Janda Muda Vs Duda Tampan

Janda Muda Vs Duda Tampan
Bab 119


__ADS_3

Pagi - pagi sekali di kediaman Aditya Wijaya sudah tampak ramai, semua sibuk mempersiapkan diri untuk berangkat ke kediaman Lula, karena hari ini hari pernikahan Haris dan Lula.


Rencananya akad nikah akan di adakan di rumah Lula, lalu malam nya di lanjutkan dengan acara resepsi yang akan di adakan di sebuah hotel ternama di Jakarta.


Aditya sedang sibuk memandikan Zahira dan Hafidz, sedangkan Sumi sedang menunggu giliran untuk di make up wajah nya oleh penata rias yang sengaja di bawa oleh Mama Maya ke rumah dan saat ini sedang memakeover wajah Mama Maya.


" Nabila, habis ini giliran kamu ya sayang, Sumi bentar lagi selesai make-up nya " ujar Mama Maya meminta Nabila untuk di make-up juga.


" Nabila gak usah aja Ma, lagian habis ini mau pake kan Zahira sama Hafidz baju, soalnya Mas Adit lagi mandi Ma, ntar nunggu Nabila kelamaan "


" Biar Mama aja yang urusin anak - anak Bil, cepat masuk sana kedalam, bentar lagi Sumi selesai tu "


" Iya Ma " Nabila terpaksa mengikuti kemauan Mama mertuanya itu.


Bukan hanya Nabila, Zahira pun juga ikut di makeover oleh penata rias, ya itu semua atas perintah dan kemauan Mama Maya, ia ingin anak dan cucunya juga terlihat cantik di acara pernikahan Haris dan Lula nanti.


Di tempat lain, Risa juga tengah sibuk memakeover wajahnya sendiri, Risa memang sejak dulu senang sekali berdandan, jadi tidak perlu penata rias, dengan tangan nya sendiri, ia mampu memoles wajahnya dan terlihat semakin cantik.


" Risa, dandani Mama juga habis ini " ucap Mama Risa yang tiba - tiba saja datang ke kamar Risa.


" Ya Ma, sebentar ya "


Selesai berdandan, Risa langsung memoles wajah Mama Mama nya, tidak butuh waktu lama buat Risa untuk membuat wajah Mama nya semakin cantik.


" Sudah Ma, lihat, Mama tambah cantik " ucap Risa lalu mencium pipi Mama nya.


" Ia Nak, Mama sendiri aja pangling " ucap Mama Risa sembari memandangi wajahnya di balik cermin.


" Sudah Ma yuk siap - siap, ntar kita terlambat " ucap Risa sembari sibuk mencari gaun untuk di pakai ke acara pernikahan Haris dan Lula.


Mama Risa beranjak dari duduknya dan berniat untuk keluar kamar, namun begitu membuka pintu kamar, Mama Risa di kagetkan dengan sosok suaminya yang sudah berdiri di depan pintu.


" Papa, bikin kaget Mama aja " ucap Mama Risa menepuk pelan dada suaminya.


" Risa, ada teman kamu di luar "


" Teman, siapa Pa? "


" Katanya nama nya Rona "


" Masgal, ngapain dia ke sini, Papa.. berarti Masgal ketemu Papa dong " batin Risa.

__ADS_1


" Rona? nama nya kenapa bisa sama seperti laki - laki yang mau di jodohkan sama Risa " batin Mama Risa.


" Suruh tunggu Pa, Risa mau pakai baju dulu "


" Baiklah " ucap Papa Risa.


" Tunggu Mama Pa " teriak Mama Risa lalu mengekor di belakang suaminya.


" Pa, kenapa nama teman Risa itu mirip sama anaknya sahabat Papa itu? dia dimana Pa, Mama pengen liat orang nya? "


" Tu di luar, sini Papa kenalin " ucap Papa Risa lalu menggandeng istrinya untuk bertemu Rona yang sedang menunggu di teras rumah.


" Rona " ucap Papa Risa dan sontak Rona langsung berdiri dan menyapa Papa Risa dan juga Mama Risa.


" Kamu? " Mama Risa kaget melihat Rona, ternyata benar apa yang ia pikirkan, teman Risa itu adalah Rona anak dari sahabat suaminya yang rencananya akan di jodohkan dengan Risa.


" Benar Tante, apa kabar? " tanya Rona lalu menyalimi Mama Risa.


" Tante baik,, hmm.. jadi Rona sama Risa sudah saling kenal? berarti Risa tau dong kalau Rona yang mau di jodohkan sama Risa, tapi kenapa waktu itu Risa masih menolak Pa? "


" Risa belum tau Tante, dan saya memang sengaja merahasiakan ini " potong Rona, ia langusng menjawab pertanyaan Mama Risa sebelum Papa Risa yang menjawab.


