KEJAMNYA MAFIA CANTIK

KEJAMNYA MAFIA CANTIK
Baz tewas


__ADS_3

Baz kembali bangkit dan dia kembali menyerang Glorria, dengan gerakan kedua tangannya yang begitu cepat. Dengan begitu cepat pula tubuh Gloria pun meliuk-liuk kekiri dan kekanan menghindari setiap pukulan dari Baz.


Baz sudah sangat emosi karena ia tak berhasil memukul Glorria, akhirnya Baz terpaksa menyeruduk kepalanya kearah Glorria karena dia sudah kehabisan akal untuk mengalahkan Glorria, namun dengan begitu cepat Glorria menarik kedua pisau tajamnya dan ia menacapkannya dibagian pinggang Baz.


Dengan seketika kedua pisau tajam Glorria tertancap di pinggang baz hingga tak terlihat, Dengan cepat Glorria kembali menekan dan menarik lurus hingga kedua pisau tajam Glorria tehenti dibagian tulang belikat Baz. Glorria kembali menarik kedua pisau tajamnya, ia menarik kasar dagu Baz dan menempelkan kedua pisau tajamnya


dibagian leher Baz, dengan sadisnya Glorria menggorok leher Baz.


Srekkkkk.. Sretttttt...


Baz berdiri dengan keadaan kedua matanya membelalak, dan lehernya yang nyaris putus dengan darah yang keluar begitu deras dari leher Baz. Glorria dia masih belum puas dengan lawannya, ia kembali menarik kepala Baz kearah belakang dengan begitu kasar.

__ADS_1


"Mamm, Dadd. Uncle ini hadiah untuk kalian semoga kalian tenang di sana." Dengan bersamaan kata-kata yang keluar dari mulut Glorria, dengan terlepasnya kepala Baz dari tubuh besarnya.


Tubuh besar Baz seketika bergetar hebat dan terus menyemburkan darah segar dari lehernya, dan seketika tubuhnya pun ambruk tanpa kepala.


Glorria dia masih memegangi potongan kepala Baz, dengan begitu cepat dia menendangnya kearah Cedric sehingga Cedric terjingkrat menerima lemparan kepala Baz sahabatnya.


Cedric menatap tajam kearah kepala sahabatnya yang sudah terlepas dari tubuhnya. Sedangkan Bastev sudah kelelahan dan ia sudah tak kuat untuk menandingi Cedric, yang tak kalah jago dalam beladirinya.


Glorria yang melihat jelas jika Bastev suaminya tak kuat melawan musuhnya. Ia segera mengambil alih untuk melawan Cedric, Glorria dia menarik lengan Bastev dan membantunya untuk bangkit.


Setelah membantu Bastev suaminya untuk menjauh dari hadapan Cedric, Glorria pun segera menghampiri Cedric dan mengambil alih posisi Bastev, Glorria mulai memasang kuda-kudanya untuk melawan Cedric.

__ADS_1


Cedric dia tersenyum menyeringai dengan memutarkan tubuhnya, dan dia langsung melayangkan kaki kanannya kearah Glorria. Namun tanpa terduga dengan cepat Glorria segera merundukkan tubuhnya, menghindari tendangan yang dilayangkan Cedric terhadapnya.


Dengan sekejap Glorria menggeser tubuhnya menjadi pindah posisi, dibelakangnya tubuh Cedric.


Cedric kembali melayangkan tangan sebelah kirinya untuk menghantam Glorria, yang berada di belakangnya. Namun lagi-lagi dengan kecepatan Glorria menarik tangan sebelah kiri Cedric, dan menariknya hingga tubuh Cedric terjengkang.


Dengan begitu sigap Glorria segera melayangkan tendangannya ke arah dada Cedric, sehingga Cedric tidak mampu untuk menangkis dan mengimbangi tendangan dari Glorria yang begitu kencang dan super kuat mengarah ke dadanya.


Cedric mulai berdiri kembali dan ia memasang segera kuda-kudanya untuk melawan Glorria, kini Cedric sudah di posisi berhadap-hadapan dengan Glorria dan keduanya saling menatap tajam satu sama lain.


Dengan senyuman getir mereka, terpancar dari wajah keduanya kebencian dan ingin saling membinasakan. Cedric mulai meloncat-loncat menggerakkan kedua kakinya ke kiri dan ke kanan, agar ia bisa mencuri celah disaat pandangan Glorria lengah untuk menyerang.

__ADS_1


__ADS_2