
Alejandro tak bisa menyembunyikan perasaan hatinya terhadap Annabella, akhirnya Alejandropun tertidur disamping Annabella.
Keesokan harinya Alejandro dia sudah terbangun dari tidurnya dan segera bersiap-siap untuk berangkat kekantornya. Sedangkan Annabella ia masih tertidur lelap didalam kamarnya Alejandro, Alejandro sendiri dia tak berani untuk membangunkan Annabella yang masih tertidur.
Akhirnya Alejandropun berangkat tanpa berpamitan kepada Annabella.
Sedangkan Qiara yang baru saja kembali ke Australia, ia mendatangi apartemen Alejandro tanpa sepengetahuan Alejandro. Setibanya diapartemen Alejandro Qiara langsung masuk kedalam kamar Alejandro, dan benar saja apa yang ia curigai selama ini jika perubahan Alejandro terhadapnya karena ada perempuan lain selain dirinya.
Qiara dia terperanjat kaget saat melihat ada perempuan lain didalam kamar Alejandro kekasihnya. "Heyy! perempuan ****** bangun kau! Apa yang kau lakukan dikamar kekasihku hahh?!" Seru Qiara.
Dia berteriak dan menarik selimut tebal yang membungkus tubuh Annabella, dengan begitu kasar dia menariknya .
Annabella dia terjingkrat kaget saat ia mendengar teriakkan dari Qiara yang memaki-maki dirinya. Qiara menghampiri Annabella dan menjambak rambut panjang Annabella.
Namun dengan sigap Annabella menangis tangan Qiara dan ia memutarkannya dengan begitu kuat. "Jangan coba-coba kau menyentuh kepalaku perempuan manja! Aku tidak takut padamu, jika kedua tanganmu tak ingin ku patahkan" Annabella balik membentang Qiara.
Qiara meringis kesakitan akibat kedua tangannya diputar oleh Annabella "Hahaha kau tidak tahu siapa aku perempuan ******! Harus kau ketahui kalau aku adalah seorang anak dari Mafia, kau sudah berani menyakitiku dan kau berani akan merebut kekasihku, maka seluruh anak buahku akan segera melenyapkanmu hahaha!!" Teriak Qiara sambil tertawa menyeringai.
Tanpa Annabella sadari tiba-tiba 5 orang pria datang dan masuk kedalam apartemen Alejandro, dengan cepat Annabella pun mendorong tubuh Qiara, hingga dia terjungkal kedepan.
Annabella berlari keluar dari dalam kamar Alejandro dan meninggalkan Qiara, yang masih terjatuh dibawah lantai "tangkap perempuan ****** itu jangan biarkan dia lolos!!" Teriak Qiara sambil mengunjuk kearah Annabella yang berlari keruang tengah.
Kelima pira tinggi besar itu pun mulai mengepung Annabella dari berbagai arah, yang sudah berada diruangan depan.
__ADS_1
Sedangkan Alejandro yang sudah berada di kantornya, kini ia sudah berada didalam ruangannya. Tiba-tiba hatinya teringat akan ciuman semalam dengan Annabella.
Tanpa pikir panjang lagi Alejandro segera mengabil ponsel miliknya ia berniat untuk melihat kegiatan Annabella, didalam apartemennya melalui rekaman CCTV yang telah dipasangnya.
Namun saat rekaman CCTV itu diputar betapa terkejutnya Alejandro, saat ia melihat Annabella yang sedang bertarung dengan kelima pira yang tak asing dimata Alejandro, yang tak lain mereka adalah para anak buah Qiara.
Dengan cepat Alejandro pun berlari keluar dan ia segera naik kedalam mobilnya untuk kembali apartemennya. Qiara dia tidak tahu siapa sebenarnya Annabella, Annabella dia menerjangkan kedua kakinya, kearah para anak buah Qiara yang berusaha akan mencelakai dirinya.
Meskipun Annabella hanya seorang diri tapi dia tidak gentar ataupun takut dengan kelima pria yang ada dihadapannya, para anak buah Qiara mengarahkan senjatanya kearah Annabella, namun bukanlah Annabella jika ia tak bisa melawan ke-lima pria tersebut.
Meskipun ini adalah kali pertamanya pertarungan Annabella melawan musuhnya, namun jangan ditanya darah dari seorang Mafia mengalir kuat ditubuh Annabella.
