Janda Muda Vs Duda Tampan

Janda Muda Vs Duda Tampan
Bab 77


__ADS_3

Sekitar pukul 8 malam, Nabila dan Aditya belum beranjak dari tempat mereka, mereka masih duduk berdua di bibir pantai.


Menikmati suara deburan ombak dan juga suara angin bergemuruh yang terasa makin lama semakin kencang.


Dan tiba-tiba saja rintik hujan mulai turun, membuat Aditya dan Nabila segera beranjak dari duduknya.


Aditya menggenggam tangan Nabila, mereka berdua berlari kembali menuju villa, namun hujan ternyata turun semakin deras sehingga membuat Aditya dan Nabila basah kuyup.


Nabila dan Aditya begitu menikmati kebersamaan mereka di bawah turunnya hujan, mereka saling melempar senyum sembari terus berlari dan bergandengan tangan menuju Villa.


" Cepat buka pintu nya Mas " ucap Nabila begitu sampai di depan pintu Villa.


Begitu pintu terbuka, Nabila terlebih dahulu masuk kedalam dan diiringi Aditya setelahnya.


" Kita jadi basah kuyup begini Mas " ucap Nabila sembari melihat kebawah, melihat dress nya yang sudah basah.


Pakaian Nabila yang terlanjur basah, membuat lengkuk tubuh Nabila telihat sangat jelas, terutama buah dada Nabila yang telihat sangat menonjol dan lumayan besar.


" Kamu mau kemana " ucap Aditya menarik Nabila dalam pelukannya.


Posisi Nabila saat ini membelakangi Aditya, Aditya dengan erat memeluk istrinya itu, tidak perduli dengan pakaian mereka yang sama - sama basah.


" Mas.. pakaian kita masih basah ni "


Aditya tidak memperdulikan ucapan istrinya, Perlahan Aditya membuka hijab Nabila, kemudian mulai menciumi ceruk leher Nabila dengan tangan Aditya mulai meremas kedua buah dada Nabila. Nabila mulai terpancing dengan sentuhan lembut suaminya itu.


" Mas.. Arghhh.. "


Aditya membalikkan tubuh Nabila menghadap ke dirinya, ia menangkup wajah Nabila dengan kedua tangan nya dan mulai mencium bi*bir istrinya itu, mel*mat nya dan memasukkan lidahnya kedalam rongga mulut Nabila.


Lidah mereka saling berpagutan,deru nafas kedua terasa satu sama lain, mereka berdua saling membantu membuka pakaian mereka hingga berserakan di mana - mana.


Aditya menggendong Nabila, Nabila merangkul kan tangannya ke leher suaminya, dan kedua kakinya juga ikut merangkul di pinggul suaminya itu.


Aditya menundukkan Nabila di tempat tidur, meremas buah dada Nabila dan mulai mengecup dan mengulum lembut pu ting Nabila yang berwarna merah itu.


******* Nabila membuat Aditya tidak tahan, ia menarik paha Nabila dan mulai memasukkan kepemilikannya, dan mulai menghentakkan nya perlahan dan semakin cepat.


Buah dada Nabila yang terguncang naik turun, membuat nafsu Aditya semakin memuncak, semakin kuat memompa kepemilikannya ke dalam kepemilikan istrinya itu.


Akhirnya Aditya mencapai kenikmatannya, ambruk di atas badan Nabila tanpa melepaskan kepemilikannya.


Aditya mencium pipi Nabila dan kedua mata mereka saling bertatapan.


"Mas ah, kenapa ngeliatin aku kayak gitu, ayo bangun Mas, Mas berat tau "


Aditya hanya melempar senyum kepada Nabila, kepemilikan Aditya yang masih berada didalam milik Nabila, terasa seperti di hisap kedalam, membuat Aditya kembali menegang dan memulai kembali aksinya.

__ADS_1


" Mas.. masih belum.. "


Ucapan Nabila terhenti karena Aditya langsung membungkam mulutnya dengan ciuman brutal Aditya, dan kembali memompa kepemilikannya.


Aditya juga tidak hentinya mencium setiap inci tubuh Nabila dengan selalu meninggalkan jejak kemerahannya.


" Emmmhhh... arghhhh... " desah keduanya saling bersahutan.


" Akhhhh.... sayang... " desah Aditya panjang begitu mencapai kenikmatan nya yang kedua.


Aditya ambruk di samping Nabila, dan kemudian mencium lembut kening istrinya itu.


" Aku mencintaimu " bisik Aditya di telinga Nabila.


