
Sesampainya didalam kamar Drak, Ramond berjalan dan ia segera menutup pintu kamar Drak, Ramondpun segera duduk dipinggir tempat tidur Drak.
"Ada apa tuan Ramond? Apa ini ada hubungannya dengan kesehatan nona Annabella tuan?" tanya Drak sangat penasaran, dengan apa yang akan dibicarakan oleh Ramond kepadanya.
Tanpa berkata apapun Ramond langsung membuka rambut palsunya, dan kumis serta tahi lalatnya, sontak saja membuat kedua matanya Drak terbelalak dan mulut menganga, ia begitu terkejut melihat Alexander berada dihadapannya.
"Tu Tuan.. Alexander bagaimana bisa anda menjadiii?" ucap Drak gelagapan
"sudah tidak perlu kau pertanyakan lagi tentang siapa diriku selama ini Drak, aku hanya ingin kau memberi tahuku apa yang sebenarnya terjadi kepada Annabella selama ini? tolong jelaskan kepadaku sedetail mungkin, dan mengenai anak Annabella apa betul dia telah memiliki seorang anak Drak.?" tanya Alexander kepada Drak,
Drak kembali terdiam dan menarik nafasnya dalam-dalam, saat mendapatkan pertanyaan dari Alexander mengenai Annabella istrinya.
Dengan perlahan Drakpun mulai menceritakannya semuanya kepada Alexander, dengan apa yang sudah menimpa Annabella selama ini. "Saat kejadian dirumah anda beberapa tahun sialam, nona Annabella terus berjuang keras mencari keberadaan anda tuan, hingga nona Annabellapun sempat pergi ke Spanyol untuk mencari anda yang telah dibawa oleh Ernesto ketua Mafia Spanyol. Hingga pertumpahan darahpun terjdi pada kala itu tuan, dan Jeff juga ikut menjadi korban, dengan berjalannya waktu pencarian anda terus dilakukan oleh nona Annabella meskipun tidak membutuhkan hasil, bahkan nona Annabellapun menyewa seorang hacker dari berbagai negara lain namun tak berhasil, karena ayah anda telah membawa anda berpindah-pindah negara hingga kami kesulitan untuk mencari dan melacak keberadaan anda tuan. Tanpa disadarinya nona nona Annabella mengandung anak anda, semenjak keberadaan anda tidak bisa ditemukan lagi sikap nona Annabella menjadi berubah drastis dan menjadi pendiam dan begitu brutal. Ditengah kehamilan nona Annabella yang semakin membesar, bisnis heroinnya mengalami masalah yang mengharuskan nona Annabella dan saya pergi ke Belanda untuk mencari Karel yang menjadi biang kerok dari permasalahan heroin,
dan di Belanda kami mendapatkan Penyerangan disaat kami sedang tidur, nona Annabella berhasil melarikan diri ketengah hutan dengan Dallen, sampai selama tiga bulan lamanya, nona Annabella dan Dallen tak kami temukan, dengan berjalannya waktu tuan Jack dan saya melakukan pencarian kesetiap Pelosok di Belanda. Dan akhirnya kami telah menemukan nona Annabella dengan Dallen di tengah hutan, dalam keadaan nona Annabella yang telah melahirkan seorang putri cantik tuan.
Namun masalah tidak selesai sampai disitu sesampainya kami dirumah, serangan ulang kembali terjadi dari ketua Mafia Belanda kembali menyerang kami, hingga nona Annabellapun mendapatkan beberapa tembakan dari pihak musuh. Sedangkan Dallen yang menjaga putri nona Annabella didalam mobil, namun sayang mobil yang ditumpangi Dallen dan putri anda telah meledak hingga membuat Dallenpun tewas oleh ledakan tersebut, kami telah menemukan jasad Dallen namun tidak dengan putri anda tuan Alexander, begitu ceritanya. Tutur Drak panjang lebar menceritakan semua kejadian yang sudah dialami oleh Annabella selama ini.
Seketika wajah Alexander memerah ia tak menyangka jika istri tercintanya telah banyak menderita. "Lalu apa Jack tidak melakukan pencarian terhadap putriku Drak.?" tanya Alexander
"Tidak tuan, karena menurut tuan Jack tidaklah penting untuk mencari seorang bayi, karena pada saat itu nona Annabella mengalami kritis hingga kami diharuskan segera kembali ke Paris." Ujar Drak apa adanya memberitahukan Alexander.
