
Althaf dan Xander yang ketakutan mereka berdua berlari terkocar-kacir memasuki rumah megah Bastev, dengan diikuti para anak buahnya, tanpa mereka ketahui jika Glorria sudah berada didalam rumah.
Karena Glorria dan Bastev serta Dezi dan Derral, sudah masuk lebih dulu melalui pintu rahasia.
Dorrrr.. Dorrrr.. Dorrr..
Glorria dia tersenyum menyeringai saat melihat Althaf dan Xander berlarian masuk, dan mencari tempat persembunyian mereka.
Glorria dia segera berdiri dari dan keluar dari tempat persembunyiannya, dia mulai beraksi Glorria menarik satu senjatanya dan satu pisau tajamnya, dengan kedua tangannya yang begitu super capat ia menggelinding tubuhnya sambil menembaki dan menggorok leher-leher para anak buah musuhnya
yang berusaha menyerang kearah dirinya.
Sedangkan Bastev, dia terus mengikuti setiap gerakan Glorria dengan mengarhkan kedua senjata miliknnya. Bastev tidak seperti Alexander yang tak bisa memberikan perlindungan terhadap istrinya Annabella, Bastev yang memiliki kemampuan sama hebatnya seperti Glorria. Ia akan selalu memberikan perlindungan terhadap Glorria istri tercintanya.
Dezi dan Derral, mereka berhasil menutup pintu rumah Bastev dari dalam dan mengurung Althaf dan Xander, yang berlindung dibalik para anak buahnya.
Sedangkan Glorria, dia berlari kearah pintu samping yang disusul oleh Bastev menuju halaman depan, untuk menyerang Baz dan Cedric kedua bodyguard Xander, yang menghadang para anak buah Bastev dan Willigeria.
Dorrrr... Dorrrr..
Bastev menarik tubuh seksi Glorria karena salah satu anak buah musuhnya hampir saja akan berhasil menembak Glorria.
"Terimakasih Bastev suamiku sayang, besok malam kamu mendapatkan jatah 3 rode." Ucap Glorria sambil kembali melakukan perkelahiannya dengan para anak buah Althaf, yang berusaha menghadang dirinya.
"Owhhh oke sayang aku tunggu janjimu besok malam." Teriak Bastev menjawab ucapan Glorria.
__ADS_1
Bastev begitu senang mendengar akan mendapatkan jatah diatas ranjang sebanyak tiga rode, hingga dia semakin bersemangat menembakkan kedua senjatanya.
Dengan begitu cepatnya Glorria belari menghampiri Cedric, yang sedang sibuk mengisi amunisi senjatanya.
"Hiattttt!!"
Bughhh.. Bughh..
Tubuh tinggi besar Cedric hampir saja tersungkur akibat pukulan dari Glorria, yang secara tiba-tiba melayangkan tendangannya.
Belum sempat ia mengisi amunisi senjatanya malah senjata miliknya, terlepas dan terlempar dari tangannya dengan cukup jauh.
Dengan cepat Cedric segera berdiri kokoh menghadap Glorria yang sudah siap menghadang dirinya, ia tersenyum saat melihat wajah cantik Glorria dan tubuh seksinya, Cedric menatap tajam kearah Glorria dari ujung ke ujung.
Bastev yang melihat tubuh Glorria istrinya ditatap oleh pria lain selain dirinya, ia begitu geram dengan cepat Bastev menyeruduk tubuh tinggi besar Cedric, hingga keduanya terjatuh dan tersungkur.
Sedangkan Glorria yang masih berdiri ditempat yang sama, dia tersenyum dan geleng-geleng kepala melihat kelakuan Bastev yang cemburu terhadap anak buah musuhnya.
Tanpa Glorria ketahui dengan tiba-tiba Baz menyerang Glorria yang tak melihat kedatangan Baz, tubuh Glorria pun terdorong hingga terjengkang kebelakang akibat mendapatkan pukulan dari Baz.
Dengan cepat Glorriapun kembli menegakkan tubuhnya, dan ia kembali berdiri dengan kokoh menatap kearah Baz yang tersenyum sinis kearahnya.
"Ayo lawan aku perempuan cantik.."
"Hiattttt!!!" Bughhh.. Bughhh.. Bughhh..
__ADS_1
"Heyy! pria brengsek jangan sesekali kau menyebut istriku cantik, dasar kau pria jelek rasakan ini!!"
Bastev kembali menyeruduk tubuh besar Baz, sehingga membuat tubuh Baz kembali terjatuh dan tersungkur. Karena diseruduk oleh Bastev, Bastev pun kembali bangkit dari jatuhnya dan ia segera menaiki tubuh besar Baz dari atas.
Bughhh... Bughhh... Bughhh..
Bastev terus melayangkan tinjunya kearah wajah Baz, hingga membuat Baz gelagapan Cedric yang melihat temannya sedang dihajar oleh Bastev. Dia segera berlari dan melayangkan tendangannya kearah kepala Bastev.
"Siattt!!!"
Bughhh.. Desss.. Bughh.. Desss..
"Aarghhh!!!!"
Cedric berteriak karena tendangannya telah berhasil ditangkap oleh Glorria, yang tidak dia ketahui kalau Glorria memburu kearahnya. Dengan kekuatan dan kecepatan gerakan Glorria, dia berhasil menangkap kaki kanannya Cedric dan mematahkannya.
Dengan terpincang-pincang Cedric kembali melayangkan pukulannya kearah wajah Glorria, namun lagi-lagi pukulannya memakan angin dan dia sendiri yang mendapatkan pukulan balik dari Glorria.
Dengan sigap Glorriapun menarik tangan kekar Cedric, dan ia Lang mengangkat tubuh besar Cedric tinggi-tingi yang menurutnya sangatlah enteng sekali.
Sedangkan Baz dan Bastev yang sedang baku hantam, dia terkejut melihat Glorria begitu kuat mengangkat tubuh besar Cedric dengan begitu mudahnya.
"Ihaaaa!! Istriku hebat sekali, lihtlah dia super hero apa kau bisa melihatnya pria jelek." Teriak Bastev, Baz melongo dan menelan salivanya melihat Glorria dengan begitu lincahnya, bertarung melawan Cedric sahabatnya.
"Hiattttt!!" Bughhh.. Bughh.. Bughh..
__ADS_1
Glorria dia terus membanting tubuh besar Cedric kesembarang arah, hingga membuat Cedric merintih menahan rasa sakit dibagian pinggangnya.