
"PMS?memangnya kamu belum datang bulan?" Mama Sandra mulai curiga dan was-was.
"Iya ma, paling cuma telat seperti biasa?"
"APAA?"
"Assalamuallaikum. Selamat siang semuanya!"
Doni datang dengan senyum ceria yang mengembang di wajah tampannya.Ia belum tahu saja akan apa yang akan terjadi pada dirinya. Semua orang yang berada di ruangan itu menatapnya penuh curiga.
"Wa'allaikumsalam. syukurlah,akhirnya kamu datang juga. Duduklah Don! ada yang om mau tanyakan sama kamu?" Menunjuk sofa dan menyuruh Doni untuk duduk tepat di sebelah Angela.
"Ba–baik,om." Doni duduk di samping Angela, karena papa Tyo yang memintanya.
"Ada apa ini ya? kok, perasaan gue tiba-tiba jadi ngak enak begini ya?Berasa seperti mau di sidang saja?" –Doni
Hening sejenak.Papa Tyo melihat semua sudah berkumpul.Akhirnya Papa Tyo mulai membuka pembicaraan.
"Ehem...begini Don, om mau meminta klarifikasi dari kamu.Apa benar info-info yang kami dengar bahwa kamu dan Angela terlihat sering jalan bersama?"
"Nah, kan beneran ngak salah lagi? kena deh gue.Semoga Angela ngak bicara macam-macam sama keluarganya, terutama sama Varell? bisa habis gue di hajarnya?" -Doni
"Emm...Iya om, Doni akan jujur sama semuanya. Kalau Doni dan Angela memang sering jalan.Doni suka dan sayang sama Angela."
Angela yang tadinya tertunduk takut, seketika mengangkat kepalanya dan tersenyum malu-malu mendengar ungkapan hati Doni.
"Begitu. Om sih tidak melarang jika kalian memang ingin menjalin hubungan.yang lebih dekat.Tapi, harusnya kalian jangan diam-diam seperti itu! Jadinya kan, bikin prasangka yang tidak baik?" Papa Tyo menatap lekat keduanya.
"Iya, om. Maaf kan Doni yang tidak pernah meminta izin kepada om dan tante."
"Lalu, sekarang bagaimana mau nya kalian?hubungan kalian sudah sampai tahap apa?" Papa Tyo kembali menginterogasi Doni dan Angela.
"Maksud om?" Doni masih belum bisa menangkap maksud dari pertanyaan papa Tyo.
Varell yang memang gemas dan sudah tak sabar akhirnya langsung mengskak telak sahabatnya itu.
"Maksud papa, loe udah apain aja adek gue?ayo, ngaku loe Don! lah itu tadi dia bilang katanya kalian sudah sering melakukannya?"
__ADS_1
"Hah...?!"
"Iya, bahkan kalian melakukannya di dalam mobil.Wah berani juga loe, ngak nyangka gue ternyata elo cowok b******* juga?"
"Wait! calm down,bro! Angela bilang begitu? Ngel, memang kakak pernah ngapain kamu?kan kita cuma sekedar ciuman saja?"
Doni memastikannya dengan bertanya langsung pada Angela. Sontak pertanyaan yang cukup frontal itu membuat Angela menjadi salah tingkah dan malu.
"Kak Doni, malu tahu di dengar papa.dan mama?" Angela tanpa sadar mencubit paha Doni.
"Aww...sakit sayang!ups...?" Doni menutup mulutnya karena keceplosan.
"Wah, bahaya ini pa? lihat saja kelakuan mereka! kalau di biarkan begitu saja bisa kebablasan nanti? bagaimana pun mereka itu bukan abg lagi tapi dua orang dewasa yang... kita semua mengerti lah? Pastilah Angela sudah loe *****-***** kan,Don?" Varell takut terjadi hal-hal yang tidak di inginkan antara Doni dan Angela.
"Mas–bicara apa sih?" Rani menegur Varell yang bicara tanpa di saring, blak-blakan tanpa rasa malu.
"Iya, sayang. Palingan juga benar tebakan mas?ya kan, Don?ngaku saja lah!"
Doni tak menjawab, ia hanya menatap Varell jengah. Malas meladeni suami dari Rani itu.
"Doni...malam nanti, ajak orang tuamu kesini!" Papa Tyo langsung gerak cepat dari pada nanti terlambat. Anaknya memang masih polos, tapi si Doni adalah pria dewasa dan normal.
