KEJAMNYA MAFIA CANTIK

KEJAMNYA MAFIA CANTIK
Kedatangan Calista


__ADS_3

Deg.! Hati Nowela begitu terkejut saat ia mendengar penjelasan dari pengawalnya jika orang-orang yang ada di dalam photo tersebut telah tewas. "Lalu perempun yang ada diphoto itu kenapa terpisah dari yang lainnya?" Tanya lagi Nowela mengunjuk kearah photo Glorria.


"Iya karena mereka satu keluarga besarnya telah tewas, begitupun dengan semua para pengawalnya." Tutur pengawal itu,


"Owh jadi orang-orang yang ada didalam photo itu sudah tewas semua?" Tanya lagi Nowela.


Pengawal Althaf pun menganggukkan kepalanya. Setelah mengetahui semua informasi tentang orang-orang yang ada di dalam photo photo tersebut, Nowela pun memutuskan untuk kembali pulang kerumah megah Althaf.


Disepanjang perjalanan Nowela terus teringat akan Glorria sahabatnya, yang telah membantu dimasa-masa sulitnya dan menyelamatkannya dari tawanan Chitora.


"YaTuhan Annabella, maafkan aku tidak tahu jika dirimu telah tiada Annabella, jadi pria itu adalah pengawalnya Annabella. Dan Annabella adalah seorang Mafia, owh sahabatku andaikan saja dirimu masih ada di dunia ini mungkin aku tidak akan seperti ini YaTuhan." Gumam Nowela.


Dalam hati Nowela terus berbicara sendiri dan baru teringat akan Glorria sahabatnya, yang telah banyak membantuny. "Aku harus segera menemui Bastev dan mencari tahu bagaimana bisa dia mengadopsi Sander pitraku." Ucap Nowela dalam hatinya.


Sesampainya di kediaman megahnya, Nowela segera mempersiapkan barang-barang bawaannya. Tanpa pikir panjang Nowela pun kembali pergi menuju Bandara, dan sesampainya di Bandara Nowela pun segera memesan tiket pesawat untuk penerbangannya menuju Paris. Dengan tujuan ia akan menemui Bastev, dan akan memberitahukan Bastev dan ayahnya jika nyawa mereka dalam bahaya.


➡️➡️


Kembali dengan keluarga kecil Glorria dan Bastev.


Bastev dan Glorria yang sedang berada di Paris di kediaman Bastev, yang di temani oleh Dezi dan Jonas.


Glorria berencana akan membangun kembali rumah megahnya yang berada di pelosok pedesaan. "Sayang apa kamu sudah menghubungi anak-anak kita" tanya Bastev


"tentu sudah Bastev, tapi putri kita bersikeras ingin menyusul kakaknya ke Australia. Dia meminta ingin bersekolah disana." Jawab Glorria.


"Tapi sayang putri kitakan.." "Ya aku tahu putri kita buta sehingga kamu meragukan kemampuannya Bastev" jawab Glorria.


"Tidak bukan seperti sayang aku tahu putriku begitu cerdas dalam hal apapun, dan aku juga tidak meragukan hal itu, aku hanya khawatir dengannya sayang dan aku belum siap jika harus jauh-jauh dari putriku sendiri." Jawab balik Bastev.


"Jika kamu terus-menerus mengkhawatirkan nya mau sampai kapan putri kita akan mandiri dan mengenal dunia luar." Ujar Glorria


"Jadi kamu mengijinkannya untuk bersekolah di Australia.?" Tanya balik Bastev


"Tentu aku mengijinkannya kenapa tidak karena kedua putraku akan selalu melindunginya, Darren dan Aiden kamu tahu itu." Ucap Glorria


Mau tidak mau Bastev pun menyetujui apa yang diinginkan oleh Annabella putri semata wayangnya. Ditengah malam Dezi mengetuk pintu kamar Bastev dan Glorria yang masih terjaga.


Tokkkk.. Tokk..

__ADS_1


"Iya tunggu!" Ucap Bastev sambil beranjak dari tempat tidurnya.


"Tuan Bastev, diruang tamu ada Nona Calista ingin bertemu dengan anda, para pengawal sudah berusaha menahannya agar tidak masuk tapi dia memaksa tuan, katanya ada hal penting yang ingin disampaikannya kepada anda." Tutur Dezi, Bastev dia melirik kearah Glorria, ia takut jika Glorria akan marah kepadanya dan cemburu.


