
Amelia sampai di sebuah rumah kontrakan kecil yang ia tempati bersama anaknya yang ia beri nama Aditya, sama seperti nama mantan Suaminya itu.
Selesai menidurkan anaknya, Amelia berjalan menuju dapur, mengambil segelas air putih dan membawanya kedepan, dan duduk di sofa kecil yang terdapat di ruang tamu rumahnya.
Hanya sekali tegukan, segelas besar air putih yang ia bawa tadi telah habis ia minum, kemudian Amelia membaringkan tubuhnya dengan tangan sebelahnya menumpu di atas keningnya.
Amelia memejamkan kedua matanya, mengingat kembali pertemuannya tadi dengan Aditya, ia tidak menyangka jika hari ini ia di pertemukan dengan sosok orang yang selama ini selalu ia pikirkan dan ingin sekali ia temui.
" Aditya, setelah bertahun - tahun kita tidak bertemu, akhirnya hari ini aku bisa bertemu dengan mu, kau tidak berubah Aditya, kau tetap tampan seperti dulu"
Amelia kembali mengingat masa-masa ketika ia dulu masih menjadi istri dari Aditya, perhatian dan cinta yang Aditya berikan padanya sungguh tulus, Amelia kembali merutuki dirinya sendiri dan menyesali perbuatannya waktu itu.
Flashback on
Amelia menikah dengan Aditya dulu bukan karena cinta, ia hanya menikah dengan Aditya karena Aditya kaya raya dan dengan itu keluarganya pun juga ikut menjadi sejahtera ketika ia menjadi istri Aditya.
Pertemuan yang tidak di sengaja Amelia dengan seorang laki-laki di sebuah pusat berbelanja, membuat Amelia jatuh cinta kepada lelaki itu dan akhirnya mengikuti hawa nafsunya untuk terus berhubungan dan berselingkuh di belakang Aditya.
Semenjak perceraian dengan Aditya, kedua orang tua Amelia mengalami kebangkrutan, Papa Amelia yang shock dengan kebangkrutan nya terkena serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia.
Tak lama selepas kepergian Papanya, Amelia menikah dengan lelaki yang ia cintai itu, dan kemudian Amelia hamil.
Amelia merasa sangat bahagia akan kehamilannya, namun itu berbanding terbalik dengan apa yang di rasakan suaminya, entah mengapa setelah menikah dan kini hamil, lelaki yang ia cintai itu terlihat tidak menyukai kehadiran anak dan malahan sering keluar malam bahkan tidak pulang ke Rumah.
Amelia sudah merasa lelah dengan kelakuan suaminya, hingga malam itu ia bertengkar hebat dan akhirnya suaminya pergi meninggalkannya dan mereka bercerai, Amelia kembali mengalami perceraian untuk kedua kalinya.
Hidup Amelia semakin terpuruk ketika Mama nya juga meninggal karena penyakit darah tinggi saat usia kandungannya mencapai 9 bulan.
Amelia sangat merindukan sosok Aditya di sisi nya, ia merasakan penyesalan begitu mendalam atas pengkhiatan yang ia lakukan terhadap Aditya, dan pada saat anaknya lahir, ia memberikan nama anaknya itu persis dengan Nama Aditya.
Flashback off
" Mungkin jika aku dulu tidak menghianati mu, mungkin nasib ku tidak akan seperti sekarang Dit, sungguh aku menyesal, aku tidak bisa berharap apa - apa lagi, apalagi sekarang kau sudah memiliki pengganti diriku" batin Amelia menangis.
Di kediaman Mama Maya, tampak suasana yang begitu ramai, Mama Maya merasa sangat bahagia karena ia bisa berkumpul bersama - sama dengan kedua anak, menantu dan juga cucu - cucunya.
" Kak Adit, Kak Nabila " sapa Salsa begitu melihat kedatangan Aditya dan Nabila.
" Kak Nabila gimana kabarnya? "
" Baik Sal, oh ya Mama sama anak-anak dimana? "
" Mama ada di dapur Kak, kalau anak-anak lagi di kamar Aldo, mereka lagi asyik main"
" Kalau gitu ayo kita ke dapur Kak " ajak Salsa.
Mereka semua menuju ke dapur, Mama Maya terlihat begitu sibuk menata piring yang sudah berisi beragam lauk pauk di atas meja makan.
