
Gubrakkk..!!
Alexander dan Annabella terjatuh, dengan posisi Annabella menindihi tubuh kekar Alexander, Dallen dan Glorria yang melihat keduanya terjatuh menutup mulutnya karena ia menahan tawanya, tapi tidak dengan Glorria ia tertawa terbahak-bahak melihat kedua orangtuanya terjatuh, Alexander dan Annabella yang ketahuan sedang mengintip Dallen mereka garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Hahaha.. hahaha.. Aunty Mammy dan Uncle Daddy ngintip ya?" Glorria menertawakan kelakuan kedua orangtuanya.
Glorriapun turun dari gendongan Dallen dan ia membantu Annabella dan Alexander untuk bangun, begitupun dengan Dallen membantu keduanya untuk bangun.
Glorria ia segera naik diatas punggung Alexander, ia minta digendong oleh Alexander untuk turun kebawah karena Glorria sudah meminta makan kepada Dallen, akhirnya mereka semuapun turun kelantai bawah untuk makan sarapan bersama. Kebahagiaan Annabella dan Alexander begitu terasa setelah kembalinya Glorria dalam kehidupan mereka, yang memberikan warna di hari-hari mereka.
Hari-hari telah berlalu bulan telah berganti, Glorriapun sudah mulai terbiasa dengan kedekatannya dengan kedua orang tuanya.
Meskipun ia masih belum begitu dekat banget seperti ia dengan Dallen, namun Anolla sudah tidak canggung lagi dengan Alexander maupun dengan Annabella.
Kini Annabella sudah kembali sekolah, yang selalu dijaga oleh Dallen karena dia menjadi pengawal setia Glorria, karena Glorria yang tak mau jauh-jauh dari Dallen, akhirnya Annabella dan Alexanderpun mempercayakan semuanya urusan Glorria kepada Dallen.
Sebentar lagi Glorria akan mengadakan ulang tahunnya yang ke tujuh tahun, Annabella ia sudah menyiapkan beberapa gaun cantik untuk Glorria putri mereka, sedangkan kehamilan Annabella kini sudah menginjak bulannya, dan tinggal menunggu waktunya saja.
Maicon ia datang berkunjung kekediaman Annabella, ia ingin melihat cucunya yang cerewet. Maicon yang sangat senang dengan adanya Glorria, yang telah dijaga dengan baik oleh Dallen, tak segan-segan Maicon membrikan hadiah mobil super mewah kepada Dallen, sebagai tanda terimakasihnya karena Dallen telah menjaga cucunya. Maicon memang terbilang Mafia yang kejam ia tak pernah mengampuni musuhnya, bahkan ia akan membunuh keturunan para musuhnya mau sekalipun itu masih kanak-kanak.
__ADS_1
Tapi Maicon yang sekarang sudah sangat berbeda, ia begitu takut dengan cucu kesayangannya yaitu Glorria. Maicon yang sudah berada dikediaman Annabella, ia sedang berada didalam kamar Glorria cucu kesayangannya, wajah dan rambut cepak Maicon sedang di make-up oleh Glorria.
Rambut Maicon diberi jepitan cantik oleh Glorria, bahkan bibirnya pun diberi lipstik warna merah, dan kedua pipi Maicon diberi blush on, begitupun dengan kedua mata dan alis Maiconpun tidak lupa diberi pewarna hitam oleh Glorria. "Uwawww Grandpa sangat cantik sekali aku suka sekali Grandpa hihihi" ucap Glorria sambil tersenyum cantik.
Glorria terus berceloteh ia memuji hasil makeupnya, saat ini Maicon hanya bisa pasrah atas apa yang telah dilakukan oleh Glorria kepadanya. Setelah selesai merias wajah Maicon, Glorriapun segera menarik tangan Maicon dan membawanya keluar menuruni anak tangga kamarnya, "Aunty Mammy Uncle Daddy, bagaimana dengan hasil make-up aku, Uncle-uncle bagaimana apakah hasilnya bagus?" tanya Glorria kepada kedua orangtuanya dan juga Uncle-unclenya yang sedang duduk diruang keluarga.
Sontak saja membuat orang-orang yang ada didalam ruangan itu tertawa melihat kondisi Maicon saat ini, bahkan Aiken tertawakan sampai terpingkal-pingkal begitupun dengan Alexander, sedangkan Dallen dan Drak mereka berusaha menahan perutnya yang sakit karena tidak kuat geli ingin tertawa lepas. "Sayang apa yang kamu lakukan nak?" Annabella kaget melihat keadaan wajah Maicon yang belepotan oleh make-up miliknya.
