
Setelah itu, pria itu menghilang entah ke mana. Tanpa banyak berpikir, Ravel berniat berlatih mati-matian untuk menghadapinya. Seminggu? Empat kali lipat? Itu hanyalah hal kecil bagi Ravel untuk meningkatkan kekuatannya karena ada pengetahuan beratus-ratus tahun dari Mort. Bahkan tidak akan mustahil baginya untuk masuk ke penyihir kerajaan dalam kurun waktu 2 tahun.
“Ravel, apa kau sudah bosan hidup? Kenapa kau menantangnya? Kau sudah tidak sayang nyawa ya?” ucap Ariel yang meneteskan air mata.
“Jangan menangisiku, aku hanya ingin membuatnya sadar.” ucap Ravel mengelus kepala Ariel.
“Kau memang suka membuat masalah ya? Hehehe.” ucap Dion diakhiri tawa meskipun ia sebenarnya khawatir.
__ADS_1
“Kalau sudah begini kita hanya bisa mendukungnya bukan?” ucap Nia dengan tenang walaupun hatinya sangat sedih.
Ravel berniat berlatih sendirian di sebuah hutan yang tak jauh dari sekolah. Tempat itu dikenal sebagai Hutan Racun Berduri, karena tempat itu di penuhi tanaman berduri yang sangat beracun dan mematikan. Ravel mendapat informasi dari pengetahuan Mort kalau racun itu bisa di gunakan untuk meningkatkan kemampuan.
Racun dari tanaman ini bekerja dengan masuk melalui luka yang tergores duri lalu menyebabkan mana tersumbat bahkan mati karena tak ada mana yang dapat di gunakan. Di dalam hutan ini juga banyak monster iblis level rendah dan berbagai hewan gaib. Di sini Ravel akan berlatih sihir racun dan menjinakkan hewan gaib sebagai rekannya.
Terasa aura membunuh dari semak di belakang Ravel, ia pun langsung menyerangnya dengan rantai pengekang. Seekor phanter berwarna hitam dengan ujung ekor memancarkan listrik terkekang oleh rantai dan tak bisa bergerak. Hewan gaib ini bernama Rain Phanter, hewan gaib tingkat menengah yang bisa menyaingi hewan gaib tingkat tinggi.
__ADS_1
Biasanya yang bisa menjinakkan hewan gaib berstatus tinggi hanyalah orang yang fokus ke sihir pengekang dan pengendalian saja. Karena sangat sulit mengontrol hewan gaib sepanjang waktu. Ada 3 tingkatan dalam penjinakan hewan gaib. Pertama, mengendalikan hewan tersebut. Kedua, menggunakan kekuatan hewan tersebut. Terakhir dapat menggunakan kedua kekuatan bersamaan.
“Baiklah, kau akan ku beri nama Rather. Mulai sekarang mohon bantuannya ya.” ucap Ravel ke hewan gaib itu sambil mengelus kepalanya.
Setelah berhasil menjinakkan Rather sampai ke tingkat pertama, Ravel pergi ke titik tengah hutan untuk melatih sihir racun. Manfaat dari mempelajari sihir racun memang untuk menyerang musuh dengan racun tetapi, ada manfaat lainnya. Apabila racun yang kita gunakan berstatus tinggi, maka kita dapat memulihkan diri dari racun yang statusnya lebih rendah dari racun yang di pelajari.
Ravel mempelajari racun karena banyak hal licik dan trik cerdas yang dapat di gunakan untuk keadaan darurat. Ravel menggunakan metode yang di pelajari Mort. Ia di bantu oleh Ella agar lebih cepat mempelajari sihir ini. Cara cepat yang di beritahu Mort adalah dengan menyumbat mana dan mencoba menawar racun dengan mana yang ada di dalam tubuh.
__ADS_1
Tentu saja ini proses yang menyakitkan dan sangat sulit. Ella pun sudah bersiap menghilangkan racun jika Ravel gagal menawar racun dengan mana. Ravel terus mengulangi proses ini sampai terbiasa dengan sensasi menawar racun dalam tubuh dengan mana. Ia pun berlatih semalaman suntuk tanpa henti hingga matahari terbit kembali.