Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa
73.Segera melamarnya


__ADS_3

"Ayolah, tidak usah malu-malu dan sungkan pada calon suamimu ini, sayang!" Langsung menarik paksa tangan Ayu dan menaiki sebuah sampan.


"Ih...anda kok maksa sih? lagi pula siapa juga yang mau jadi istri anda?" Ayu memberontak tak ingin naik ke atas sampan.


"Ya, tentu kamu dong sayang yang akan jadi istri dari pria tampan ini. Ayo!"


"Tidak mauuu...!"


"AKHHH... BYURR!?


Tubuh keduanya tercebur ke Danau yang dingin bak air es. Ayu bahkan tak bisa berenang. Tubuhnya hampir tenggelam jika, Zack tak segera meraih tangannya. Ayu menggigil kedinginan bibirnya pucat dan giginya bergertak gemetaran.


Doni dan Angela yang melihatnya langsung bergegas menghampiri keduanya.


"Mbak Ayu–kenapa kak?" Angela menepuk-nepuk punggung Ayu yang terbatuk karena tak sengaja menelan air Danau.


"Saya tidak apa-apa non,hh...permisi, saya harus segera kembali ke Villa. Nona Rani pasti akan mencari saya!"


Dengan tubuh yang gemetar karena kedinginan, Ayu melangkahkan kaki nya perlahan. Namun, baru beberapa langkah tubuhnya lemas dan jatuh terduduk.


Refleks Zack langsung mendekat dan berjongkok di depan gadis itu, menyuruhnya untuk naik ke punggungnya! ya, Zack berinisiatif ingin menggendong Ayu menuju ke Villa.


"Naiklah ke punggungku! aku akan mengantarmu sampai ke Villa."


Hening, tak ada jawaban apapun dari bibir Ayu. Tiba-tiba Zack menarik tangan gadis itu untuk merangkul pada lehernya dan otomatis tubuh Ayu juga menempel erat di punggung Zack.


"Tinggal nemplok aja kok susah nya minta ampun?" Gerutu Zack


Ayu tak memperdulikan ocehan laki-laki yang selalu membuatnya kesal itu. Ia hanya menatap tajam pada Zack.


"Wah, parah loh Zack! dah bikin anak orang kecebur dan hampir tenggelam, eh malah loe anggap seperti anak kecil?" Doni berdecak sebal.


Akhirnya mereka berempat berjalan menuju ke Villa bersama-sama dengan Ayu yang di gendong oleh Zack.


Ketika melewati perkebunan, mereka tak sengaja bertemu dengan Rangga dan Maima. Pasangan itu pun merasa heran melihat Ayu yang di gendong oleh Zack.


"Loh, ada apa dengan Ayu? kenapa kalian berdua basah kuyup? apa telah terjadi sesuatu?" Rangga yang penasaran pun langsung memberondong pertanyaan pada keempat-nya.


"Tadi mbak Ayu dan kak Zack tercebur di Danau kak. Mbak Ayu tadi hampir saja tenggelam, sepertinya dia tidak bisa berenang?" Kali ini Angela yang menjawab pertanyaan dari Rangga.

__ADS_1


"Begitu. Ya sudah, ayo cepat bawa dia kembali ke Villa. kasihan sepertinya dia menggigil karena kedinginan."


"Yah elo yang menghentikan langkah kita tadi? kalau enggak kita pasti sudah sampai di Villa kan?" Zack sangat kesal dengan Rangga. Ia juga khawatir dengan keadaan Ayu.


Dan mereka bersama-sama kembali menuju ke Villa. Rangga dan Maima tak jadi berjalan-jalan karena ikut khawatir dengan Ayu.


Sesampainya di Villa, Zack langsung membawa Ayu menuju ke kamar gadis itu.


Kriett


Zack mendudukkan Ayu di tepi tempat tidur. Ayu bangkit dan melangkah tertatih menuju ke lemari lalu mengambil baju ganti. Kemudian gadis itu berjalan masuk ke kamar mandi.


"Hey, tunggu! Zack menyusul Ayu masuk ke kamar mandi.


Ayu baru saja akan menutup pintu, sontak ia terkejut melihat tubuh kekar tinggi menjulang tepat di hadapannya.


"Akh...mau apa anda ikut masuk?tolong keluar! saya mau mandi." Mendorong tubuh Zack agar keluar dari kamar mandi.


