Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa
102. MP Doni & Angeĺa


__ADS_3

Doni baru saja akan masuk ke dalam kamar mandi menggkori istrinya.Namun, tiba-tiba terdengar ketukan pintu kamarnya.


tok tok tok


Dengan kesal Doni pun berbalik arah menuju ke pintu kamar lalu membukanya.


kriett


"Ada apa si...?eh, mama." Ketika mengetahui siapa yang telah menganggu kesenangannya.


"Kenapa wajahmu?Angela mana?" Mama Katty langsung menerobos masuk dan melihat kesekeliling mencari keberadaan sang menantu.


Doni hanya bisa mendesah lesu karena acara mandi barengnya gagal total karena adanya gangguan non teknis dari sang mama.


"Kakak,katanya mau mandi ba...?" Angela langsung terdiam ketika melihat Mama Katty. Gadis itu kembali masuk ke kamar mandi karena tidak mengenakan apa pun.


Mama Katty menoleh pada Doni yang sedang duduk manis di sofa kamar dengan memasang wajah tak bersalahnya. Mama Katty menatap tajam sang putra.


"Doni, ingat ya pesan kami! jangan sampai kebablasan!kamu yang harus bisa mengontrol hal itu sedangkan Angela masih polos dan belum mengerti."


"Iya ma, beres itu.Percaya sama Doni, di jamin aman terkendali!sudah, sana mama keluar,Doni sama Angela masih banyak yang harus di lakukan!" Menyengir kuda


Mama Katty begitu kesal pada putranya itu karena secara terang-terangan mengusirnya.


"Kamu mengusir mama,Don?dasar anak kurang ajar, awas kamu ya kalau sampai Angela kenapa-napa!" Mama Katty mendengus kesal.


"Ngak bakalan kenapa-napa kok, ma! percaya deh sama putra tampanmu ini!pokoknya aman terkendali deh, ma!" Doni mengancungkan jempol tangannya.


"Angela–keluar sini,nak!mama mau bicara!"


kriett


Angela keluar dengan malu-malu,karena tadi ia tertangkap basah secara terang-terangan mengajak Doni untuk mandi bersama.Angela masih mengenakan bathrobe berwarna putih.


"Iya, ma.maafkan Angela tadi tidak sopan!Angela tidak tahu kalau ada mama." Tertunduk malu sambil jemarinya memainkan tali bathrobe yang di kenakannya.

__ADS_1


Mama Katty tersenyum dan mengelus lembut lengan Angela.


"Tidak apa-apa,sayang! Angela ngak salah,kok. Kalau begitu mama keluar ya, sudah malam.Kamu juga istirahat, jangan mau di ajak begadang sama suamimu! besok Angela sekolah,kan?" Memicingkan matanya ke arah Doni.Dan di balas dengan cengiran kuda.


"Memangnya kak Doni mau ngajak Angela begadang? Angela kan ngak suka main game,kak.Lebih asik baca novel online di NT!"


"Kalau malam ini kita akan main yang lainnya, sayang. Kamu pasti akan suka dan bakal ketagihan?" Tersenyum genit pada sang istri kecilnya.


Rasanya mama sudah tak bisa berbuat apa-apa lagi, wanita paruh baya itu hanya menggelengkan kepalanya.


"Ma, sedang apa di sini?ayo, kita tidur!jangan mengganggu mereka lah,ma!" Papa Herdian tiba-tiba muncul dari balik pintu kamar.


Doni serasa mendapatkan angin segar dengan kemunculan sang papa.Dengan begitu mama Katty takkan bisa menolak perintah papa Herdian.


"Itu pa, mama cuma mau melihat keadaan menantu kita. Apa Angela membutuhkan sesuatu atau tidak?"


Mama Katty mencari alasan yang masuk akal, padahal niatnya datang ke kamar anaknya ya ingin mengamankan Angela.


"Sudahlah, kan ada Doni.Biar dia yang mengurus istrinya sendiri. Ayo, papa sudah mengantuk ini.Ngak bisa tidur kalau ngak ada mama?" Papa Herdian berakting manja, ia mengdipkan matanya pada sang putra.Doni pun mengerti kode dari papa Herdian.


"Iya–iya, Angela kamu segera tidur!ingat apa yang tadi mama bilang!dan kamu, Doni. Awas kalau sampai melanggar,ya!"