Karena Glorria sudah mengetahui jika Nowela adalah mantan tunangan Bastev, namun ia tidak tahu jika Nowela adalah Callista sahabat baiknya dimasa lalu. "Turunlah Bastev nanti aku akan menyusulmu." Ujar Glorria.


Akhirnya Bastev pun berjalan keluar dari dalam kamarnya menuruni anak tangga mengikuti Dezi menuju lantai bawah, sesampainya di lantai bawah Bastev segera menghampiri Nowela yang sudah duduk disofa ruang tamu.


"Apa kabarmu Bastev? maaf malam-malam aku datang kerumahmu dan mengganggu waktu istirahatmu." Ucap Nowela sambil menundukkan wajahnya.


"Owiya tentu kau sangat mengganggu sekali, untuk apa malam-malam datang kerumahku" jawab Bastev dengan nada ketus.


"Sekali lagi maafkan aku Bastev, atas kejadian tempo hari yang sudah membuat Sander terluka dan selebihnya. Kedatanganku kemari aku hanya ingin memberitahukan sesuatu" jawab baik Nowela terhenti karena Bastev memotongnya.


"Cepatlah katakan apa yang ingin kau sampaikan Nowela?" Tanya singkat Bastev dia sudah risih melihat Nowela ada dirumah nya.


"Satu hal yang harus kamu ketahui mengenai Sander Bastev, jika--jika.. Sander adalah putaku, putra kandungku Bastev" tutur Nowela terbata.


Deg...


Hati Bastev tersentak kaget mendengar penuturan Nowela, yang tiba-tiba mengaku sebagai ibu kandungnya Sander.


"Hemm apa maksudmu Nowela? Kau datang malam-malam kerumahku, hanya untuk memberitahukan informasi yang tak penting kepadaku, dan kau mengaku-ngaku sebagai ibu kandungnya Sander." Bentak Bastev dia tidak percaya dengan pengakuan Nowela.


"Glorriaaa! Jadi kamu masih hidup Glorria..


Maafkan aku benar-benar menyesal, atas apa yang sudah kulakukan terhadap putraku sendiri aku minta maaf Glorria." Ujar Nowela dengan lirih


"Andai saja dulu aku bisa mengetahui siapa dirimu dan sifat aslimu. Menyesal aku telah menyelamatkanmu Callista." Ucap Glorria


"Ya Glorria, aku memang salah dan aku tidak pantas untuk mendapatkan maaf darimu, aku bahagia karena dirimu masih hidup dan aku masih bisa melihatmu dalam keadaan baik-baik saja. Glorria, aku tahu siapa yang telah membantai seluruh keluargamu dan juga para pengawal setiamu." Tutur Nowela panjang lebar.


Deg...


Seketika Glorria terperanjat kaget, saat Nowela menyebutkan nama keluarganya dan Nowela bisa mengetahuinya. Glorria dia berjalan mendekati Nowela, dia semakin penasaran dengan orang-orang yang telah membuat keluarganya tewas, karena sampai detik ini Glorria masih belum mengetahui siapa yang telah membantai keluarga dan Uncle-unclenya.


"Cepat katakan kepadaku Callista apa maksudmu? Dan bagaimana bisa kau mengetahui tentang keluargaku." Tanya Glorria begitu penasaran


"Selama ini aku telah menikah dengan Althaf ketua Mafia Eropa, tanpa sengaja aku melihat semua photo keluarga besarmu dan juga photomu ibumu Annabella begitupun dengan dirimu. Aku juga tidak tahu jika kamu adalah seorang putri dari ketua Mafia di Paris, dan satu hal yang harus kamu ketahui ayah biologis Sander adalah Dallen pengawalmu Glorria." Ungkap Nowela, dia menceritakan semuanya kepada Glorria tanpa ada yang ditutupinya lagi. Betapa terkejutnya Glorria saat mendengar pengakuan Nowela, jika Sander adalah putra dari Dallen Uncle dan ayah keduanya.

