KEJAMNYA MAFIA CANTIK

KEJAMNYA MAFIA CANTIK
Pulanglah nak


__ADS_3

Akhirnya Annabella pun menceritakan semua kejadian yang telah menimpanya selama 3 minggu kurang, kepada kedua saudara susunya dan juga Jonas pengawalnya. "Uncle Jonas tolong persiapkan semuanya kita akan kembali pulang ke Paris hari ini." Pinta Annabella kepada Jonas.


Darren dan Aiden saling menatap mereka tidak percaya jika Annabella meminta pulang dalam waktu cepat, dan itu bukan besok atau lusa tapi pada detik itu juga.


"Akhirnya kita kembali pulang Darren" ucap Aiden dengan begitu antusias, Aiden sudah sangat senang karena mereka akan pulang ke Paris. Tanpa mereka ketahui betul dengan keputusan yang Annabella ambil, padahal Annabella takut kalau Qiara dan para anak buahnya akan terus mencari keberadaan nya.


Buka hanya Qiara saja yang Annabella takuti, tapi Alejandro juga dia takut kalau Alejandro akan berhasil melacak identitas dirinya, yang selama ini sembunyikan nya rapat-rapat.


"Darren, Aiden kita tidak perlu memberitahukan Mammy dan Daddy kita, kalau hari ini kita akan kembali apa kalian mengerti? Aku ingin memberikan mereka sebuah kejutan dengan kedua mataku yang sudah bisa melihat" ujar Annabella berbohong.


"Tapi Annabella, apa kamu yakin akan kembali ke Paris siang ini, bukannya kamu ingin memberikan kejutan kepada Sander kakakmu." Tanya balik Aiden dan Darren.

__ADS_1


"Ya itu semua aku urungkan karena ada sesuatu yang lebih penting dari itu, ayo cepat siap-siap aku sudah malas berlama-lama di sini" ajak Annabella sambil beranjak dari tempat duduknya.


Jonas pun segera bangkit dan meminta sang pilot untuk bersiaga, agar mempersiapkan pesawat jet untuk kepulangan Annabella dan kedua saudaranya untuk penerbangan mereka ke Paris.


Kembali dengan Alejandro yang masih mencari-cari keberadaan Annabella, melalui rekaman SCTV yang terpasang di jalanan namun sayang ia tak menemukannya, Alejandro pun segera meminta rekaman CCTV yang terpasang didepan apartemennya kepada para petugas, dan ia melihat hari terakhir Annabella berada, namun ia kehilangan jejak Annabella saat Annabella pergi dan naik kedalam salah satu mobil yang kebetulan lewat.


Perasaan Alejandro begitu kalut dan sedih dengan kepergian Annabella, didalam apartemennya ia duduk seorang diri dengan perasaan sepinya. Di hatinya merasa ada sesuatu yang hilang, dia terus melenguh kebingungan harus kemana mencari sosok gadis cantik yang baru tiga Minggu dia kenalnya.


Hingga tanpa disadarinya ia tertidur dengan sendirinya, Alejandro tertidur begitu lelap dengan memeluk pakaian milik Annabella. Keesokan harinya Alejandro enggan beranjak dari tempat tidurnya, ia sudah tak bersemangat untuk berangkat kekantornya.


Namun tiba-tiba ponselnya berdering dengan malasnya ia mengambil benda pipih yang tergeletak begitu saja. "Hallo Mammy dan Daddy ada apa pagi-pagi sudah meneleponku?" Tanya Alejandro kepada kedua orang tua angkatnya Glorria dan Bastev.

__ADS_1


"Putra Mammy dan Daddy, sepertinya sudah malas menerima telepon dari kami. Ini sudah siang sayang bukan pagi lagi sebentar lagi sore hari ayo cepat bangun" ucap Glorria lewat sambungan teleponnya.


"Iya Mammy, aku baru saja bangun dan aku tidak melihat jam." Jawab Alejandro dengan malas.


"Heem, cepetlah bangun putra Mammy dan bersiap-siaplah sebentar lagi Unclemu tiba menjemputmu." Ucap Glorria


"Hahh? apa Mammy dan Daddy tidak salah berbicara, Uncle datang menjemputku." Pekik Alejandro dia tidak percaya jika kedua orang tua angkatnya akan menjemput dirinya.


"Tentu Mammy dan Daddymu tidak salah, cepatlah bersiap-siap dan ikutlah pulang dengan uncelemu, karena Mammy mempunyai kejutan untukmu sayang" ucap Glorria dan langsung mematikan sambungan teleponnya.


Begitupun denganAlejandro, dia menghela nafasnya dan mematikan ponselnya karena ia harus bersiap-siap untuk pulang kenegaranya, ia tidak bisa menolak keinginan kedua orangtuanya.

__ADS_1


__ADS_2