Angela membuka kopernya dan mengambil sebuah gaun tìdur hadiah yang di berikan oleh Ayu. Sebenarnya kado tersebut adalah ide dari Zack yang ingin memberikan surprise pada sang sahabat agar malam pertama pengantin baru tersebut semakin berkesan dan menggelora tentunya.


"Kak, masa' mbak Ayu memberi gaun tidur yang modelnya seperti ini sih?" Angela memperlihatkannya pada Doni.


"Wow...itu namanya lingerie,sayang. Di pakai ya! kamu pasti akan sangat cantik bila mengenakannya!"


Angela mengernyit sambil menatap gaun yang terlihat aneh baginya.


"Kak, kalau pakai ini nanti tembus pandang,dong? nih, lihat!Angela malu ah,kak?" Meletakkan kembali ke dalam paper bag.


"Eh,jangan sayang. Ayo, kakak mohon di pakai ya...ya! kamu pasti akan bertambah cantik!Hmm...begini saja, kakak mandi dulu ya dan kamu kenakan lingerie-nya.Ini,pakai yang warna merah!oke...!"


Tanpa menunggu jawaban dari Angela, Doni beranjak masuk ke kamar mandi sambil bersiul ria. Ah, Doni begitu tak sabar ingin menikmati surga dunia untuk pertama kalinya.

__ADS_1


"Hmm–kata mama, aku harus selalu menurut apa kata suami!baiklah, akan aku pakai gaun aneh ini!" Angela meraih kembali lingerie berwarna merah sesuai permintaan suaminya.


Angela mematut-matutkan tubuhnya di depan cermin meja rias.Ia sampai ternganga melihat wujud dirinya dan sontak membuatnya bergidik ngeri.Tiba-tiba rasa malu menghinggapinya.


"Ih...kok,kok kelihatan semua ya?malu...?" Angela buru-buru naik ke atas tempat tidur dan masuk dan bersembunyi didalam selimut.


kriett


Doni keluar dari dalam kamar mandi dan tampak segar dengan rambut basahnya. Ia hanya mengenakan handuk yang melilit di pinggangnya. Melihat istri kecilnya yang telah bergelung di balik selimut, seketika timbullah ide untuk menjahilinya.


Perlahan Doni menarik selimut dari arah bawah.Angela yang tengah berpura-pura tidur pun tak menyadari ulah sang suami. Doni terpana melihat tubuh Angela yang berbalut gaun tidur s*** yang membuat sesuatu dari dirinya bangkit dengan sendirinya.


"Sayang, kok malah tidur sih? katanya mau langsung praktek?"


Doni merangkak naik ke atas tempat tidur dan mendekati Angela. Doni memindai tubuh putih nan mulus itu dari atas hingga ke bawah.


glekk...


"Ternyata kamu sangat cantik dan S***, sayang! kenapa jadi pura-pura tidur,sih? katanya ingin tahu rasanya "itu"?" Mencium lembut pipi yang sudah tampak merona.


Naluri kelelakiannya seketika muncul. Tangannya sudah merayap ke area bawah, menyingkap lingerie berwarna merah tersebut lalu mengelus lembut paha putih Angela yang terasa sangat halus ketika ia menyentuhnya.


"Sayang...ayolah!"


Angela seketika membuka matanya, ia merasakan seauatu tengah mengusap-usap area intinya. Ada rasa geliyer aneh di sekujur tubuhnya dan debaran jantungnya berpacu semakin cepat.


"Kak, aku takut?" Menggeliat tak tenang.


"Apa yang kamu takutkan,hmm...?"


Angela tak menjawab, matanya terpejam dengan wajah yang telah di hiasi butiran keringat yang muncul di dahinya.


Jari jemari tangan Doni semakin intens merangsang tubuh istri kecilnya, hingga suara lengguhan keluar dari bibirnya. Doni sudah tak bisa menahannya lagi. Ia pun langsung meraup bibir ranum yang terasa manis ketika di cecapnya. Doni membimbing Angela dari step ke step sampai pada puncak penyatuan tubuh mereka.


Sepanjang malam hanya terdengar lengguhan dan er****** dari keduanya yang begitu menikmati malam pertama mereka. Untung saja sebelumnya Doni telah menngeset ulang kamarnya dengan memasang peredam suara dan itu adalah saran dari Zack yang telah lebih dulu berpengalaman.

__ADS_1


Maaf, kalau mp nya garing? efek puasa...jadi efek ngeyadongnya berkurang dengan sendirinya?? 😅


Tbc


__ADS_2