"Iya,boleh.Pulanglah! jangan lupa nanti malam kami tunggu!" Papa Tyo sekali lagi memperingatkan Doni.
Baru saja Doni akan beranjak pergi, tiba-tiba suara dering ponselnya berbunyi. Doni merogoh ponselnya dari dalam saku celananya dan di lihatnya siapa yang menelpon. Dan ternyata si penelpon adalah si Zack. Sambil melangkah ia pun mengangkatnya.
"Ya, hallo.Ada apa Zack?"
"Lah, loe gimana sih? sekarang malah nanya ada apa?kemarin kan loe bilang mau minta bantuan gue buat ngehadapin si Varell, trus malah elo sendiri yang menghilang dari peredaran? piye? kapan kita mau ketemu Varell nya?"
"Piya- piye, ngak jadi batal total! nah, barusan gue sudah di sidang sama om Tyo dan Varell. Kena gue di sakak habis sama si Varell.Ngak bisa berkutik gue. Kayak-kayaknya nih gue sama Angela bakalan di sah-in deh? mana malam nanti bakal ada sidang sesi ke dua lagi?"
"Lah, bagus dong kalau gitu. Ngak nyangka sama elo Don, diam-diam menghanyutkan? si Angel jangan-jangan dah loe icip-icip ya?secara kan loe dah ngebet banget mau kawin...eh, nikah deng! sorry ke serimpet lidah!" Zack tertawa cekikikan.
Sepanjang perjalanan, Doni terus mendapatkan ejekan dan sindiran dari Zack. Membuat Doni menjadi semakin kepingin cepat menikah.
"An*** loe Zack! ngece gue aja terus loe! gue ngak sebrengsek itu kali Zack ngerusak anak perawan orang.Palingan cuma nyolek dikit-dikit aja, wajar toh?" Jawab Doni membela diri alias ngeles.
__ADS_1
"Ya udah.Gue do'ain semoga lancar semuanya ya calon pengantin dadakan!Jadi, gue ngak perlu bicara sama Varell lagi kan?"
"Iya, ngak usah! sudah loe kelonan aja di rumah!semoga sukses!"
"*Loe tahu aja, Don! loe juga ya, semoga sukses sidangnya dan berakhir indah!" hehehe
klekk*
-------‐--------
"Ada apa bang? kok kayaknya dari tadi abang tertawa terus, bahagia sekali sih?" Tanya Ayu penasaran.
Zack masih saja terkekeh geli, dia begitu bahagia karena akhirnya sahabat satu server nya akan segera menyusul untuk berumah tangga seperti hal nya teman-temannya.
"Kita siap-siap akan segera menerima undangan pernikahan Doni dan Angela? Ngak bisa ngebangin gimana Doni akan menakhlukkan si manja angela?"
Ayu sampai melongo mendengar berita begitu mengagetkan. Angela anak dari mantan majikannya yang super polos itu akan segera di pinang oleh Doni yang notabennya adalah laki-laki centil dan playboy.
"Benar itu bang?wah kejutan sekali, Ayu jadi ngak sabar mau main ke sana, deh? Ingin mendengar ceritanya langsung dari mbak Rani."
Ayu meraih ponselnya ingin menghubungi seseorang.Namun, Zack langsung mencegahnya.
"Eh...eh, mau apa sayang?"
"Mau menelpon mbak Rani. Ayu pingin ngobrol saja kok, sekaliian juga sih mau tanya-tanya soal Angela." Ayu menyengir kuda.
"Hush...jangan dulu, sayang! ini belum falid informasinya? nanti kalau Doni sudah kasih kabar dari hasil sidang sesi kedua nya baru deh, adek boleh bergosip ria sama para mama muda, Rani dan Maima!" Zack sudah berada di belakang sang istri dan memeluknya dari belakang.
"Loh, trus ini maksudnya mau apa? pake nempel-nempel segala? pasti mau modus nih abang, ya?" Ayu mencubit tangan Zack yang mulai bergerak perlahan mencari target sasaran?.
"Ya, kan abang ngak jadi ketemuannya sama Doni?"
"Terus...?" Ayu mulai mencium gelagat mencurigakan?
"Berhubung ngak ada kerjaan, ya bagaimana kalau kita kejar target lagi, dek! Produksi baby, biar cepat jadi!?"
"ck...dasar otak mesum, bilang saja mau minta jatah di awal?"
__ADS_1
Tbc