar seratus ribu di dompetnya.


" Gak jadi deh, kalau dia nagih hutangnya gimana ya, kan aku gak bawa uang banyak " ucap Risa kembali duduk ke tempatnya.


Rona sedang asyik berbincang dengan Haris dan Lula, sembari sesekali melihat ke arah pengunjung lain yang banyak di sana, dan tidak sengaja pandangannya melihat ke arah Risa yang sedang duduk bersama Sumi dan juga Alex.

__ADS_1


" Aku gak salah liat, itu kan cewek budeg, ngapain dia disini "


Rona pun berjalan menghampiri Risa, dan Risa sedikit melirik ke arah Rona dan melihat Rona yang sedang menghampirinya.


" Aduh gimana nih, kayaknya dia mau datangin aku deh, Jangan-jangan mau nagih hutang, mending aku kabur aja " batin Risa beranjak dari duduknya dengan mengangkat tas selempang miliknya untuk menutup wajahnya berusaha menghindari dari Rona.


" Dia mau kemana " ucap Rona melihat Risa pergi.


Rona tidak tinggal diam, ia tetap mengikuti Risa yang berusaha menghindar dari nya.


Sembari berjalan berkeliling ruangan itu, Risa sesekali melirik ke belakang apakah Rona masih mengejarnya, Risa membalikkan badannya, ia lega karena Rona tidak lagi mengikutinya.


" Huff... akhirnya Mas galak itu pergi juga, aku kirain mau ngikuti aku terus dari tadi "


" Maksud kamu Mas galak itu aku " ucap Rona tiba-tiba datang di belakang Risa.


kedua mata Risa melotot mendengar suara Rona, dan langsung berusaha kabur namun dengan cepat Rona menangkap pergelangan tangan Risa.


" Kamu mau kemana cewek budeg, kamu memang budeg ya, gak dengar apa aku ngomong sama kamu, main kabur aja"


" Siapa yang kabur? " ucap Risa yang tidak bisa lagi menghindar dari Rona.


" Terus tadi apa, oh ya ngapain kamu disini, jangan - jangan mau numpang makan aja ya disini"


" Enak banget kalau ngomong, ya datang ke acara pernikahan sahabat ku lah "


" Sahabat, siapa yang di maksud anak ini " batin Rona.


" Oh.. emangnya siapa sahabat kamu? "


" NABILA " ucap Risa sedikit keras.


" jadi cewek budeg ini sahabatnya Nabila, tapi kenapa aku gak pernah ketemu dia ya " batin Rona.


" Hmm... hmm... masalah hutang ku, nanti aku ganti ya, aku gak bawa uang banyak soalnya " ucap Risa.


" Ni cewek polos banget sih, jadi dia berusaha menghindar dariku cuma takut aku nagih uang yang waktu itu " batin Rona.


"Eh.. eh... Mas galak, mau bawa aku kemana? " ucap Risa.


Rona langsung menaik Risa dan membawa duduk di meja undangan, dan meminta Risa untuk menemaninya duduk dan makan bersama.


" Temani aku disini, gak ada bantahan, kalau gak bayar hutang kamu sekarang " ucap Rona mengancam Risa.


" Iya deh " ucap Risa mengalah.


" Syukur deh ada dia, lumayan kan aku gak sendirian jadinya, gak enak juga ngeliat orang pada sama pasangan masing-masing, sedangkan aku nggak, gak pa-pa lah biar sama cewek budeg ini, yang penting gak kelihatan kalau gue Jomblo, hahahaha.. " batin Rona sembari tertawa.


***Bersambung...


Akhirnya acara resepsi di gelar ya gaes..


dan di sela-sela ini kita dengar cerita pertemuan kembali 2R..

__ADS_1


jangan lupa like, vote dan tinggalkan komentar kalian..


komentar kalian adalah penyemangat ku... 😍😍***


__ADS_2