" Kenapa di rahasiakan Ron? "


" Saya sengaja melakukan ini karena ingin memberi kejutan kepasa Risa, sejak pertama kali bertemu Risa memang ada sedikit yang berbeda dengan hati saya om, Risa selalu membuat jantung saya berdegup kencang bila bersamanya, dan saat itu saya juga belum tau jika wanita yang ingin di jodohkan dengan saya itu adalah Risa, namun setelah mengetahuinya, saya jadi ingin lebih dalam mengenal Risa, dan ternyata Risa mampu membuat saya jatuh cinta kepadanya Om, Tante " jelas Rona panjang lebar.


Mama dan Papa Risa tersenyum lebar mendengar penjelasan dari Rona, mereka senang karena Rona mencintai Risa, tinggal menunggu perasaan Risa saja apakah sama seperti Rona, namun Mama dan Papa Risa tidak terlalu mengkhawatirkan itu, Rona yang sudah mencintai Risa saja cukup bagi mereka, mereka yakin jika Rona mampu untuk membuat Risa jatuh cinta padanya, dan pasti akan sabar menghadapi Risa.


" Masgal " ucap Risa tiba - tiba datang dan membuat suasana hening sejenak, Rona dan kedua orang tua Risa kaget melihat kedatangan Risa, mereka takut jika Risa mendengar apa yang tadi mereka bicarakan.


" Masgal ngapain ke sini? " ucap Risa dan membuat Rona dan kedua orang tuanya sama - sama menghela nafas panjang karena ternyata Risa tidak mendengar perbincangan mereka tadi.


" Aku mau jemput kamu, kita sama - sama ke acara pernikahan nya Haris "


" Tapi, aku bareng sama Mama Papa "


" kalau begitu bareng aja semua, ya kan Om, Tante "


" Ya benar, ya sudah Ma kita siap - siap " ucap Papa Risa lalu mengajak istrinya masuk kedalam rumah.


Rona kembali duduk, dan Risa juga ikut duduk di samping Rona, Rona tidak hentinya menatap Risa, yang terlihat sangat cantik hari ini.

__ADS_1


" Hmm.. kenapa ngeliatin aku kayak gitu Masgal? " ucap Risa yang sadar jika Rona memperhatikannya sejak tadi.


" Kamu cantik sekali hari ini "


Glek... kedua pipi Risa memerah mendengar pujian dari Rona.


"Masgal gombal terus "


" Bukan gombal, itu kenyataan, oh ya kamu sengaja ya hari ini pake baju yang warna nya sama kayak aku, jangan - jangan tadi dari dalam ngintip aku, liat aku pakai baju warna merah, kamu juga pakai warna merah "


Risa menatap baju Rona yang berwarna merah, lalu tatapan nya beralih ke dress nya yang juga sama berwarna merah, Risa tidak sadar akan hal itu, ia memakai dress warna merah ini karena memang warna merah adalaah favoritnya.


" Isss... sapa juga yang mau nyamain, pede abis " ucap Risa sembari menjulurkan sedikit lidahnya ke arah Rona.


Rona tersenyum melihat tingkah menggemaskan Risa, rasanya Rona ingin sekali menyambar bibir seksi Risa itu, me ***** nya, dan bermain dengan lidah Risa.


Rona pikirannya mesum terus kalau ketemu Risa ya gaes 😂😂


Sekitar 20 menit, akhirnya Mama dan Papa Risa keluar dan menemui Risa dan Rona yang sudah menunggu mereka.


" Papa sama Mama ngapain sih di dalam lama banget " ucap Risa.


" Papa kamu tu Sa, ngajak main dulu di dalam "


" Papa sama Mama kayak anak kecil aja, main apa juga " ucap Risa tidak mengerti.


" Hahahahaa.. " tawa Mama dan Papa Risa bersamaan, dan Rona juga ikut terkekeh melihat kepolosan Risa.


" Papa sama Mama kenapa ketawa, memangnya ada yang lucu dari Risa? "


" Yuk Ron kita berangkat!! " ucap Mama Risa lalu menggandeng suaminya menuju mobil, dan meninggalkan Risa yang masih bingung dengan ucapan Mama nya tadi.


" Masgal tau gak sih maksud Mama tadi, aku masih gak ngerti, malah aku di ketawain "


"Huss, anak kecil di larang tau " bisik Rona di telinga Risa,lalu pergi meninggalkan Risa yang mematung karena hembusan nafas dan bau mint yang keluar dari mulut Rona membuat Risa merinding, dan degup jantungnya kembali berdegup kencang.


**Bersambung...


Babang Rona udah ketemu Camer ini readers... 😊


sepertinya sebentar lagi cuss kepelaminan... 😅

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di sini.. 😘**


__ADS_2