
Annabella dan kedua saudara susunya telah tiba di kediamannya Italia, kepulangan Annabella disambut oleh Glorria dan juga Bastev kedua orang tuanya. Kepulangan Annabella dan kedua saudara susunya yang tidak diketahui oleh Glorria dan juga Bastev, membuat Augusto dan juga Angela begitu senang menyambut kedatangan kakak-kakak sepupu mereka.
Apa lagi Glorria tak henti-hentinya dia menangis dan merangkul Annabella anak gadisnya, yang kini sudah menjelma menjadi gadis yang sangat cantik dan sudah kembali bisa melihat seperti sedia kala. Kebahagiaan Glorria dan Bastev tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata melihat putra-putrinya sudah kembali dan tumbuh dewasa.
Glorria begitu senang karena annabella sudah kembali bisa melihat dunia, "ya Tuhan terima kasih engkau telah mengembalikan Putri cantikku, dan mengembalikan penglihatannya seperti sedia kala bisa melihat dunia ini." Ujar Glorria dengan lirih sambil memeluk erat ketiga anak-anaknya.
Di kediaman Glorria terasa sangat ramai oleh kepulangan ketiga anak-anaknya, apalagi Angela dan juga Augusto begitu antusias menyambut kepulangan ketiga kakak-kakaknya.
__ADS_1
"Apa kalian tidak menemui kakak kalian Sander di Australia?" Tanya Glorria kepada ketiga anak-anaknya, Annabella dan juga kedua saudara susunya menggelengkan kepala mereka dengan pertanyaan Glorria, kepada mereka yang menanyakan mengenai keberadaan Sander.
"ya Tuhan kenapa kalian tidak menemui kakak kalian? Sekarang kakak kalian sudah menjadi seorang dokter bedah, lalu apa selama kalian di sana kalian sering menghubunginya" tanya lagi Glorria kepada ketiga anak-anaknya.
Dengan bersamaan pula Annabella dan kedua saudaranya pun kembali menggelengkan kepalanya, karena selama ini mereka memang sangat jarang sekali berkomunikasi dengan Sander kakak mereka.
Glorria menghela nafasnya dalam-dalam melihat kelakuan ketiga anak-anaknya yang berperilaku sama, "hemm kalian ini memang benar-benar, selama bertahun-tahun kalian sampai kuat tidak saling berkomunikasi dengan kakak kalian hemm, apa kalian tidak saling merindukan satu sama lainnya" ujar Glorria.
__ADS_1
"Kakak lihatlah aku punya sesuatu untuk kalian tirarang.." Augusto dia kembali datang dengan membawa beberapa bungkus mainan kanak-kanak, yang tak lain itu adalah oleh-oleh beberapa belas tahun silam, yang sengaja dia simpannya untuk ke-4 kakak-kakaknya.
Annabella dan kedua saudara susunya terkekeh melihat tingkah Augusto yang masih sama terlihat seperti anak kecil, Annabella dan juga Darren serta Aiden mendekat ke arah Augusto yang sedang sibuk membuka beberapa bungkusan yang berisikan mainan anak-anak tersebut.
Mereka semua mulai sibuk pembuka bungkusan mainan yang telah diberikan oleh Augusto beberapa tahun silam, Augusto pun langsung memberikan satu persatu mainan yang telah dia belikannya untuk ketiga kakak-kakaknya. Semuanya tertawa melihat kelakuan Augusto dan saudara-saudaranya, yang menerima masing-masing mainan anak-anak.
Glorria dan Deborah beserta yang lainnya pun ikut tertawa terbahak-bahak melihat kelakuan anak-anak mereka, "Mammy, Aunty maafkan aku karena aku tidak sempat berbelanja dan membawakan oleh-oleh untuk kalian, karena kepulangan kami sebenarnya tidak direncanakan. Tapi aku berjanji kepada kalian suatu saat nanti aku akan membawakan oleh-oleh yang banyak untuk kalian" ucap Annabella sambil tersenyum kearah kedua orangtuanya dan juga Aunty nya.
__ADS_1