Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa
episode 6


__ADS_3

Sesampainya di depan gedung rumah sakit yang sangat tinggi sovie menarik tangan Rizki ke dalam rumah sakit, Rizki dan sovie menuju ke ruang UGD tempat mamanya di tangani dokter.


sesampainya di sana dia melihat keluarga menangis tersedu-sedu terutama keponakannya yang masih kecil.


sovie berlari ke tempat duduk bang Arvin tanpa memperdulikan tatapan mata dari orang-orang karena dia berlari di dalam rumah sakit.


dia memeluk bang Arvin dan menangis sejadi-jadinya.bang Arvin hanya bisa mengusap kepala adik bungsunya itu.


"bang kenapa ma..ma bisa masuk rumah sakit?"tanyanya si sela-sela tangisnya.


bang Arvin hang diam dan tidak menjawab pertanyaan adiknya itu.


dokter keluar dari ruangan itu dan membuat kami semua berdiri dan bertanya terutama sovie.


"dok bagaimana keadaan mama saya,mama saya baik-baik saja kan?"kata sovie tegas kepada dokter kak Fira yang melihat adik iparnya seperti itu langsung memeluknya.


"kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyembuhkan pasien,tapi sepertinya kita harus melaksanakan operasi secepat mungkin,supaya tidak membahayakan nyawa pasien,dan segera selesaikan administrasi nya saya permisi"kata sang dokter dan berlalu pergi.

__ADS_1


sovie yang tak kuat mendengar apa yang dibilang oleh dokter dia pun pingsan di pelukan kak Fira,sontak langsung membuat bang Arvin menggendong adik bungsunya itu ke ruang perawatan.


Arvin semakin bingung bagaimana dia harus membayar administrasi tersebut sedangkan dia baru bekerja begitupun Abang iparnya bang Almi. meminjam di perusahaan pun tak akan cukup untuk membayar administrasi operasi mama nya itu,Almi yang melihat adik iparnya itu hanya bisa menepuk pelan pundak Arvin.


bahkan jika di gabungkan gaji Arvin dan alimi pun juga belum cukup untuk membayar administrasi karena pembayaran yang sangat tinggi.bahkan digabungkan pun dengan tabungan mereka masih kurang.


jalan satu-satunya yang terlintas di pikiran Arvin adalah menjual rumah mamanya namun dia masih ragu berbicara hal itu sama keluarga.


Tari, Sanjaya, Vino yang sedari tadi di situ setelah mendapat kabar dari kak Fira mereka terlihat sedih dengan keadaan keluarga sovie saat ini.


mereka bertiga berjalan ke arah ruangan sovie dan masuk. Tari melihat keluarga itu hanya penuh dengan kesedihan.


Arvin hanya tersenyum tipis.


"Tante tau perasaan kalian seperti apa,jadi Tante bakalan bayar semua administrasi operasi mama kalian sampai mama kalian sembuh",


Sovie yang baru terbangun, mendengar perkataan Tari langsung senang.danturun dari kasurnya dan langsung memeluk tari.

__ADS_1


tari tersenyum melihat sovie.


semuanya yang ada di dalam ruangan itu terharu melihat tari dan sovie berpelukan seperti itu.


tak terkecuali Vino dia sudah menebak pasti sovie yang bakalan di jodohkan sama dia,


dia hanya pasrah dengan keputusan maminya.


lagipula sovie orang nya cantik,kulit putih, tinggi sekitar 156cm, hidung agak mancung.


Pak Sanjaya yang sudah di Kasih Tau oleh istrinya hanya tersenyum dia tau kalau sovie itu orang yang baik dengan sekali melihatnya saja.


sovie duduk di samping Tari.


"makasih ya Tante udah mau,baik sama keluarga sovie"seraya memeluk Tari kembali.


Tari tersenyum dan menjawab"iya sayang, Tante menganggap mama kamu itu seperti kakak Tante sendiri.tapi tanya ada satu permintaan maukah kamu mengabulkan permintaan Tante?"katanya sambil mengusap kepala sovie

__ADS_1


#semoga suka ya gaes 😊


__ADS_2