KEJAMNYA MAFIA CANTIK

KEJAMNYA MAFIA CANTIK
Pasukan Glorria siaga satu


__ADS_3

Sesampainya di markas Willigeria, Xander dan Althaf segera memberikan perintah kepada para anak buahnya untuk menerobos pintu gerbang markas milik Willigeria.


"Serang..!!!"


Teriakkan para anak buah Althaf dan Xander terdengar begitu kencang, dan mereka berhasil masuk kedalam markas Willigeria.


Namun mereka dibuat terkejut karena kondisi markas sudah kosong tanpa penghuni, hanya patung yang berjejer mengelabuhi mereka.


Althaf dan Xander begitu kesal dengan sasarannya yang tak didapatinya. Akhirnya mereka bergegas pergi menuju kediaman Willigeria, namun hal yang sama terjadi kediaman Willigeriapun kembali sepi tak berpenghuni. "****! Kita terlambat Xander sebaiknya kita segera ke Paris malam ini juga, sebelum Bastev melarikan diri. Kita selesaikan markas dan kediamannya Bastev saja." Ucap Althaf penuh emosi, Althaf dan Xander melanjutkan penerbangannya menuju Paris.


Sedangkan Glorria dan Bastev serta kedua pengawalnya dan para anak buahnya sudah bersiaga dikediaman Bastev dan markasnya. Tidak lama kemudian puluhan mobil tiba di kediaman Bastev, yang tak lain mereka adalah kelompok Willigeria dan para anak buahnya.


Bastev menyambut hangat kedatangan Willigeria.

__ADS_1


"Selamat datang tuan Willigeria, bagaimana apa malam ini anda sudah siap semuanya?"


Tanya Bastev


"Owh tentu nak Bastev, baru saja saya telah mendapatkan informasi dari para mata-mata saya, jika dua kelompok dari Althaf sedang menuju Bandara untuk kemari menyerang kita nak Bastev." Tutur Willigeria.


"Baiklah tidak jadi masalah kita akan sambut kedatangan mereka tuan Willigeria. Owh kenalkan ini istri saya Glorria Muller"


"Glorria Muller? Berarti ini putri dari Annabella?" Tanya balik Willigeria sambil tersenyum menatap Glorria.


"Owh iya tentu, dulu saya dulu pernah mendengar berita mengenai Nona Annabella yang memiliki seorang putrinya yang hilang, tapi saya tidak pernah mihat siapa dan seperti apa putrinya nyonya Annabella selama ini. Dan ternyata benar-benar luar biasa cantik melebihi ibunya nak Bastev, kamu sangat beruntung dengan memilikinya." Tutur Willigeria.


Akhirnya Bastev dan Glorria pun menceritakan semuanya tentang Nowela dan siapa Sander sebenarnya, terhadap Willigeria.

__ADS_1


"Jadi selama nona Glorria telah menolong putri saya? dan Sander adalah cucuku penerusku. saya sangat berhutang nyawa pada anda nona. Terimakasih atas semuanya nona Glorria, telah merawat Sander cucu saya, saya akan membalasnya semua kebaikan kalian." Ujar Willigeria.


Willigeria memeluk Bastev serta Glorria, ia begitu bahagia karena telah memiliki seorang cucu yang nantinya akan menjadi penerus dirinya, hingga tak terasa malam sudah semakin larut. Glorria dan Bastev serta yang lainnya keluar dari dalam rumah megahnya, Begitupun dengan markasnya telah mereka kosongkan.


Glorria dan Bastev serta yang laiannya bersembunyi di sekitaran rumanya, yang tak terlihat oleh pihak musuhnya beberapa seniperpun sudah di siapkan dan berjaga-jaga di atas gedung untuk memantau pergerakan para musuhnya.


Para seniper Glorria yang berada di atas gedung sudah mendapatkan titik dimana para musuhnya berada, "Nona besar para target sudah berada dititik wilayah kita Nona besar."


Jelas para anak buah Glorria.


"Baiklah kau incar beberapa sopir mobi paling depan dan belakang, incar anak buah mereka yang membawa senjata bazooka jangan sampai mereka mendahuluinya menembakkan bazookanya mengerti."


Ucap Glorria.

__ADS_1


Setelah mendapatkan perintah Glorria pun mematikan ponselnya dan kembali memberitahukan tim bazooka mereka. "Halo tim bazooka, sekitar lima  detik lagi kau arahkan bazookamu ke mobil-mobil paling depan." Ucap Dezi kepada tim bazooka.


__ADS_2