Janda Muda Vs Duda Tampan

Janda Muda Vs Duda Tampan
Bab 117


__ADS_3

Semakin hari Rona selalu menunjukkan perhatian nya kepada Risa, mengantar dan menjemput Risa di kampus sudah menjadi rutinitas Rona setiap harinya, dan hal itu membuat timbulnya benih cinta di hati Risa.


" Masgal ntar gak usah jemput aku ya, Masgal istirahat aja, Masgal habis dinas malam kan, pasti ngantuk banget sekarang"


" Aku masih punya waktu 6 jam untuk istirahat, setelah itu aku bisa jemput kamu, kamu tenang aja "


" Ya deh terserah Masgal "


Di saat bersamaan mobil Nabila dan Aditya juga datang, Aditya dengan perhatian nya membuka kan pintu mobil untuk istrinya lalu membantu Nabila turun dari mobil.


" Nabila " teriak Risa lalu menghampiri Nabila, di iringi Rona di belakangnya.


Nabila dan Aditya sama - sama tersenyum melihat Rona dan Risa.


" Mas, aku masuk ke dalam dulu ya "


" Ya sayang, jangan terlalu lelah, Mas akan menjemput mu nanti " ucap Aditya lalu mengecup pucuk kepala Nabila, sontak semua orang di sana memperhatikan kedua pasangan sejoli itu, banyak yang menaruh kagum kepada mereka.


" Jangan tebar kemesraan di sini dong Dit, aku kan jadi baper " ucap Rona.


" Terserah ku Ron, maka nya cepat nikah "


" Ya ini juga lagi usaha Dit, soalnya ada yang masih gak yakin sama aku, mau di ajak nikah tapi bilang nya aku bercanda " ucap Rona sembari melirik ke arah Risa.


Mendengar ucapan Rona, membuat Risa kembali menahan malu nya di depan Nabila dan Aditya.


" Hmm.. yok masuk Bil, kami masuk ke dalam dulu ya Pak Aditya, permisi " ucap Risa lalu menarik lengan Nabila dan membawa Nabila masuk ke dalam kampus.


Hanya tinggal Aditya dan Rona saja yang berada di sana, Rona mengulum senyum melihat kepergian Risa, begitu pula dengan Aditya.


" Jadi udah yakin sama Risa? " tanya Aditya.


" Yakin Dit, dan saat ini aku lagi usaha buat Risa jatuh cinta sama aku, tapi lumayan sulit juga Dit "


" Bukannya itu gak jadi hal sulit buat kamu "


" Ya Dit, tapi Risa beda, gak kayak wanita lain "


" Risa nya sudah tau kalau kamu orang yang di jodohkan sama dia? "


" Belum Dit, aku bakalan kasih suprise untuk dia nanti "


" Baiklah, semangat kalau begitu, aku yakin Risa sekarang juga udah mulai jatuh cinta sama kamu "


" Yang bener Dit? "


" Emangnya kamu gak liat dari tatapan nya ke kamu, aku aja bisa liat Ron "


" Kalau memang benar ya aku senang banget Dit, oh ya Dit gimana kerjaan kamu, pasti kamu sibuk banget ya karena Haris gak ada "


" Seperti itulah Ron, sekarang aku jadi sering pulang malam, gitu juga dengan sekretaris, sudah hampir lima kali gonta ganti sekretaris dalam beberapa minggu ini, mereka semua gak ada yang bagus kerjanya, baru di bentak dikit udah mewek, mereka gak bisa ngimbangin kerjaan aku Ron"


" Lima kali Dit, astaga Dit, itu bukannya kerja mereka yang bagus, kamu nya aja yang terlalu perfeksionis, terus galak lagi "

__ADS_1


PLETAK.. Aditya menjitak jidat Rona.


" Apaan sih Dit "


" Aku itu gak galak, tapi tegas, aku perlu sekretaris yang bisa dalam segala hal, dan punya hati baja, gak lemah "


" Ribet banget kamu Dit, lagian untuk beberapa minggu aja, ntar juga Lula udah balik lagi "


" Tapi itu lumayan lama Ron, kalau gitu aku balik dulu "


" Aku juga Dit, pasien ku udah nunggu, hati - hati di jalan Dit "


" Hmm.. kamu juga "


Rona melambaikan tangannya kepada Aditya, dan mereka sama - sama meninggalkan area kampus dan kembali ke pekerjaan mereka masing - masing.


*******


" Jadi gimana Sa hubungan kamu sama kak Rona "


" Hubungan apa sih Bil, kami gak punya hubungan apa - apa "


" Gak usah bohong, makin hari makin deket gitu "


" Kami memang gak punya hubungan apa - apa Bil, cuma ya memang Masgal banyak berubah, dia sekarang antar jemput aku, sikap nya juga banyak berubah Bil, makin hari makin perhatian, biasanya juga sering ngejek aku, tapi sekarang gak Bil "


" Itu tandanya dia suka dan cinta sama kamu, kamu pasti juga sama kan, hayoo ngaku? " goda Nabila.


