
Tidak lama kemudian Annabellapun kembali turun kebawah menghampiri Dallaen yang menggendong Glorria,
"Dallen ayok cepat kita pergi kearah Utara disana banyak pemukiman warga, dan aku yakin disana ada jalan yang bisa kita lalui untuk menuju kerumahku" uajr Annabella dengan senyumannya, Dallenpun menganggukkan kepalanya dan ia berjalan mengikuti Annabella, setelah beberapa jam berjalan kaki Annabella dan Dallen, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan penampakan beberapa mobil yang terparkir dijalanan setapak, Annabella segera mendekati mobil-mobil yang ada sebrang jalan tersebut.
"Drak..!! teriak Annabella sambil berlari kearah Drak beserta anak buahnya, kedua mata Drak terbelalak ketika ia melihat Annabella dan Dallen menghampiri dirinya, "nona apa ini benar-benar anda? Owh Tuhan syukurlah anda baik-baik saja nona" ucap Drak dengan senyuman, karena dia senang melihat Annabella dan Dallen dalam keadaan baik-baik saja, Drakpun segera menghubungi Jack yang berada tak begitu jauh dari posisinya.
"Tuan Jack kami telah menemukan nona Annabella dan Dallen" setelah memberitahukan Jack, tidak berselang lama beberapa mobilpun datang tak lain itu adalah Jack dan para anak buahnya, Jackpun segera keluar dari mobilnya, dan ia berlari menghampiri Annabella dan merekapun saling merangkul penuh haru.
Jack melihat kearah bayi kecil mungil yang berada dalam gendongan Dallen, Ia pun segera mengambil dan menggendongnya, "Annabella apa ini bayimu? Cantik sekali dia, siapa namamu sayang muchh.." Jackpun berkali-kali melayangkan ciumannya dipucuk kepala Glorria.
Setelah berhasil menemukan keberadaan Annabella dan Dallen, akhirnya mereka semua pun kembali masuk kedalam mobil, Annabella dia satu mobil bersama Jack, sedangkan Drak ia satu mobil dengan Dallen yang menggendong Glorria.
"Jack bagaimana dengan rumahku apa semua sudah kembali seperti semula?" tanya Annabella kepada Jack "sudah Annabella kamu tenang saja, Paman Dejan sudah memperbaikinya, bahkan sudah jauh lebih bagus sekarang, dan itu semua berkat Paman Dejan kita sangat berhutang dengannya Annabella." tutur Jack memuji akan Dejan yang sudah memperbaiki rumah Annabella.
"Apa Paman Dejan!" Tanya Annabella sambil mengepalkan kedua tangannya, karena ia kembali teringat akan pembicaraan Dejan dan Karel yang sempat ia dengarnya dan bekerja sama, "Jack apa Paman Dejan sekrang masih berada dirumahku?" tanya Annabella penuh selidik
"ya tentu masih ada dirumahmu Annabella, karena kalau tidak ada dia apa yang bisa kita lakukan, dia ikut sangat tahu banyak dengan wilayah ini jadi dia pasti akan ada terus dirumahmu, sampai kita kembali ke Paris nanti." jawab balik Jack "terus apa Paman Dejan tahu jika kau sedang mencariku hari ini?" tanya Annabella
"Iya dia mengetahui semuanya Annabella, memangnya kenapa? Sepertinya kamu begitu mencurigai Paman Dejan, ada apa denganmu Annabella apa kamu mengetahui sesuatu?" tanya balik Jack kepada Annabella penasaran "Tidak apa-apa Jack, tolong isi amunisi senjataku dan bersiap-siap lah karena kita akan segera kedatangan tamu kita kembali, beri tahukan Drak dan yang lainnya." ucapan Annabella membuat Jack bingung.
Karena Annabella tidak memberitahukan Jack, akan pengkhianatan yang dilakukan oleh Paman Dejan, stelah beberapa jama dalam perjalanan kini Jack dan Annabellapun sudah tiba dirumahnya.
Jack dan Annabella beserta yang lainnyapun turun dari dalam mobilnya, Annabella yang sudah memiliki firasat jika situasi tidak akan baik-baik saja. Annabellapun berjalan menghampiri Dallaen yang baru saja akan keluar dari dalam mobil, "Dallen kau disini saja tidak perlu ikut turun dan ambil ini, ingin pesan ini Dallen jika terjadi apa-apa denganku aku pergi dari wilayah ini mengerti." ucap Annabella sambil memberikan senjata dan kalung kepada Dallen, yang tertuliskan nama dirinya kepada Dallen.