Drak yang mendapatkan pertanyaan dari Alexander ia hanya menggelengkan kepalanya, Alexander sangat geram tehadap Jack. "Baiklah Drak, aku sudah mengerti dengan apa yang terjadi, kau berhati-hatilah dengan Jack, dan siapa dia sebenarnya kenapa dia mengambil alih kepemimpinan Annabella secara sepihak?" tanya Alexander
"Dia adalah anak angkat dari tuan Mikael Muller, tuan Alexander." ucap Drak
Alexanderpun menganggukkan kepalanya, dan Ia kembali keluar agar tak dicurigai oleh orang-orang yang ada dirumah itu.
Keesokan harinya seperti biasanya di pagi hari Alexander sudah berada didalam kamar Annabella, untuk membawanya keluar dari kamar agar Annabella bisa berjemur. Alexander membantu mengangkat tubuh Annabella dengan wajah mereka yang begitu sangat dekat, Alexander menatap wajah cantik Annabella. Begitupun Annabella mereka saling menatap satu sama lain, getaran cinta mereka tak dapat disembunyikan lagi.
Annabellapun segera memalingkan pandangannya ke lain arah, namun dengan cepat Alexander menyentuh wajah cantik Annabella dengan kedua tangannya. "Aku tahu kamu sangat mencintaiku Annabella istriku, aku sangat berterima kasih atas kerja kerasmu untuk mencari keberadaanku Annabella sayang. Bangkitlah dan kembalilah menjadi Annabella yang kuat, karena masih banyak orang yang membutuhkanmu begitupun dengan putri kita sayang." bisik Alexander
sambil terus menatap tajam kedua mata Annabella dan memegang lembut wajah cantiknya.
Butiran beningpun keluar dengan sendirinya dari kedua mata Annabella, karena ia teringat akan putrinya Glorria, yang telah hilang dan dianggapnya telah tiada.
Alexander melepaskan kedua tangannya dari wajah Annabella dan ia segera memeluk tubuh Annabella dengan begitu erat, begitupun dengan Annabella kembali memeluk Alexander.
Mereka terhanyut dalam kesedihan yang teramat dalam karena putri mereka, yang belum diketahui masih hidup atau memang benar-benar sudah tiada.
__ADS_1
"Aku tahu jika ini adalah dirimu Alexander, terimakasih kamu telah merawatku dengan baik selama ini" ujar Annabella dengan lirih
Alexander melepaskan pelukannya dan kembali menatap wajah cantik Annabella, "Annabella istriku sayang, apa kamu telah mengingat semuanya?" tanya Alexander penasaran, Annabellapun menganggukkan kepalanya dan ia tersenyum ke arah Alexander.
"Alexander jangan beri tahukan orang lain jika aku telah kembali, cukup kau dan Drak yang mengetahuinya" ucap Annabella
"Baiklah Annabella sayang, kamu tidak perlu khawatir aku akan menjaga rahasia ini" jawab balik Alexander sambil tersenyum kearah Annabella, "iya Alexander, karena aku tidak akan memberi tahukan siapapun, kita lakukan sandiwara ini hingga aku bisa mengetahui semuanya, apa kau mengerti dengan maksudku Alexander" tanya Annabella, yang langsung dianggukan Alexander.
Jack semenjak berpacaran dengan Allena,
Allena sudah sangat jarang pulang ke Eropa,
ia lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah Annabella, mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan oleh Jack.
Dipagi itu Jack berencana akan memasukkan racun kedalam makanan Annabella, karena dia ingin segera mengambil alih kekuasaan milik Annabella tanpa ada hambatan, tidak seperti biasanya dipagi itu Jack membawakan sarapan untuk Annabella kedalam kamarnya.
"Halo dokter Ramond selamat pagi, bagaimana dengan keadaan Annabella apa ada perubahan?" tanya Jack berbasa-basi
"Masih seperti biasanya tuan Jack hanya saja sekarang nona Annabella sudah mulai bisa berbicara meskipun tidak jelas" tutur Alexander berbohong "owiya kerja yang bagus dokter Ramond, berarti ada kemungkinan kalau Annabella akan segera sembuh?" tanya balik Jack penuh selidik.