" Ma, Kak Nabila sama kak Adit sudah datang "
" Ma, Nabila sama Mas Adit bawain cheesecake kesukaan Mama" ucap Nabila sembari menaruh totebag berisi kotak cake.
" Makasih ya sayang, kalian tau aja kesukaan Mama"
" Ya sudah kalau gitu kita langsung makan aja ya, semua udah siap, Sumi tolong panggilin anak-anak ya"
Sumi langsung menuju ke kamar Aldo untuk membawa mereka semua turun untuk makan malam, begitu sampai di bawah, Sumi terkejut melihat Alex yang juga ada di sana, sudah duduk rapi dan melempar senyum manisnya kepada Sumi.
" Hei Sumi " sapa Alex.
Sumi hanya membalas sapaan Alex dengan senyuman dan duduk di samping Alex, karena tidak ada pilihan lain, semua sudah duduk di samping pasangannya masing2.
" Dit, resepsi pernikahan kamu kan tinggal dua hari lagi, lebih baik kamu gak usah turun kerja ya Nak, libur lah dulu sampai acara resepsi kalian ini selesai "
" Iya Ma " jawab Aditya singkat.
Mereka pun melanjutkan acara makan malam mereka dengan suka cita, di selingi dengan obrolan - obrolan hangat dan juga kadang tawa melihat tingkah lucu dari Zahira, Hafidz dan juga Aldo.
__ADS_1
Hanya ada yang sedikit berbeda dari Aditya, ia lebih banyak diam dan sesekali terlihat melamun, Mama Maya dan juga Nabila sadar akan sikap berbeda dari Aditya.
" Nabila, kalian bermalam di sini ya, sesekali lah ya Nak "
" Bagaimana Mas? " tanya Nabila.
" Aditya " panggil Mama Maya kembali menyadarkan lamunan Aditya.
" Eh.. iya Ma, kami akan bermalam di sini "
" Ada apa dengan anakku? " batin Mama Maya.
Acara makan malam mereka tutup dengan menyantap Cheseecake yang di bawa oleh Nabila, hanya dalam sekejap saja, Cheseecake sudah habis Tak tersisa.
Setelah makan malam, mereka semua kembali berkumpul di ruang keluarga, menghabiskan waktu bersama sembari berbincang, Alex dan Sumi lebih memilih berdua di taman, sedangkan Aditya mengobrol dengan Jason di teras Rumah.
" Sayang, ayo kita ke kamar, Aldo udah ngantuk ni " ucap Salsa kepada Jason yang masih berbincang dengan Aditya.
" Kak, kami kembali ke kamar dulu ya" ucap Jason pamit kepada Aditya.
" Mas, aku juga mau ke kamar dulu mau menidurkan Zahira dan Hafidz "
" Iya sayang, nanti Mas menyusul " ucap Aditya sembari melempar senyuman kepada Nabila.
Melihat Aditya yang tengah sendiri di teras Rumah, Mama Maya menghampiri anaknya itu, ia ingin menanyakan sesuatu kepada Aditya, ia sangat paham jika anaknya itu seperti ada masalah.
" Aditya, boleh Mama duduk "
" Iya Ma silahkan "
Mama Maya duduk di samping Aditya, ia menatap Aditya yang pandangannya hanya lurus ke depan.
" Dit, apa sedang ada masalah, cerita kepada Mama sayang, kamu tidak bisa menyembunyikan perasaan itu, Mama tau Dit"
" Tadi aku ketemu Amelia Ma"
" Amelia, wanita pengkhianat itu"
" Iya Ma, dia sedang bersama anak laki-laki yang umurnya mungkin sama dengan Hafidz, aku tadi menolongnya dari kejaran preman Ma"
" Lalu, apa ini yang membuat mu melamun dan tidak banyak bicara sejak tadi Dit, jangan bilang jika kau masih mencintainya"
" Tidak Ma, aku sudah mengubur lama masa lalu ku bersama Amelia, aku hanya mencintai Nabila "
" Aku hanya takut Ma"
" Aku takut jika Amelia datang dan menggangu kehidupan ku dengan Nabila Ma"
Mama Maya menarik nafas panjang, ia menarik tangan Aditya, dan mengelus- ngelus lembut tangan anaknya itu.