"Dallen, jaga baik-baik Glorria untukku dan peganglah ini." Annabellapun mengelus lembut kepala bayinya dan menciumnya, setelah memperingati Dallen Annabellapun
berjalan masuk kedalam rumahnya, sesampainya didalam rumah Annabella langsung mencari keberadaan Paman Dejan.
Namun ternyata Dejan sudah tak ada didalam rumah Annabella, Annabella kembali melihat kedalam rumah namun sama keadaan rumah sangat dan kosong tanpa penghuni. Annabellapun menghampiri Jack, "Jack seberapa banyak anak buah kita?" Tannya Annabella "tidak begitu banyk Annabella karena aku tidak membawa mereka semua" jawab balik Jack
dengan perlahan Annabella mengintip kearah jendela rumahnya karena feelingnya merasakan akan ada sesuatu, "ada apa denganmu Annabella? Kenapa mau terlihat cemas seperti itu?" tanya Jack penasaran melihat ekspresi Annabella yang terlihat berbeda. "Bersembunyilah Jack kita sudah dijebak!!" Teriak Annabella kepada seluruh anak buahnya, karena ia berhasil melihat beberapa anak buah Karel bersembunyi dibalik halaman rumahnya
Baru saja selesai berucap, tiba-tiba suara tembakan terdengar dari arah luar akhirnya baku tembakpun terjadi. Dengan begitu gesitnya Annabella langsung mengarahkan senjatanya kearah para musuhnya, yang berada diluar rumahnya, begitupun dengan Drak dan juga Jack.
Sedangkan Dallen yang melihat peperangan antara tuannya dan pihak musuh, ia hanya bersembunyi melindungi bayi kecil Annabella yang sedang tertidur lelap dalam gendongannya. Dallen tidak melepaskan gendongannya, ia berpindah ke jok pengemudi untuk bersiaga jika terjadi sesuatu kepada pemimpinnya.
Annabella melihat kearah halaman rumanya terdapat Paman Dejan dan Karel, yang baru saja turun dengan membawa para anak buah tambahan mereka. Drak tepat berada disamping Annabella, sedangkan Aiken ia berada di samping Jack. Annabella ia berlari kearah pintu samping dengan tujuan ia akan menghabisi Dejan dan Karel, setelah berhasil berlari kearah pintu samping Annabella kembli berlari kearah luar, saat Drak akan mengikuti Annabella, Drak sudah dihadang oleh beberapa anak buah Karel.
__ADS_1
Dengan gerakan cepatnya Annabellapun sudah berhasil menebas dan mematahkan leher Paman Dejan dengan sadis, seketika Paman Dejanpun tewas ditangan Annabella. Posisi Annabella saat tak jauh dengan posisi Karel, Annabellapun segera menoleh kearah Karel dengan senyuman getirnya.
Karel yang melihat keberadaan Annabella yang tak jauh darinya, ia berlari terkocar-kacir menuju mobilnya ia segera membuka pintu mobilnya sambil menekan tombol bantuan dari pamannya.
Namun dengan gerakan cepat Annabella mengejar Karel, secepat kilat Annabella berhasil menarik kedua tangan Karel lalu ia menghantamnya tanpa ampun. Beberapa tembakan terus mengarah ke arah Annabella, yang sedang menghantam Karel.
Dorr.. Dorr.. Dorrr!!..
Aarghh..!!
Annabella mengerang kesakitan akibat tembakan mengenai tubuhnya,
Annabellapun melepaskan kan tubuh Karel begitu saja. Tubuh Annabella mulai kehilangan keseimbangan karena ia sudah tertembak oleh pihak musuh. Drak yang melihat Annabella tertembak ia berteriak, Drak berusaha menghadang para musuhnya agar dia segera menolong Annabella, Annabella dengan pandangannya yang sudah mulai gelap dengan cepat ia menembak kepala Karel, yang berusaha beranjak dari posisinya dan siap untuk melarikan diri.
Dorrr.. Dorrr..
Tubuh Karelpun seketika ambruk dan tewas ditangan Annabella, dengan luka tembak dibagian kepalanya.
Tiba-tiba dari halama belakang Paman Karel datang dengan para anak buahnya yang begitu banyak, dan mereka kembali menyerang para anak buah Annabella.
Sedangkan Annabella ia ambruk ditempat tanpa sadarkan diri, akibat luka tembak yang didapatinya. Dark berlari menghampiri Annabella yang sudah tergeletak ditahan, dengan darah terus mengalir dari bagian tubuhnya. Dengan cepat Drak menggendong tubuh Annabella dengan perasaan pilu.