Glorria dia hanya nyengir mendengar perkataan Annabella, "emmm Uncle besar Uncle Daddy Uncle manis dan Uncle Dallen Duduklah disini, sebentar aku akan kembali" ucap Glorria sambil berlari naik kelantai atas untuk mengambil ala makeup Annabella, karena dia akan kembali merias wajah Alexander dan ke-tiga Unclenya.
Tidak lama kemudian Glorriapun kembali turun dengan membawa tas makeup, ia kembali mengumpulkan pria yang bertubuh kekar, Glorria mulai merias wajah Alexander satu persatu dia merias wajah wajah pria bertubuh kekar hingga persis menyerupai layaknya seorang perempuan.
Acara ulang tahun Glorria banyak dihadiri orang-orang penting, termasuk para tetua klan ikut hadir, karena Annabella dan Alexander sekalian memberi pengumuman kepada seluruh sahabat dan kerabatnya jika putri mereka telah kembali. Dallen ikut bahagia melihat Glorria sudah mendapatkan apa yang selama ini tak mampu ia berikan kepada Glorria.
Setelah acara ulang tahun Glorria selesai, merekapun segera kembali kerumah megah Annabella, begitupun dengan Maicon dia masih betah tinggal dirumah Annabella karena ada Glorria yang membuat dirinya betah.
Dallen dan Drak berada dalam satu mobil Annabella dan Alexander, sedangkan Maicon dikawal oleh Aiken dan Arno dalam satu mobil yang berada dengan Alexander.
Diawal perjalanan tak ada halangan sama sekali, mobil milik para anak buah Annabella berjalan lebih dulu, sedang mobil yang ditumpangi Annabella dan Alexander berada ditengah-tengah, dan mobil yang dinaiki Maicon berada dibelakang mobil Annabella.
__ADS_1
Mobil para anak buah Annabella dan Alexander tiba-tiba terhenti dijalanan yang sepi, sehingga mobil yang di naiki Annabella dan Alexanderpun ikut tehenti.
Begitupun dengan mobil Maicon yang ada dibelakang, "ada apa ini Drak? coba kau pastikan ada apa dengan mobil mereka?" Tanya Annabella kepada Drak.
Mobil Annabella hanya terdiam ditempat dan tak bisa kembali untuk mundur, karena jalanan hanya satu arah dan hanya mampu dilalui satu kendaraan.
Tiba-tiba beberapa mobil dari arah belakang mereka menghadang dengan begitu banyaknya.
"Dallen cepat bawa Glorria keluar!" Teriak Annabella kepada Dallen, karena Annabella sudah bisa melihat dengan mobil-mobil yang yang berhenti mendadak dibelakang mobilnya, bahkan dengan para penumpangnya sudah berhamburan keluar dari dalam mobil mereka masing-masing, memburu kearah mobil yang dinaiki oleh Annabella dan Maicon.
Dengan sigap Dallenpun keluar dengan membawa Glorria keluar dari dalam mobilnya,
sedangkan Arno dan Aiken yang ada dibelakang mobil Annabella, mereka juga telah keluar untuk membantu Maicon, dengan terengah-engah Annabella berusaha keluar dari dalam mobilnya yang dibantu oleh Alexander dan Drak.
Baru saja Annabella keluar dan menjauh dari dalam mobilnya, sebuah bazooka telah menyerang mobilnya, hingga ledakanpun terjadi dari mobil milik Annabella, dengan penerangan yang seadanya, Drak berusaha menembak kearah lawannya, tak ia ketahui siapa musuh mereka yang telah menyerang mereka. Alexander dan Drak membawa Annabella masuk kedalam hutan yang berada tepat dipinggir jalanan perbatasan.
Sedangkan Dallen ia berlari mengikuti arah Alexander dan Drak yang membantu Annabella, tiba-tiba Annabella meringis kesakitan karena menahan rasa sakit di bagian perutnya, hal itu membuat Alexander semakin panik.
Lima mobil anak buah Annabella dan Alexander menghadang para musuhnya, namun para anak buah Alexander dan Annabella kalah banyak, sehingga para anak buah Annabella dan Alexanderpun kewalahan menghadapi musuh mereka, hingga akhirnya para anak buah Annabellapun tewas ditempat dengan luka tembak dibagian tubuh mereka.
__ADS_1