Janda Muda Vs Duda Tampan

Janda Muda Vs Duda Tampan
Bab 127


__ADS_3

Rona terlebih dahulu bangun daripada Risa, senyuman mengembang di wajah Rona begitu melihat Risa di sampingnya, ia kembali mengingat kejadian semalam, Rona begitu bahagia, dan mulai sekarang ia tidak sendiri, dan akan ada selalu Risa yang menemani nya tidur, dan menemani kesehariannya.


" Sayang bangun " Rona membangunkan Risa dengan lemah lembut.


" Sebentar Mama.. Risa masih ngantuk "


" Mama " Rona mengernyitkan dahi nya mendengar Risa menyebut kata Mama.


" Gak ada Mama di sini "


" Masgal " Risa membuka kedua matanya dan terkejut melihat Rona yang ada di samping nya dengan senyum yang mengembang di wajah Rona


" Kamu kenapa? lupa ya? ada suami mu di sini, bukan Mama "


Risa kembali mengingat, dan mengingat kejadian semalam, kedua pipi Risa memerah mengingat hal itu dan menyembunyikan wajahnya di dada Rona, Rona merinding merasakan hembusan nafas Risa, membuat nafsu nya kembali datang.


" Kamu kenapa? kedua pipi mu memerah " ucap Rona begitu melihat wajah Risa yang sudah tidak bersembunyi lagi di dada nya.


" Gak pa - pa Mas, maaf Mas aku lupa kalau ada Masgal di sini, biasanya Mama yang selalu bangunin aku setiap pagi.. hehehe" Risa terkekeh.


" No problem, bangun sudah pagi "


" Pagi? emangnya sudah jam berapa Mas "


" Udah hampir jam 6 "


" udah hampir jam 6,kenapa Masgal gak bangunin dari tadi sih " ucap Risa langsung beranjak berdiri, membalut tubuhnya dengan selimut kemudian masuk ke dalam kamar mandi.


Rona hanya terkekeh melihat Risa, lalu ia melirik ke arah ranjang yang terlihat ada bekas noda merah di sprei,Rona tersenyum tipis melihat itu, membuktikan jika Risa memang masih perawan,dan ia berhasil menembus keperawanan Risa, Rona melepas sprei nya dan memasukkan ke keranjang kotor, dan setelah itu ia ikut masuk ke dalam kamar mandi.


Di dalam ternyata Risa belum juga mandi, ia menatap tubuhnya yang sudah seperti Macan tutul, terdapat banyak sekali kismark tubuhnya, mulai leher, buah dada nya, perut, paha, dan juga selang*angan nya.


" Kamu kenapa? kenapa belum mandi? " tanya Rona yang tiba - tiba masuk kedalam kamar mandi dan memeluk Risa dari belakang.


" Masgal.. kenapa mas bisa masuk? "


" Kamu nya gak ngunci pintu "


" Astaga, karena terburu - buru Risa lupa mengunci kamar mandi "


" Aku lupa Mas, aku kan buru - buru mau mandi Mas, udah lewat banget, biar cepat sholat subuh "

__ADS_1


" Kalau mau cepat mandi, kenapa gak mandi dari tadi, malah bengong di depan kaca "


" Nih liat, tubuh aku udah kayak Macan tutul, Masgal harus tanggung jawab " ucap Risa sembari menunjukkan beberapa tanda kismark tubuhnya.


Cup


Cup


Cup


Rona menciumi kembali tubuh Risa yang terdapat tanda kismark nya, dan Risa menggeliat geli karena ulah Rona.


" Sudah Mas ah geli " ucap Risa.


" Katanya suruh Mas tanggung jawab "


" Emangnya kalau di ciumin gitu tanda nya bisa hilang? bukannya hilang malah makin banyak, sudah Mas keluar dulu sana, aku mau mandi "


" Yakin mau mandi sekarang?


" Maksud Masgal, kan udah hampir jam 6 "


" Hahaha... ini baru jam 3 sayang, waktu solat subuh juga masih lama, yakin mau mandi sekarang? "


" Yang bener Mas, terus maksud Mas tadi apa? Masgal ngerjain aku "


" Hehehe.. sebenarnya sih iya "


Plak.. Plak.. Plak... Risa memukul - mukul Rona, ia kesal karena suaminya ini senang sekali mengerjai nya.


" Aduh.. sudah sayang sakit " ucap Rona.