__ADS_1


Glorria dia sangat bahagia karena telah mengetahui jika Sander adalah putra dari Dallen Uncle yang telah membesarkannya selama ini. Glorria mendekati Nowela dan ia segera merangkulnya dengan begitu erat, "terimakasih sahabatku kamu sudah memberikan kado yang luar biasa, dan aku bisa membalas hutangku kepada Uncleku Dallen" ujar Glorria sambil tersenyum.


Nowela pun tersenyum dan ia kembali memeluk Glorria, ia begitu lega karena sudah bisa memberitahukan semuanya kepada orang-orang yang berada dirumah Bastev, dan ia bisa menebusnya dengan kebaikan.


"Owh iya Bastev sebaiknya kalian cepat pergi dari Paris karena kalian dalam bahaya, begitupun juga dengan Daddy ku tolong beritahukan kepadanya Bastev, jika Daddyku sedang diincar oleh kelompok Mafia Eropa tolong beritahukan dia, Aku belum siap untuk menemuinya." Jelas Nowela.


Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Nowela, Bastev pun segera menghubungi


Willigeria ayahnya dari Nowela. Dimalam itu juga Nowela kembali ke Bandara menuju Eropa.


Sedangkan Bastev dan Glorria, mereka kembali pulang ke Italy dengan pesawat Jet mereka.


➡️➡️


Di lain cerita.


Althaf yang baru saja tiba di kediamannya megahnya, tiba-tiba ia mendapatkan kabar dari para anak buahnya jika Nowela pergi ke Paris. Didalam rumah Althaf membanting barang-barang mewah miliknya. "Beraninya kau perempuan ****** ikut campur dengan semua urusanku. Kau akan tahu akibatnya dari perbuatanmu bersiap-siaplah kau perempuan ******." Althaf berbicara sendiri ia begitu geram terhadap Nowela yang telah menjadi istrinya.


Keesokan harinya Glorria yang kini sudah berada dirumahnya yang ada di Italy.


Glorria dia segera menemui Annabella putrinya dan kedua anak-anak Unclenya yang baru saja tiba dari latihan mereka. "Hayy kalian semua sedang apa? Apa Mammy boleh masuk.?" Tanya Glorria


"Tentu Mammy cantik masuklah."


Glorria pun duduk disamping ranjang Annabella dan mendekati ketiga anak-anaknya.


"Apa kalian sudah siap untuk berangkat ke Australia besok.?" Tanya Glorria sambil tersenyum.


Sontak saja ke-tiganya melongo dan mereka menutup mulutnya karena mereka tidak percaya, jika mereka diizinkan untuk melanjutkan sekolah mereka di Australia. "Apa Mammy cantik serius mengizinkan kami untuk bersekolah disana?" Jawab ketiganya


"Hemm tentu apa yang tidak boleh untuk putra dan putri Mammy, jadi bersiap-siaplah dan persiapan diri kalian, tapi ada satu hal yang harus kalian ketahui. Disana kalian tidak akan bersama-sama dengan kakak kalian Sander, disana kalian akan terpisah tempat sekolah kalian apa kalian mengerti." Tutur Glorria.


"Kenapa bisa begitu Mammy kenapa kami tidak boleh bersama-sama dengan kakak Sander" tanya lagi Annabella


"tidak apa-apa nanti kalian akan mengerti, biarkan kakakmu fokus dengan sekolahnya begitu juga dengan kalian. Darren dan Aiden ingat dengan janji kalian jaga baik-baik Annabella saudari kalian oke." Ujar Glorria


Aiden dan Darren mengganggukan kepalanya, mereka begitu senang dengan kabar yang disampaikan oleh Glorria ibu mereka. "Baiklah jika harus seperti itu, tapi Mammy harus janji jangan beritahukan kakak Sander jika kami sekolah di Australia. Biar suatu saat kami yang akan memberitahukannya kepada kakak Sander dan memberikan kejutan untuknya."


Ucap ketiganya.

__ADS_1


Glorria pun mengiyakan permintaan putrinya Annabella, Glorria dia sengaja mengirim Annabella dan anak-anak Unclenya ke Australia.


Agar tak tercium oleh para musuhnya Glorria maupun Bastev, Glorria juga tak lepas memberikan pengwalan yang ketat kepada ketiga anak-anaknya dan Jonas menjadi salah satu pengawal khusus untuk ketiga putra putri nya.


__ADS_2