"Jika mengenai hal itu saya masih belum bisa
Jack manggut-manggut sambil tersenyum bahagia, mendengar penuturan dari Alexander mengenai kesembuhan Annabella, karena tujuannya sebentar lagi akan segera terwujud.
"Owh oke-oke saya paham dokter Ramond,
owiya bisakah anda memberikan makanan ini kepada Annabella, karena sewaktu dia sembuh ini adalah makanan favoritnya jadi tolong berikan padanya ya dokter, kalau begitu saya permisi dulu." ucap Jack
"Baiklah tuan Jack, akan saya berikan kepada nona Annabella." jawab balik Alexander sambil mengambil mangkuk yang berisikan makanan, untuk Annabella.
Setelah memberikan makanan itu kepada Alexander, Jackpun kembali keluar dari kamar Annabella dan Jack akan memantau pergerakan racun yang akan di makan oleh Annabella dari ruangan yang berbeda.
Alexander membawa sebuah mangkuk yang berisikan makanan untuk Annabella, namun Alexander tidak memberikan makanan itu seperti perintah Jack kepadanya, Alexander segera memanggil Drak untuk membawa makanan itu keluar dan menggantinya dengan yang baru.
Drak pun segera melakukan apa yang di perintahkan oleh Alexander kepadanya,
"ada apa dengan makanan itu tuan Alexander?" tanya Drak penasaran
"Alexander kenapa kamu menggantinya, memangnya kenapa dengan makanan itu?" tanya Annabella kepada Alexander
__ADS_1
"Annabella sayang, nanti kamu akan mengetahuinya siapa Jack yang sebenarnya oke" ucap Alexander
Anak buah Drak telah kembali dengan membawa makanan yang sama dan baru untuk Annabella, Alexanderpun segera memberikan makanan yang baru dibeli oleh anak buah Drak, "makanlah sayang agar kamu cepat kuat seperti Annabella yang kukenal, dan ingat kita harus perankan sandiwara ini dengan baik berpura-puralah jika nanti Jack kembali kemar ini sayang oke" ucap Alexander kepada Annabella.
Annabellapun tersenyum dan menganggukkan kepalanya mendengar perintah dari Alexander,
Alexander yang masih berada didalam kamar Annabella dengan setianya, ia menyuapi makanan kedalam mulut seksi Annabella.
Begitupun dengan Drak, ia telah memberikan makanan pemberian Jack kepada Aiken untuk membawanya ke Laboratorium, karena perintah dari Alexander.
Drak kembali siaga berjaga di luar kamar Annabella, dan tidak lama kemudian Jack kembali masuk kedalam kamar Annabella, karena ingin memastikan reaksi dari racun yang telah ia campur dengan makanan Annabella tadi.
Alexander yang sudah bisa membaca akan gerak-gerik Jack, yang kini telah berada didalam kamar Annabella dengan senyuman yang mengembang, karena ia pikir makanan yang telah dimakan oleh Annabella adalah makanan pemberiannya.
Setelah Annabella menghabiskan makanannya, tiba-tiba Annabella menggerang kesakitan sambil memegangi bagian dadanya.
"Aarghh.."
Seketika tubuh Annabella bergetar dan kejang-kejang.
"Aduhh bagaimana ini tuan Jack? Kenapa nona Annabella jadi seperti ini?!" teriak Alexander kepada jack yang berdiri diujung ranjang Annabella
"Drak..!! Drak..!!
Tolong bantu angkat Annabella dan bawa dia keluar dari rumah ini" teriak Jack kepada Drak.
Akhirnya Alexander dan Drakpun berhasil Membawa Annabella keluar dari dalam kamarnya, dan kini Annabella sudah berada didalam mobil.
"Drak.!!!" teriak Jack kembali memanggil Drak.
"Iya tuan Jack, saya akan membawa nona Annabella kerumah sakit tuan" ucap Drak berpura-pura
"Tidak Drak tidak perlu, kau tidak perlu membawa Annabella kerumah sakit. Ambillah ini dan kau bereskan mayatnya dan segeralah pergi menjauh dari negara ini, dan jangan lupa kau bawa serta dokter itu, atau kalau perlu kau habisi dia untuk menghilangkan jejakmu."
"Tapi tuan..?"
"Sudah tidak perlu kau pertanyakan lagi, ikuti saja perintahku!"
Jack memberikan sebuah kartu ATM kepada Drak.
__ADS_1