" Biarin " Risa berhenti memukul Rona lalu keluar dari kamar mandi, kembali ke tempat tidur dan menutupi tubuhnya yang polos dengan selimut.


" Sayang jangan ngambek dong " ucap Rona menarik - narik selimut yang menutupi tubuh Risa.


Karena Risa tidak bergeming, Rona diam - diam masuk kedalam selimut Risa, dan menciumi tubuh Risa, mulai dari perut, terus naik, naik hingga ke buah dada Risa.


" Mas... berhenti.. " ucap Risa berusaha memberontak.


" Maafkan Mas ya " ucap Rona yang kini sudah mensejajarkan tubuhnya dengan Risa.

__ADS_1


" Males " ucap Risa lalu menutup kedua matanya.


Rona tidak tahan melihat tingkah menggemaskan Risa, sehingga ia langsung menyambar bibir Risa, dan kembali me lu mat nya,kedua mata Risa melotot dan berusaha melepas ciuman dari Rona.


" Masgal.. aku.. " ucapan Risa terhenti karena Rona kembali membungkam mulutnya.


Kali ini Rona tidak membiarkan Risa untuk berbicara lagi, Rona terus mencium bibir Risa, menyesapi bibir Risa yang sudah basah karena ulahnya.


Risa hanya diam, dan mulai terbuai dengan sentuhan dan ciuman yang di berikan oleh suaminya, Rona benar - benar di buat ketagihan, dan rasanya ia ingin selalu menikmati tubuh istrinya ini, semalam baginya masih kurang, karena hanya melakukan nya satu kali, dan kali ini ia akan meminta kembali, bahkan ketika sudah mencapai ******* nya, tak lama Rona kembali menghujam istrinya hingga waktu sholat subuh tiba.


Setelah mandi bersama, mereka melakukan sholat berjamaah dan mengucap rasa syukur kepada sang Pencipta yang sudah mempertemukan mereka, dan kini mempersatukan mereka dalam ikatan pernikahan.


*****


Zahira dan Hafidz sedang menunggu kedatangan Nabila, karena Sumi sedang sakit, jadinya Sumi tidak bisa menemani mereka.


Zahira dan Hafidz sedang duduk di sebuah kursi panjang, tepat di depan pos securty, di sana ada Pak Ahmad yang menjaga mereka sampai Nabila datang.


Dari kejauhan terlihat seorang lelaki yang sudah menunggu dan memperhatikan Zahira dan Hafidz, ia membawa dua buah kotak kado besar, yang ia pegang sejak tadi. Biasanya kado itu akan ia titipkan kepada security sekolah untuk di berikan kepada Zahira dan Hafidz,namun sudah beberapa minggu ini tidak bisa lagi karena security sekolah menolak.


Ia bingun harus bagaimana cara nya agar kado nya ini bisa sampai ke tangan Zahira dan Hafidz, setelah cukup lama berpikir, ia akhirnya memberanikan diri untuk menemui dan langsung memberikan hadiah itu kepada Zahira dan Hafidz.


lelaki itu keluar dari mobilnya, dengan membawa dua kotak kado di tangan kiri dan tangan kanannya. namun baru dua langkah, sudah ada sebuah mobil yang masuk kedalam sekolah, dan berhenti tepat di depan Zahira dan Hafidz.


Sontak saja laki - laki itu menghentikan langkahnya, dan kembali kedalam mobil. Mobil yang berhenti di depan Zahira dan Hafidz itu adalah mobil Nabila, dan Nabila turun menemui kedua anaknya yang sudah lama menunggu kedatangannya.


Laki - laki di dalam mobil tadi begitu terkejut, karena melihat wanita yang turun dari mobil dan menyapa Zahira dan Hafidz, kedua matanya sampai tidak berkedip, bahkan kini kedua matanya mulai berkaca - kaca, sampai air mata itu turun dan membasahi kedua matanya.


" Nabila " batin lelaki itu.


Lelaki itu adalah fajar, ayah kandung dari Zahira dan Hafidz, mantan suami Nabila, yang sudah bertahun - tahun menyia-nyiakan mereka, dan kini hadir untuk menebus semua kesalahannya.



visual dari Fajar, mantan suami Nabila..


**Bersambung...


Tetap stay tune.. 😊


Terima kasih untuk hadiah, like dan vote yang kalian berikan 😘**

__ADS_1


__ADS_2