
Sovie menjawab pertanyaan tari dengan semangat"iya Tante apapun yang Tante inginkan pasti aku kabulkan"katanya dengan semangat.
"nak maukah kamu menikah dengan anak Tante Vino,kalau kamu mau Tante jamin mama kamu bakal sehat karena setelah operasi disini bakalan Tante Bawak mama kamu ke Singapura karena alat medis di sana lebih canggih"ucapnya meyakinkan sovie.
Sovie terdiam mendengar perkataan Tari.tapi dia juga tidak ingin melihat keluarganya susah payah memikirkan cara untuk membayar administrasi operasi mama nya itu.
dia akhirnya menerima bahwa dia akan menikah dengan Vino.
Semua keluarga sovie terkejut mendengar perkataan sovie.
dan setelah itu keluarga SANJAYA pamit undur diri karena masih ada urusan.
begitu pula dengan tari yang sudah ingin menyiapkan pernikahan yang akan di laksanakan di rumah keluarga SANJAYA Besok pagi.yaa memang waktunya sangat cepat,namun jika menunggu lebih lama kasihan pada mama sovie karena besok ijab kabul dilaksanakan pada pagi hari dan setelah ijab kabul mama sovie akan berangkat langsung menuju Singapura untuk menjalani perawatan di rumah sakit terbesar di Singapura.
mamanya berangkat dengan Tari dan Sanjaya langsung karena waktu singkat jadi tidak ada acara-acara mewah untuk pernikahan mereka hanya ada acara pertemuan keluarga setelah ijab Kabul.
__ADS_1
#di rumah sakit
"Vie kamu yakin mau nikah muda?kamu kan masih sekolah"kata bang Arvin kepada adiknya yang bungsu itu.
"selama menyangkut kesembuhan mama bang, insyaallah sovie yakin,bang Arvin tenang aja,kalau masalah sekolah dan cita-cita nantik bakalan sovie bicarakan sama Tante Tari"kata sovie meyakinkan Abang nya, walaupun dia sendiri tidak yakin namun selama menyangkut kesembuhan mama nya dia akan berusaha menghadapi semua ini.
#besok pun tiba
"sovie,Vie bangun vie kamu harus siap-siap kamu kan mau nikah"kata kak Hanum, sebenarnya mereka tidak ada yang setuju atas pernikahan sovie karena sovie Masih sekolah namun sovie tetap ingin melakukan hal itu.
"iya kak"kata sovie sambil meregangkan otot-ototnya.sebelum ke kamar mandi dia menarik nafasnya dan membuang nya dengan kasar.
kak Fira dan kak Hanum langsung menyiapkan gaun pengantin untuk Sovie,yang semalam sudah dikirim oleh Tante Tari.
sovie memakai gaun pengantin tersebut dengan lemas.
__ADS_1
"Vie nantik kalau kamu udah nikah klaau suami kamu macam-macam kamu bilang sama kakak yaa biar kakak patah kan kakinya sebelah"kata kak Fira dengan semangat.
sovie dan kak Hanum tertawa kecil melihat tingkah Fira yang seperti anak kecil.
"kakak tenang aja sebelum kakak mematahkan kakinya aku sudah duluan untuk mematahkan tangannya"kata sovie sambil bercanda.
ketiga orang itu pun tertawa cengengesan.
ketika sudah memakai gaun pengantin tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dan ternyata itu adalah tukang make up perempuan dua orang.
kak Hanum yang membukakan pintu mempersilahkan mereka untuk masuk ke dalam.
mereka langsung memoleskan make up ke wajah sovie .Tanpa harus tebal-tebal tukang make up tersebut menyudahi pekerjaannya dalam 20menit karena wajah sovie memang cantik dan putih jadi mereka tak perlu repot hanya menambahkan sedikit make up ke wajah sovie.
setelah selesai sovie turun di samping oleh kakak-kakaknya.ternyata semua sudah menunggu sovie dari tadi.
__ADS_1
mereka pun keluar rumah bersama-sama menuju ke mobil.
#semogak suka sama novelnya yaa gaes 😊