Jack dan Aiken yang melihat kearah Drak yang sedang menggendong Annabella, dengan darah Annabella terus menetes dari tubuhnya. Jack yang melihat hal itu segera bergegas menghampiri Drak, lalu ia mengambil alih menggendong tubuh Annabella.
Sedangkan Dallen ia masih menunggu teman-temannya dan tuannya, namun apa yang terjadi. Beberapa pihak lawan mengarahkan senjatanya bazooka tepat kedalam rumah Annabella, sehingga suara ledakanpun terdengar begitu nyaring.
Seketika itu pula rumah Annabellapun sebagiannya roboh dan hancur berkeping-keping, tak hanya sampai disitu saja, tembakan dari senjata bazooka juga mengarah kearah mobil-mobil yang terparkir dihalaman rumah Annabella dan membuat ledakan tak bisa terelakan lagi.
Dallen yang berada didalam mobil dengan bayi Annabella, ia sudah ketar-ketir Dallenpun membuka pintu mobilnya dengan pelan, namun saat Dallen akan keluar, ia sudah dihadang oleh salah satu anak buah musuhnya yang berhasil melihat keberadaan dirinya yang sedang bersembunyi didalam mobil.
Alhasil baku hantam antara Dallen musuhnyapun terjadi, musuh Dallen berusaha merebut Glorria dari gendongan Dallen, sehingga jaket yang menyelimuti tubuh mungil Glorriapun ikut terjatuh bersama dengan anak buah Karel. Dengan cepat Dallen mendorong musuhnya hingga tersungkur kedalaman mobil dengan posisi masih memegang jaket milik Dallen, dengan cepat Dallenpun mengambil senjata yang diberikan Annabella kepadanya lalu ia menembak kepala musuhnya hingga tewas didalam mobil, setelah berhasil membuat musuhnya tewas Dallenpun menutup pintu mobil itu.
Dallen berjalan dengan mengendap-ngendap agar tak terlihat oleh para musuhnya, baru saja Dallen menjauh dari mobil tersebut tiba-tiba mobil itu meledak mebuat tubuh Dallen terpelanting jauh. Tubuh Dallen mendapatkan luka bakar namun tak seberapa parah, Ia melihat bayi yang di gendongnya terbangun namun tidak menangis. Dallen kembali bangkit dan berlari, namun keberadaannya telah diketahui oleh para anak buah lawannya dan akhirnya Dallenpun kembali dikejar, Dallenpun kembali berlari sekencang mungkin menyusuri rumah-rumah para warga Belanda.
Sedangkan didalam rumah Drak berhasil merebut senjata bazooka pihak lawannya, dan Drakpun berbalik menembakkan bazookanya kearah para musuh-musuhnya. dan ia berhasil membuat para musuhnya tewas tak terkecuali paman Karel, yang tak tahu entah kemana perginya, ledakan terus terjadi hingga menimbulkan kobaran api yang cukup besar Drak beserta yang lainnya berhamburan keluar.
Setelah berhasil membuat para musuhnya tewas dan sebagainya kabur, Jack dan Drakpun segera membawa Annabella kerumah sakit untuk memberikan pertolongan, sedangkan Aiken dan para anak buah Annabella lainya yang tersisah, berusaha keras mencari keberadaan Dallen dan bayi Annabella, Aiken teringat akan mobil yang terakhir ditumpangi oleh Dallen.
__ADS_1
Aiken berlari kearah mobil dimana Dallen berada, Aiken melihat ada mayat dengan luka bakar yang cukup parah akibat ledakan dari mobil, Aiken langsung berteriak histeris melihat mayat dengan luka bakar yang cukup parah dan keadaan wajannya yang hancur tak bisa dikenali lagi.
Aiken terus berteriak histeris melihat mayat didalam mobil yang dia pikir jika mayat itu adalah mayatnya Dallen, para anak buah Annabella ikut menghampiri dan seketika mereka ikut menundukkan kepalanya, dengan cepat Aikenpun memberikan kabar yang dilihatnya kepada Jack dan Drak yang berada di rumah sakit.
Aiken yang di bantu para anak buah lainnya segera menguburkan mayat yang dikiranya adalah Dallen, dan membereskan semua mayat-mayat yang tergeletak begitu saja ditanah.
Sedangkan Dallen yang masih dalam kejaran para anak buah musuhnya, ia berlari sekencang mungkin hingga ia melihat ada sebuah transportasi umum yang sedang melaju tak terlalu kencang, dengan cepat Dallenpun berlari dan loncat menerobos masuk kedalam mobil transportasi melalui pintu belakang ia terus masuk kedalamnya hingga berada disamping sang sopir, sehingga para anak buah Karel kehilangan jejak Dallen.
