Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa
93.Pusing tujuh keliling


__ADS_3

Setelah kepergian Nyonya Sherina dan Tamara, semua orang kembali melanjutkan acara arisan yang belum berakhir.


"Ayu, omongannya si Tamara jangan di masukkan ke hati ya! dia itu memang cewek super sombong dan ngak pernah mau kalah tentang apa pun itu.Semoga pernikahan kalian langgeng dan samawa, cepat dapat momongan! dan tidak usah pedulikan si penganggu Tamara itu!" Meggy memang tidak suka dengan kelakuan Tamara.


"Aamiin. Terima kasih ya nona Meggy atas do'anya." Ayu tersenyum bahagia karena mendapatkan ucapan do'a dari teman barunya.


"Aduh Ayu, kok kamu manggil aku gitu sih? panggil aku Mbak saja! aku rasa kamu lebih muda dari kita-kita kan?kalau boleh tahu berapa sih umurmu Yu?" Tanya Meggy.


"20 tahun, mbak!"


"Wah, bener kan dugaanku kamu memang terlihat masih sangat muda.Bahkan umur kita selisih 5 tahun."


"Wah si Zack dapat daun muda dong?pintar juga mencari istri." Ayu pun tersenyum malu-malu.


Akhirnya acara arisan pun usai.Mommy Sinta dan Ayu sebelum kembali ke rumah memutuskan untuk berbelanja ke sebuah mall terlebih dahulu.


Dan di sinilah mereka kini telah berada di sebuah kawasan pusat perbelanjaan mewah di kota Jakarta. Yaitu mall Taman Anggrek. Ayu di ajak oleh mommy Sinta memasuki ke beberapa butik dan membeli beberapa potong pakaian.


Saat ini mereka berada kembali di sebuah butik yang cukup ternama karena sang pemilik adalah seorang disainer ternama. Mommy Sinta memilihkan 3 buah gaun malam yang sangat cantik dan elegan.


"Ini, cobalah sayang! mbak, tolong di bantu menantu saya ya!"


Ayu di layani oleh seorang karyawan butik yang mengantarkan le ruang ganti untuk mencoba gaun yang telah di pilihkan mommy Sinta.


Mommy Sinta menatap takjub Ayu saat mengenakan gaun yang ternyata memang sangat pas di tubuhnya. Bahkan Ayu makin terlihat cantik dengan gaun-gaun itu.


"Waw...sayang, perfect! kamu terlihat sungguh mempesona, Ayu! baiklah kita ambil semuanya."


Ayu terbelalak kaget karena ketiga gaun tersebut akan di beli oleh mommy Sinta untuk dirinya. Bukan apa-apa, yang membuat Ayu melongo adalah harga dari gaun-gaun itu yang fantastis.


"Mom, apa tidak terlalu kebanyakan membelikan ketiga gaun itu untuk Ayu? Harganya mahal-mahal sekali kan mom." Ayu jadi merasa tak enak.


"Tidak apa-apa Ayu, ini adalah hadiah untuk menantu tercantik mommy.Jangan sungkan begitu dong sayang! kamu itu istri dari Zack Brown putra mommy yang artinya kamu adalah putri mommy juga." Mengelus lembut pipi Ayu.

__ADS_1


"Baiklah mommy, Ayu terima gaunnya. Terima kasih mommy sangat baik dan sudah menerima Ayu sebagai menantu mommy."


"Sudah ah, jangan mellow! Ayo, sudah sore kita pulang sekarang!nanti daddy dan suamimu segera kembali dari kantor." Menggandeng lengan Ayu lalu keluar dari butik tersebut sambil menenteng beberapa paper bag.


Benar saja, tak berapa lama mereka kembali le rumah. Mobil daddy Edward pun telah memasuki pintu gerbang dan mommy Sinta menyambut kepulangan sang suami.


Sedangkan Zack belum juga pulang padahal waktu telah menunjukkan pukul 20.00 malam.


Ayu mondar mandir di balkon kamarnya sambil sesekali menatap pada pintu gerbang.Menanti suamiya pulang.


tok tok tok


"Ayu, boleh mommy masuk?"


"Iya mom masuk saja!"


Kriett


"Tidak apa-apa mom, Ayu akan menunggu bang Zack pulang dan makan malam bersamanya."