" Apa Nabila tau tentang ini Dit"
" Tadi Nabila sempat melihat Amelia Ma"
" Apa dia bertanya akan hal itu"
" Belum Ma, dan aku pun belum menjelaskan apapun
kepadanya Ma"
" Kalau begitu ceritakan kepadanya Nak, Nabila saat ini pasti bertanya-tanya mengenai pertemuan mu tadi dengan Amelia"
" Aku takut Nabila akan marah Ma, kalau dia tau wanita tadi itu Amelia mantan istriku Ma"
" Nabila bukan tipe wanita seperti itu Dit, dia pasti akan memahami dan mendengar penjelasan mu"
" Saat ini, kalian harus menguatkan kepercayaan dan juga saling terbuka adalah kunci dari sebuah hubungan, jangan ada sesuatu pun yang kau sembunyikan dari Nabila dit, begitu pula sebaliknya"
__ADS_1
" Mama sangat sayang kepada Nabila, Mama yakin Nabila adalah jodoh yang terbaik untuk kamu"
" Iya Ma, Aditya juga berharap begitu Ma, Aditya tidak mau berpisah dari Nabila, Aditya sangat mencintainya Ma"
Mama Maya tersentuh mendengar ucapan Aditya, Mama Maya merasa lega mendengar ucapan Aditya yang mengatakan jika tidak ada lagi rasa cinta kepada Amelia.
" Kalau begitu Mama ke kamar dulu ya" ucap Mama Maya kemudian meninggalkan Aditya.
Tak lama setelah Mama Maya pergi, Nabila datang dan menghampiri suaminya yang tengah sendiri duduk di teras rumah.
" Mas Aditya" ucap Nabila yang berdiri tepat di depan Aditya.
Aditya menoleh ke arah Nabila, ia tersenyum dan memeluk Nabila yang masih dengan posisi berdiri, Aditya merebahkan kepalanya di perut Nabila.
" Aku mencintaimu Nabila " batin Aditya.
cukup lama dengan posisi itu, Nabila perlahan melepas pelukan Aditya dan duduk di samping suaminya itu.
" Mas, Mas belum ngantuk? "
" Belum "
" Sayang, apa kau tidak penasaran dengan wanita yang tadi aku temui di parkiran "
" Hmm.. sebenarnya Iya Mas, cuma aku tidak berani bertanya, karena aku lihat semenjak bertemu wanita itu, Mas terlihat lebih banyak diam "
Aditya membawa Nabila dalam pelukannya, kepala Nabila berada di dada Aditya, sedangkan tangan kanan Aditya mengelus lembut pucuk kepala Nabila, dan jemari tangan sebelah kiri nya bertautan dengan jemari tangan Nabila, mereka saling menggenggam kuat.
" Wanita itu adalah mantan istriku "
" Aku tidak sengaja bertemu dengannya tadi "
" Benarkah Mas, ternyata mantan istri Mas cantik juga ya"
" Apa kau tidak marah sayang " ucap Aditya melepas pelukan Nabila dan menangkup wajah Nabila dengan kedua tangannya.
" Buat apa aku marah Mas, wanita itu kan hanya masa lalu Mas Aditya "
" Mas pikir kamu bakalan marah"
" Gak Mas, aku malah senang karena Mas mau jujur sama aku "
" Iya sayang, mulai sekarang, berjanjilah apapun yang terjadi kelak, kau tidak pernah meninggalkan ku, oke "
" Iya Mas, aku berjanji, aku akan selalu setia berada di sisi Mas Aditya "
Aditya senang mendengar penuturan Nabila, kemudian ia langsung menyambar bibir Nabila, mel*mat nya dengan lembut, dan Nabila pun membalas ciuman mesra dari suaminya itu.
" Mas.. cukup - cukup " ucap Nabila melepas ciumannya.
"Kenapa sayang, Mas masih ingin "
" Mas, ini diluar, kalau ada yang liat gimana"
Aditya melihat sekelilingnya, ia terkekeh menyadari jika mereka sekarang sedang di teras rumah dan berada di Rumah Mamanya.
" Haha.. kalau begitu ayo kita lanjutkan di kamar "
" Mas Adit.. mulai kan.. mulai.. Hahaha... "
"Haha... haha... "
Mereka berdua kembali tertawa, dan kemudian saling bergandengan menuju ke kamar tidur.
***Bersambung...
Maaf lama baru up ya readers... soalnya lagi sibuk...
__ADS_1
jangan lupa like, vote dan kasih hadiah banyak buat akuhh😍***