Dorrrr... Dorrr.. Dorrr...
Namun sayang tembakan dari para anak buah Qiara tak ada yang tepat sasaran, anehnya bukan Annabella sendiri yang terkena tembakan tersebut, tapi malah kelima anak buah Qiara sendiri yang tertembak dengan timah panas mereka sendiri, hanya dengan hitungan detik para anak buah Qiara sudah tergeletak begitu saja diberbagai arah.
Dengan sigap Annabella menendang pintu apartemen dan dia keluar dari dalam apartemen Alejandro, ia berlari begitu kencang menuju luar.
Sesampainya didepan jalan besar Annabella pun segera memberhentikan salah mobil, dan masuk kedalam salahsatu pengendara mobil yang tak ia kenalinya. Pemilik mobil hanya tersenyum dan terdiam melihat Yohana tanpa seijinnya masuk. "Nona mau kemana apa saya bisa membantu Anda.?" Tanya pria itu
"Owh iya antarkan aku ke Armidale cepat!" Pinta Annabella, sang pemilik mobil pun segera melajukan mobilnya menuju Armidale yang tak begitu jauh dengan posisinya saat ini.
Sedangkan Alejandro yang baru saja tiba diapartemennya, ia begitu terkejut melihat kelima anak buah Qiara sudah tergeletak dan tak bernyawa lagi didalam apartemennya.
__ADS_1
Qiara yang ketakutan dia keluar dari tempat persembunyiannya, dan segera menghampiri Alejandro yang sudah berada diruang depan. "Alejandro hiksss hiksss untung saja kamu segera tiba, lihatlah apa yang sudah dilakukan oleh perempuan ****** itu. Dia hampir saja membunuhku Alejandro kamu harus menangkap perempuan itu dan menghukumnya." Rengek Qiara dengan manja.
"Sudah diam kamu Qiara! Dan cepatlah pergi dari apartemenku " Alejandro berpura-pura tidak mengetahui apa yang terjadi sebenarnya dihadapan Qiara, padahal dia sudah melihat semuanya kalau penyebabnya adalah Qiara da anak buahnya.
Alejandro, dia segera menghubungi para anak buahnya untuk membereskan semua mayat-mayat yang tergeletak dilantai apartemennya.
Qiara pun segera pergi meninggalkan apartemen Alejandro, dengan perasaan kesalnya karena Alejandro tidak menghiraukan aduan nya.
➡️➡️
Annabella yang baru saja tiba di hotel mewah milik kedua orangtuanya, ia berjalan masuk dengan mengenakan pakaian tidurnya. Sontak saja penjaga hotel yang mengetahui jika Annabella adalah pemilik hotel tempat mereka bekerja, mereka menundukkan kepala mereka kearah Annabella.
Meskipun Annabella sangat jarang kehotel miliknya itu namun para menjaga hotel tersebut sebagian sudah mengetahui dan mengenal Annabella, Annabella berjalan masuk dengan wajah bantalnya.
GUBRAKKKK...
"Awwww... Hey!! Pengemis kalau jalan lihat-lihat, dan untuk apa kau masuk kedalam hotel mewah ini hahh?! Disini bukanlah tempatmu untuk meminta-minta mengerti" Annabella dia tersenyum kearah perempuan yang ditabraknya dan tak berhenti memaki-maki dirinya.
Perempuan tersebut yang tak lain sekertaris Darren yang baru beberapa bulan bekerja dihotel Annabella. Sekertaris itu tidak mengetahui jika yang dimaki-makinya adalah pemilik hotel dimana dirinya bekerja saat ini, Annabella dia tak menghiraukan celotehan sekertaris Darren yang tak mengetahui dirinya.
Annabella dia kembali berjalan namun dengan begitu kasarnya sekertaris itu menarik bahu Annabella, dan terus meneriaki Annabella dengan kata-kata kotornya.
Sontak saja para pekerja dan pengunjung hotel Annabella, menoleh kearah suara perempuan itu yang masih memegangi tangan Annabella. Semua orang yang ada didalam hotel itu menatap kearah keduanya yang sedang ribut. "Penjaga penjaga! cepat bawa keluar pengemis ini, kenapa kalian biarkan dia masuk hahh." Perempuan itu kembali berteriak memanggil para penjaga hotel.
__ADS_1