"hem..begitu!baiklah. Apa kamu sudah menelponnya?teleponlah suamimu itu, kebiasaan kalau pulang telat tidak memberi kabar. Apa dia mengira dirinya itu masih pria lajang apa?"Mommy Sinta merutuki kelalaian putranya.


"Tidak usah mom, Ayu takut mengganggu pekerjaan bang Zack."


"Ya sudah, mommy tinggal ke kamar ya!"


"Iya mom, silahkan!"


Hampir 2 jam Ayu menunggu, karena lelah dan juga dinginnya angin malam yang terasa menusuk kulit. Ayu memutusakan untuk masuk ke dalam kamar.


Ayu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Tanpa terasa ia pun terlelap. Suara pintu yang di buka dari luar dan langkah kaki yang mendekat pun tak membuatnya terbangun.


"Sayang, sepertinya adek begitu kelelahan ya? maafkan abang ya!" Zack melihat tubuh mungil istrinya yang tengah meringkuk tanpa tertutup selimut di atas tempat tidur.

__ADS_1


Zack meletakkan tas kerjanya melepas sepatu dan arloji yang melingkar di tangannya. Setelah itu ia menuju ke lemari pakaian dan mengambil bathrobe-nya. Menanggalkan semua kain yang melekat di tubuhnya, kemudian menggantinya dengan bathrobe lalu Zack masuk ke kamar mandi tanpa membangunkan sang istri.


Ayu mengerjapkan matanya ketika sayup-sayup mendengar suara gemercik air dari dalam kamar mandi. Seketika ayu pun sadar bahwa suaminya telah kembali dan saat ini sedang mandi.


"Bang Zack sudah pulang, ternyata." Beranjak turun dari atas tempat tidur. Memunguti pakaia n kotor Zack lalu menaruhnya di keranjang khusus untuk pakaian kotor.


Selang 30 menit kemudian, Zack keluar dari kamar mandi setelah mandi tubuhnya sudah terlihat segar bahkan rambutnya pun masih basah. Ia menggosok-gosokkan rambut basahnya itu dengan sebuah handuk kecil.


Ayu menoleh lalu beranjak menghampiri sang suami mengambil alih handuk yang di pegang Zack dan membantu mengeringkan rambut suaminya.


"Abang pulang kenapa tidak membangunkan Ayu?jadinya Ayu tidak menyiapkan air hangat untuk abang mandi, kan? Maaf ya bang."


Zack mendongakkan kepalanya dan menatap Ayu. Menarik dan mendudukkan Ayu di pangkuannya.Zack menatap lekat mata bulat indah Ayu lalu turun menuju ke bibir ranum yang selalu menjadi candunya. Perlahan Zack mendekatkan wajahnya dan langsung m******* nya dalam. Ayu perlahan membalasnya.Saling mem***** dan meng**** dengan liarnya.


Zack membopong tubuh Ayu naik ke atas tempat tidur dan merebahkannya dengan lembut.Zack berada di atas tubuh mungil Ayu mengukungnya posesif. Saat akan menuju ke tahap akhir setelah tubuh mereka berdua sama polosnya. Zack dengan semangat 45 sudah siap menggempur pertahanan Ayu.Namun, tiba-tiba...?"


Krukkk krukkk


Zack seketika menghentikan serangannya dan kembali menatap wajah Ayu yang sudah merona merah karena perutnya tanpa permisi telah mengeluarkan suara yang aneh. Dan ternyata lambung Ayu sedang berdemo karena belum di isi sejak sore tadi.


Mereka saling menatap sambil menahan tawa. Terutama Ayu, ia begitu malu karena telah merusak moment romantis mereka.


Dan sedetik kemudian mereka tergelak dan tertawa bersama.


"Pfpfm...hahaha, ternyata sejak tadi adek menahan lapar ya? kenapa tidak bilang?" Zack menggigit gemas pipi chubby Ayu.


"Aww...Abang, sakit ih! iya–iya, perut Ayu memang sudah sangat keroncongan.Tertawa saja terus, setelah itu malam ini tak akan ada jatah!" Zack terbelalak kaget mendengar ucapan sang istri.


"Hahh– oh,no sayang! bisa pusing tujuh keliling kepala abang? apa lagi kepala yang bawah kalau sampai tidak di manja?" Mengerlingkan matanya genit.


"Ish...dasar mesum! ayo bang kita turun dan makam malam!" Mengenakan pakaian mereka kembali setelah itu keluar kamar lalu menuju ke dapur.


Tbc

__ADS_1


__ADS_2