
➡️➡️➡️
Disisi lain, para pengendara menghentikan laju kendaraan mereka dan berkerumun di lokasi kejadian. "Cepat-cepat tolong gadis itu! dan kita bawa dia kerumah sakit" Teriak salah pengendara yang merasa kasihan terhadap seorang gadis yang di tabrak lari oleh pengendara yang tak bertanggung jawab.
Dengan sigap beberapa pengendara mobil membawa gadis cantik itu kerumah sakit terbesar di wilayah itu, dengan kondisi gadis cantik itu sudah tak sadarkan diri. Setibanya di rumah sakit gadis tersebut segera mendapatkan pertolongan dari beberapa suster dan dokter yang bertugas dirumah sakit tersebut.
"Dokter Alejandro kita harus segera melakukan operasi terhadap pasien, jika tidak di tangani dengan cepat akan sangat membahayakan nyawanya." Teriak salah seorang dokter yang bernama Lorenzo.
"Baiklah, kalau begitu ayo kita segera lakukan operasi terhadap pasien, aku akan segera melakukan pengecekan kondisi pasen terlebih dulu." Jawab Alejandro, Alejandro pun bergegas pergi menuju ruangan ICU dimana pasien berada. Setibanya diruang ICU dokter Alejandro segera menghampiri pasien yang berada di ranjang operasi.
Deg..
Hati Alejandro terperanjat saat dia melihat gadis cantik terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit, ia seperti tidak asing dengan gadis yang ada dihadapannya
__ADS_1
"Dokter Derik bagaimana dengan keluarga pasien apa mereka sudah dihubungi? Apa mereka sudah menandatangani surat untuk proses operasi terhadap pasien ini" tanya Alejandro
"Tidak dokter Alejandro, karena menurut saksi pasien di temukan di pinggir jalan korban tabrak lari. Dan para pengendara yang membawa gadis ini kemari" jelas Derik.
Seketika Alejandro terdiam, sebenarnya ia tidak bisa melakukan operasi terhadap pasiennya tanpa ada persetujuan dari pihak keluarganya. Namun apa mau dikata pasien yang akan di tanganinya tanpa diketahui keluarganya, mau tidak mau operasi pu harus dilakukan tanpa ada persetujuan dari pihak keluarga pasien.
"Dokter Alejandro bagaimana apa kita akan tetap melakukannya untuk operasi terhadap pasien ini? Atau kita akan mengoper pasien ini kerumah sakit lain" tanya Derik penasaran.
"Baiklah kita lakukan sekarang, persiapankan semuanya." Jawab Alejandro tanpa berbasa-basi lagi.
Alejandro kembali terdiam memikirkan apa yang dikatakan oleh sahabatnya Derik. "Tidak apa-apa biar aku yang menanggung semuanya, suster jangan lupa masukkan data pasien ini kedalam dataku." Ujar Alejandro, meminta para suster untuk memasukkan data pasien itu kedalam datanya.
Para susterpun mengagukan kepala mereka dengan apa yang dikatakan oleh dokter Alejandro. Akhirnya operasi terhadap gadis korban tabrak laripun dilakukannya, setelah beberapa jam melakukan operasi terhadap pasien, yang terluka parah dibagian kepalanya. Kini operasi yang dilakukan oleh Derik dan Alejandro telah selesai. Sedangkan pasien masih dalam keadaan tak sadarkan diri diatas ranjang operasi.
__ADS_1
Pasien yang telah di tandatangani oleh Alejandro telah di pindahkan keruangan rawat inap, namun pasien masih belum siuman.
Sedangkan Alejandro dan Derik kini mereka telah kembali pulang karena jam kerja mereka telah selesai.
➡️➡️➡️
Disisi lain
"Aiden, bagaimana kau ini membiarkan Annabella keluar sendiri. Coba kau lihat ini sudah jam berapa? Tapi Annabella belum juga kembali" bentak Darren dengan kesal terhadap Darren, yang membiarkan Annabella keluar seorang diri tanpa dikawal olehnya.
"Iya maafkan aku Darren, Annabella bilang tadi hanya akan bergi sebentar
Aku tidak tahu kalau dia akan hilang seperti ini" jawab balik Aiden.
__ADS_1
"Cepat bangun ayok kita cari lagi mungkin saja Annabella masih disekitaran sini." Ajak Darren dengan kesal, karena dia khawatir akan keselamatan Annabella yang tak kunjung kembali.