" Hmm.. jujur sih ia Bil, tapi Kak Rona gak ada kasih kepastian apa - apa tu sama aku, ya walaupun ada sedikit kata - kata ke arah sana,tapi ku rasa dia gak serius Bil, lagian aku juga bingung Bil, kedua orang tua ku juga masih kekeh buat jodohin aku sama anak nya sahabat mereka "


" Huss.. ngawur aja Bil, enak banget aku bawa - bawa Masgal ke rumah, emangnya Masgal mau, pacaran gak, saling bilang cinta gak, tau - tau nya aku maksa Masgal ke rumah buat ketemu Papa sama Mama, ya malu lah aku Bil, ntar Masgal mikir yang gak - gak lagi, gengsi juga, paling gak Kak Rona harus nyatain cinta nya dulu dong sama aku "


" Pake gengsi segala, ya kamu tanya dong sama Kak Rona, minta kepastian sama dia, kalau udah pasti nah cus dah tu ke pelaminan "


" Gak ah Bil, gengsi "


" Gengsi terus di pikirin, oh ya ni ada surat undangan dari Pak Haris, jadi lupa " ucap Nabila lalu memberikan selembar undangan pernikahan kepada Risa.


" Pak Haris, alhamdulillah akhirnya menikah, pasti dengan Mba Lula kan? "


" Bener Sa, pernikahan nya dua hari lagi "


" Berarti aku harus beliin kado ni buat Mba Lula, kalau gitu jalan yuk Bil habis ini, kita beliin kado buat Mba Lula, kita juga lama gak ngemall bareng "


" Hmm.. oke deh Sa, tapi aku minta ijin Mas Adit dulu ya, ntar kalau di ijinin baru kita jalan "


" Sip, ya sudah cepat habisin makannya, bentar lagi kelas kita mulai "


Nabila hanya manggut - manggut dan segera menghabiskan makanannya.


*******


Setelah mendapat persetujuan dari Aditya, setelah pulang dari kampus, mereka langsung berangkat ke sebuah pusat perbelanjaan dan di antar oleh Pak Bagas.

__ADS_1


" Bil, gimana kalau kita beliin lingerie yang seksi gitu buat Mba Lula? "


" Boleh, yuk "


Nabila dan Risa melangkah kan kaki mereka menuju sebuah toko dimana toko itu menjual berbagai macam pakaian tidur wanita, dan pasti terdapat lingerie juga di sana.


" Lingerie nya cantik - cantik Sa " ucap Nabila.


" Setipis ini ya kain nya, baru kali ini liat secara langsung yang nama nya lingerie " batin Risa.


" Gimana kalau ini Sa, warna biru kesukaan Mba Lula " ucap Nabila.


" Terserah kamu Bil, kamu kan lebih paham tentang ini " ucap Risa dan di balas anggukan oleh Nabila.


" Aku juga mau deh beli Sa, biar Mas Adit makin cinta sama aku "


" Idih Nabila, kamu kok ganjen banget sekarang, lagian lagi bunting gitu, emangnya muat kalau di pake "


" Ya pake nya ntar kalau dah lahiran Sa, kamu gak mau juga Sa, ni bagus lo, warna merah ni kesukaan kamu "


" Gak Bil, belum punya suami juga "


" Buat nanti Sa, kamu kan bentar lagi mau nikah, nikah sama anak nya sahabat Papa kamu itu " goda Nabila.


Risa bergidik mendengar ucapan Nabila, ia membayangkan jika harus memakai itu di malam pertamanya, apalagi harus memperlihatkan tubuh seksi nya di depan seorang suami yang gak ia cintai.


" Gak.. gak.,gak akan Bil "ucap Risa sembari menggeleng - gelengkan kepalanya.


" Hahaha.. bercanda Sa "


Setelah puas memilih lingeri, selanjutnya Nabila dan Risa membeli beberapa perlengkapan dapur dan juga selimut untuk di hadiahkan kepada Lula.


" Biar aku bayar Bil "


" Gak usah Sa, aku aja " ucap Nabila lalu memberikan sebuah black card kepada pelayan kasir.


" Widih black card, gak ada habis nya tu Bil, bukan main sekarang sahabat aku udah jadi istrinya Sultan " ucap Risa.


" Biasa aja Sa, gak ada yang berubah " ucap Nabila.


Setelah itu mereka lanjut berbelanja beberapa baju, Nabila juga membelikan beberapa baju untuk Risa, dan setelah itu lanjut makan karena Nabila mulai lapar dan juga lelah.


" Makasih ya Bil, udah beliin aku baju, banyak banget malahan "


" Sama - sama Risa, kamu juga dulu sering beliin aku, dan sekarang gantian, kalau perlu apa - apa kamu juga jangan sungkan ya ngomong sama aku, selagi mampu, pasti aku bantu "


" Siap Bil, aduh kasian banget ni ponakan onty di dalam pasti cape kan ya di ajak onty jalan - jalan ke mall " ucap Risa sembari mengelus - elus perut Nabila yang semakin membesar.


Nabila hanya mengulum senyum melihat Risa, dan tak lama makanan mereka datang, dua sahabat itu menghabiskan makanan mereka dengan saling canda tawa, Nabila dan Risa sangat bahagia karena hari ini bisa kembali menghabiskan waktu bersama, karena semenjak menikah Nabila sudah mulai sibuk dan tidak bisa selalu bisa kalau dia ajak jalan oleh Risa.


**Bersambung..


jangan lupa tinggalkan jejak kalian di sini.. 😊**

__ADS_1


Terima kasih readers ku sayang... 😘


__ADS_2