" Aku juga mencintaimu Mas "


Mereka saling berpelukan di dalam selimut,tanpa memakai sehelai kain pun, Nabila membenamkan kepalanya di dada suaminya, sedangkan Aditya berbaring sedikit tinggi dari Nabila sembari mengelus - elus lembut pucuk kepala Nabila.


" Mas, aku kangen sama anak - anak "


" Iya sayang, Mas juga kangen sama mereka"


" Mereka pasti seneng deh Mas, kalau bisa datang ke sini juga "


" Nanti kita bisa kembali lagi ke sini sayang, kita akan bawa anak - anak, bahkan Mama, Salsa, dan lainnya akan kita bawa ke sini "


" Benarkah Mas " tanya Nabila sembari mendongakkan kepalanya melihat ke arah suaminya itu.


" Terima kasih ya Mas"


" Oh ya sayang, kapan kuliah mu kembali aktif? "


" Sekitar dua minggu lagi Mas, gak pa-pa kan Mas kalau aku lanjutkan kuliah "


" Ya gak pa-pa dong, Mas gak akan melarang, pendidikan juga penting buat kamu sayang, asalkan kamu harus jaga baik-baik kesehatan kamu "


" Iya Mas, aku bakal jaga kesehatan ku dengan baik, dan insyaallah aku tidak akan mengenyampingkan keluarga kita Mas, kalian adalah yang utama Mas"


" Mas ngerti sayang, Mas percaya akan hal itu"


" Mas"


"Hmm"


" Setelah aku lulus kuliah Nanti, boleh gak kalau kita kuliahkan Sumi, aku yakin dia juga pasti mendambakan ini Mas, aku juga mau Sumi memiliki pendidikan yang tinggi Mas"


" Mas akan melakukan apa saja untukmu dan keluarga kita sayang, apapun yang menurut kamu baik "

__ADS_1


" Cup " cium Nabila di pipi Aditya.


" Makasih ya Mas"


" cuma itu ucapan Terima kasihnya " ucap Aditya mencoba menggoda Nabila.


Tiba-tiba saja Nabila bangkit dari pelukan Aditya, dan kini telah berada di atas Aditya, Nabila mulai menyambar bibir Aditya, Mel*mat nya, memasukkan lidahnya ke dalam mulut Aditya.


Aditya terkejut melihat tingkah Nabila, dan juga menikmati sentuhan dan ciuman yang di berikan istrinya itu.


" Aku akan memberikan ucapan Terima kasih yang lebih untuk Mas" bisik Nabila di telinga Aditya.


Ciuman Nabila mulai turun ke leher Aditya dan meninggalkan jejak merah di sana, turun lagi menuju kedua pu ting Aditya, mengecupnya dan sesekali menggigit nya.


" Sayang... aggrhhhh.. " desah Aditya.


Ciuman Nabila beralih ke kepemilikan Aditya yang mulai menegang, dan mulai mengulumnya perlahan.


Aditya begitu menikmati sentuhan yang di berikan Nabila dan meremat rambut Nabila agar memperdalam kulumannya.


" Arghhh... sshhhttt... " desah Aditya.


Melihat Aditya yang meracau, perlahan Nabila mencoba memasukkan kepemilikan Aditya ke dalam miliknya, kini Nabila memimpin.


Nabila mulai memaju mundurkan pinggulnya, Aditya meraba-raba punggung Nabila, terus turun sampai ke pan tat Nabila, meremas nya dan juga ikut menggerakkan pinggulnya.


" Mas... Arghhh.. " desah Nabila.


" Terus sayang.. " desah Aditya.


Aditya meremas buah dada Nabila, dan sesekali mengecup nya, hingga akhirnya mereka bersama-sama meraih kenikmatannya.


" Arghhh... " desah keduanya.


Nabila ambruk di atas badan Aditya, Aditya kembali mencium ceruk leher istrinya itu, memberi isyarat ucapan Terima kasih karna sudah memberinya kepuasaan yang tiada tara.


" Sayang, kamu benar- benar membuat Mas gila "


" Mas senang "


" Terima kasih sayang " ucap Aditya mengecup kening Nabila dan membawa nya dalam pelukannya.


" Ayo tidur, besok hari terakhir kita di sini, kita akan bersenang - senang lagi besok "


" Iya Mas " jawab Nabila kemudian tertidur di pelukan Aditya.


**Bersambung...

__ADS_1


Panas.. panas ya gaes.. seperti cuaca hari ini.. 😂😂


tetap stay tune.. jangan lupa tinggalkan jejak kalian di sini.. ☺**


__ADS_2