Stelah beberapa jam dalam perjalanan, Dallen tak kunjung keluar dari dalam mobil transportasi itu, sehingga sang sopirpun kesal dan menegurnya.
"Tuan perjalanan kami sudah berakhir sampai disini tuan, silahkan anda turun dan bayar terlebih dahulu tuan" bentak sang sopir kepada Dallen, Dallen yang tak memiliki uang sepeserpun, ia mengambil senjatanya lalu menodongkannya kearah sang sopir "jangan banyak bicara kau jika kau masih ingin hidup, cepet berikan aku sedikit uang untuk membeli susu anakku!!" bentak Dallen kepada sang sopir.
"Ba.. baik tuan, silahkan anda turun" jawab sang sopir ketakutan, sang sopir memberikan beberapa lembar uang kepada Dallen dan berlalu pergi karena ketakutan.
Setelah tiga hari dirawat dirumah sakit Belanda, Annabella keadaannya begitu memburuk, hingga akhirnya Jack dan Drak beserta Aiken dan para anak buahpun memutuskan untuk kembali ke negara Paris.
Annabellapun kembali mendapatkan perawatan khusus dirumah sakit Paris dengan dokter pribadi Mikael Muller, setelah mendapatkan beberapa operasi pengangkatan peluru yang bersarang dibagian dada dan perut Annabella.
Kini keadaannya sudah mulai setabil meskipun masih dalam keadaan koma, sedangkan Jack dan Drak dengan silih berganti mereka masih setia menunggu Annabella dirumah sakit.
Jack sengaja tidak memberitahukan kepada klan mereka jika kondisi Annabella dalam keadaan koma.
Hari-hari telah berlalu telah dilalui oleh Dallen dengan membawa Glorria, kini Dallen sudah mendapatkan tempat tinggal dirumah kosong yang berada dipinggir ladang, yang tak jauh dari pemiliknya yang bernama nenek Gwen. Dallenpun telah di perbolehkan untuk bekerja mengurus sapi-sapi milik nenek Gwen, ia berusaha keras mengurus Glorria yang semakin hari semakin lucu dan menggemaskan. Dengan penuh perhatian nenek Gwen selalu memberikan bahan makanan dan pakaian untuk Dallen dan Glorria, begitupun dengan susu Glorria tidak pernah kekurangan.
Sedangkan Annabella setelah mendapatkan perawatan khusus, kini Annabella sudah siuman dari komanya, namun keadaan Annabella masih belum pulih seutuhnya.
Annabella masih banyak terdiam akibat luka tembak yang didapatnya, hingga membuat sebagian urat syarafnya mengalami kerusakan.
Dengan keadaan Annabella yang sekarang, ia juga tidak menanyakan keberadaan Glorria anaknya, meskipun kondisi Annabella sudah berangsur-angsur membaik, namun ia masih tetap sama hanya terdiam didalam kamarnya tak pernah mau berbicara sedikitpun.
Jack sudah sangat jenuh dan kesal melihat Annabella tak kunjung sembuh, akhirnya Jackpun meminta Drak agar mencarikan seorang psikiater untuk Annabella "tuan seorang psikiater untuk nona Annabella telah tiba" ujar Drak memberitahukan Jack
"Baiklah, biarkan dia masuk dan bawa keruangan Annabella, tapi kau pantau terus jangan sampai lepas dari pengawasanmu Drak, hari ini aku akan berangkat ke Eropa tolong kau jaga Annabella, beritahukan aku jika ada perubahan kepadanya." Ujar Jack dan berlalu pergi
Drakpun hanya menganggukan kepalanya, dengan semua perintah dari Jack. Setelah kepergian Jack, Drak segera memanggil seorang psikiater itu untuk masuk kedalam kamar Annabella, "siapa nama anda tuan?" tanya Drak kepada seorang psikiater yang baru tiba.
"Nama saya Ramond.." Jawab balik dokter psikiater tersebut, yang akan menangani Annabella.
__ADS_1
"Oke baiklah tuan Ramond, kami akan memberikan surat kontrak untuk anda jika anda bersedia, silahkan anda bisa tanda tangani langsung kontrak kerja ini, jadi didalam kontrak ini, kami akan mengontrak jasa anda selama enam bulan, dan anda diharuskan tingal dirumah ini, jika ada perubahan terhadap pasien, maka kami akan memperpanjang masa kontrak anda. Namun jika selama enam bulan tak ada perubahan maka kami akan menghentikan kontrak kerja anda bagaimana tuan Ramond?"