Kehidupan Baru di Dunia Lain

Kehidupan Baru di Dunia Lain
Orang Hilang


__ADS_3

"Elf? Apa yang mereka lakukan di sini?" ucap Fanya heran dengan keberadaan elf.


"Apa mereka ada hubungannya dengan ras iblis kemarin?" tanya Ravel memperkirakan hal yang terjadi.


"Sebaiknya kita selidiki mereka, mungkin akan ada petunjuk." ucap Ares mengirim salah satu hewan gaib kelelawar dan mengikuti para elf itu.


Mereka mengikuti para elf itu sampai larut malam. Di malam hari, para elf itu mendirikan kemah di tengah hutan.


"Apa yang mereka lakukan di sini? Apa mereka sedang mencari sesuatu?" ucap Ravel bingung dengan apa yang para elf itu lakukan di hutan.


"Ayo, kita sergap dan interogasi mereka." ucap Mort.


Kemudian mereka mengendap-endap menuju ke kemah itu dan dengan cepat mengikat 6 elf yang sedang tertidur dengan cepat.


"Siapa kalian? Apa yang kalian lakukan? Lepaskan kami!" ucap salah satu elf ketika sadar.


"Silent!" ucap Mort menggunakan sihir kecilnya dan para elf tak bisa mengeluarkan suara.


Kemudian Ella menggunakan sihir membaca pikiran dan melihat apa rencana mereka sebenarnya. Setelah selesai melihat isi pikiran para elf itu, Ella langsung melepaskannya.


"Tenang saja, mereka bukan ancaman. Mereka sedang mencari seseorang yang hilang di desa mereka." ucap Ella sambil melepaskan ikatan para elf itu.


Kemudian Mort menghilangkan efek sihirnya agar para elf bisa kembali berbicara.

__ADS_1


"Siapa pemimpin kalian?" tanya Ravel baik-baik.


"Aku! Ada ala dengan kalian? Mengikat seseorang tanpa alasan yang jelas." ucap salah satu elf yang mengaku sebagai pemimpin mereka.


"Kami benar-benar minta maaf. Beberapa hari lalu ada ras iblis yang muncul di kota, di katakan kalau seseorang melihat mereka di hutan ini. Kami pikir kalian berkomplotan dengan mereka." ucap Ravel menjelaskan situasinya.


"Jadi begitu, wajar saja jika sampai segitunya. Kami ke sini sedang mencari seseorang. Ia bangsa elf seperti kami, dan ia juga anak dari kepala desa di tempat kami." ucap elf itu menjelaskan tujuan mereka.


"Sebelumnya, namaku Arravel Dista. Jika di perbolehkan, aku akan membantumu mencari orang itu." ucap Ravel mengulurkan tangannya sebagai tanda perkenalan.


"Namaku Alf Sigurd, dengan senang hati aku menerima bantuanmu." ucap elf itu memperkenalkan diri dan meraih tangan Ravel.


Kemudian Fanya heran dengan elf itu. Ia bingung dengan pilihan para elf, karena mereka mempercayai orang begitu saja dengan mudahnya.


"Ras iblis? Kenapa ada ras iblis di sini." ucap Alf dengan wajah kesal.


"Tenang saja, dia bukan orang jahat." ucap Ravel dan Alf langsung tenang begitu saja.


Kemudian Alf menceritakan bagaimana orang yang mereka cari sedang hilang. Sementara yang lain menyimak ceritanya dan mendengarkan dengan baik.


"Orang yang menghilang dari desa kami bernama Nina Skolf, di kabarkan ia pergi keluar desa untuk berburu, tetapi ia tidak kembali. Kemudian salah satu penduduk mengatakan melihat Nina berlari ke arah hutan ini seperti sedang mengejar sesuatu." ucap Alf menceritakan kejadian hilangnya orang di desanya.


"Apa kau ada barang atau benda yang sering di bawa orang itu?" tanya Ravel mendapatkan sebuah ide.

__ADS_1


"Seruling ini, dia selalu membawa benda ini kemana pun ia pergi. Kami menemukannya di sekitaran hutan ini tadi siang." ucap Alf memberikan seruling itu.


"Fanya, aku minta tolong." ucap Ravel memberikan seruling itu ke Fanya.


Fanya mengendus bau orang itu dan di gunakan Ravel untuk melacaknya. Ia berniat menyelesaikannya dengan cepat.


"Alf, semua temanmu ini suruh melapor pada kepala desa. Kau ikut kami membawa orang itu kembali." ucap Ravel mengeluarkan pisaunya dari penyimpanan dimensi dan menggores pohon agar tidak tersesat.


"Kenapa? Bukankah satu orang saja cukup?" tanya Alf tidak terima.


"Karena, kami saja sudah cukup untuk menyelesaikan ini. Catari!" ucap Ravel memanggil Naga dan ia mendarat di depan Ravel dan membuat para elf ketakutan.


"Naga? Bukankah monster itu sudah punah?" ucap Alf dengan tangan gemetar.


"Tenang saja, mungkin kau punya kenangan buruk dengan naga. Tapi, dia ini tidak akan menyerangmu." ucap Ravel mengelus kepala Catari.


Kemudian para elf itu mulai tenang ketika Catari terlihat sangat jinak.


"Kalian pergilah ke desa menaiki ini, bawa kepala desa ke sini secepatnya." ucap Ravel berniat mendapatkan kesan baik di sekumpulan bangsa elf yang kemampuannya lebih kuat dari manusia biasa.


Kemudian dengan terpaksa para teman Alf menaiki Catari dan membawa ke desa mereka mengikuti instruksi para elf itu. Ketika mereka sudah berangkat pergi, Ravel langsung menyiram api unggunnya dan berdiri.


"Saatnya pencarian!" ucap Ravel mematikan apinya karena mendengar suara seseorang mendekat.

__ADS_1


__ADS_2