"Aku tidak ada maksud apa pun Ayu.Aku hanya khawatir kamu akan terjatuh, karena kamu masih terlihat lemas?"


Menahan pintu yang akan di tutup. Namun, karena tenaga mereka tak sebanding maka terjungkalah tubuh mungil Ayu mendarat tepat di lantai kamar mandi.


"Auww...aduh!" Memegang pinggang dan bokongnya yang sakit.


"Saya bilang keluar! Keluarr...!" Jari telunjuknya mengarah ke pintu meminta agar Zack segera keluar dari dalam kamar mandi.


Mereka tidak menyadari kalau teriakkan Ayu terdengar sampai ke lantai bawah. Dan otomatis membuat semua penghuni heboh dan berbondong-bondong masuk ke kamar Ayu.


"Hey...ada apa ini? apa yang telah terjadi?" Varell dan Doni yang tiba lebih dulu langsung menerobos masuk dan melihat ke sekeliling, namun tidak menemukan Zack dan Ayu?


Terdengar suara Ayu yang berteriak-teriak dari dalam kamar mandi. Varell dan Doni langsung menuju ke sana. Mereka sampai melongo melihat Zack dan Ayu yang tengah saling dorong mendorong?Apa lagi melihat gestur tubuh keduanya yang seperti sedabg bermesraan dengan Ayu yang berada di atas tubuh Zack.


"Woww...so romantic?"


"Sorry bro, kalau kita mengganggu!"


Kedua pria tampan itu pun berbalik badan membelakangi mereka.


"Mbak Ayu...mbak Ayu kenapa? Upss–?"

__ADS_1


"Wahh...?!"


Angela yang baru saja muncul pun tak kalah syok nya melihat ke uwu–an dua sejoli tersebut. Doni refleks menutup mata polos Angela.


"Ayo—ayo kita keluar dulu!" Mereka serempak berbalik dan beriringan keluar.


"Hey...kalian mau kemana?kenapa malah pada pergi semua? tolong saya tuan, nona Angela!" Bangun dari atas tubuh Zack.


Angela yang merasa di panggil pun berbalik dan masuk kembali ke dalam kamar mandi dan melihat Zack yang sudah berdiri di depan pintu. Sedangkan Ayu masih terduduk di atas lantai yang basah.


"Ehemm, Ngel tolong kamu bantu Ayu ya! aku juga mau mandi." Melangkah ke luar sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Angela menutup pintu kamar mandi lalu membantu Ayu untuk mandi.


"Non Angela keluar saja! saya bisa mandi sendiri kok!" Ayu tentu saja merasa sungkan jika harus di bantu oleh adik dari majikannya itu.


"Ngak apa-apa mbak Ayu, jangan sungkan begitu!biar aku bantu menyiapkan air hangatnya ya!"


"Terima kasih ya non, maaf saya jadi merepotkan anda."


"Mbak Ayu ini ada-ada saja, sudah tidak apa-apa! jangan terlalu sungkan mbak pada kami anggap saja kita keluarga!" Angela tersenyum tulus.


"Iya, terima kasih ya non Angela!"


"Oke, sudah siap! kalau begitu aku keluar ya mbak?" Dan di balas anggukkan oleh Ayu.


Sementara itu di dalam kamar Zack.


"Astaga!?" Zack yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi begitu terkejut dengan kejadiran ke tiga sahabatnya yang menatapnya penuh selidik.


"Ngapain sih kalian sudah standby di dalam kamar orang?"


Varell melingkarkan kesua tangan di dada dan menatap Zack curiga.


"Kenapa loe liatin gue kayak gitu Rell?" Sambil menggosok rambutnya dengan handuk kecil lalu ia pun duduk di tepi ranjang.


"Loe sebenarnya ada maksud apa sih ke Ayu, Zack? Gue peringatin ya, jangan macam-macam sama gadis itu!" Varell mulai kesal.


"Iya Zack, niat loe ke Ayu itu apa? kalau loe cuma mau iseng dan menjadikan dia sebagai pelarian loe aja, mending jangan Zack! kasihan dia itu cewek baik-baik dan masih terlalu muda lagi?" Kali ini Doni yang memberi nasehat. Sedangkan Rangga, hanya menyimak pembicaraan mereka.

__ADS_1


"Gue serius kok sama Ayu! gue mau menjadikan dia sebagai istri dan segera akan melamarnya!"


Tbc


__ADS_2