KEJAMNYA MAFIA CANTIK

KEJAMNYA MAFIA CANTIK
Annabella sudah sembuh


__ADS_3

Ramond yang mendengar penjelasan dari Drak pun menyetujui akan surat kontrak tersebut, setelah menyetujui perjanjian kedua belah pihak, Drak pun memberikan kamar untuk Ramond.


Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, Annabella ia masih seperti biasa dan belum pulih dari sakitnya. Meskipun saat ini ia sudah mendapatkan perawatan khusus dari dokter psikiater, namun sangat tidak mudah untuk masa penyembuhan Annabella.


Hari telah begitu bulan, dan bulanpun telah berganti tahun tidak terasa empat tahun sudah berlalu dilewati oleh Dallen, dengan mengurus Glorria putri dari Annabella dan Alexander. Yang hingga saat ini belum diketahui akan keberadaan Dallen dan Glorria oleh pihak Annabella, karena mereka beranggapan jika Dallen telah tewas pada penyerangan Karel beberapa tahun silam.


setiap pagi Ramond sudah berada didalam kamar Annabella untuk melakukan beberapa terapi, Ramond masih dikontrak untuk menjadi psikiater Annabella sampai sembuh total. Meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama dan panjang untuk menunggu Annabella sampai kembali pulih, namun dengan berjalannya waktu, kini keadaan Annabella sudah mulai membaik ia sudah mulai mau berbicara meskipun hanya satu dua kata saja.


Para ketua klan sudah mengetahui keadaan Annabella, mereka semua berharap kesembuhan Annabella agar cepat kembali menjadi pemimpin untuk mereka lagi, karena kekacauan sudah mulai mengancam klan mereka saat, yang telah dilakukan oleh Jack sendiri sehingga membuat beberapa tetua klan merasa ada yang tidak beres dengan apa yang dilakukan oleh Jack.


Dengan setianya Ramond mendampingi Annabella, meskipun Ramond memiliki niat terselubung dihatinya untuk mencelakai Annabella. Namun anehnya hati Ramond memiliki rasa tidak tega terhadap Annabella, padahal ia sudah berkali-kali akan melakukan niat jahatnya terhadap Annabella tapi ia selalu urungkan.


"Menurutmu putri nona Annabella masih hidup Drak? Kalau putri nona Annabella masih hidup, lantas dimana dia sekarang apa mungkin para anak buah Karel telah berhasil membawanya?" Tutur Aiken


"Itukan hanya perkiraanku seperti itu, selebihnya aku sendiri tidak tahu banyak Aiken" jawab baik Drak "jika putri nona Annabella masih hidup, menurutmu dia diculik oleh ketua Mafia Belanda atau bagaimana ya Drak?" Aiken kembali bertanya dengan rasa penasarannya.


Ramond yang kebetulan sedang berjalan menuju kamar Annabella, tanpa sengaja dia mendengar pembicaraan Drak dan Aiken, mengenai anak Annabella yang diyakini hilang entah kemana, "apa? Annabella telah memiliki seorang anak lalu dimana anaknya sekarang?" Gumam dalam hati Ramond


Raymondpun kembali berjalan menuju kamar Annabella, sesampainya didalam kamar Annabella ia duduk disamping tempat tidur Annabella, Ramond menatap tajam kearah wajah cantik Annabella yang terlihat sendu.


"Apa yang sebenarnya terjadi denganmu Annabella? kata hati Ramond, sambil terus menatap wajah cantik Annabella yang terlihat jelas kesedihan dikedua matanya.


Annabella bukan saja dapat mengingat dengan suara orang yang ada dihadapannya, bahkan ia juga dapat mengenali siapa Ramond namun dengan sengaja Annabella tidak mau mengatakannya kepada siapapun. "Aku tahu siapa kau Ramond, mau dengan cara apa kau mengelabuhiku Ramond" kata hati Annabella sambil memicingkan senyumannya.


Tanpa sepengetahuan siapapun ternyata Annabella telah sembuh total dari sakit yang ia deritanya, namun Annabella masih menyembunyikan kesembuhannya dari kedua anak buahnya dan juga Jack, bahkan Anolla juga sudah mengetahui kalau Jack telah melakukan penyelewengan dana perusahaan, yang belum diketahui dana tersebut digunakan untuk apa oleh Jack, Annabella memanfaatkan kondisinya karena ia ingin mengetahui mana lawan dan musuhnya.


Ramond tidak mengetahui jika Annabella telah kembali pulih menjadi Annabella yang terkenal dengan kekejamannya selama ini, dipagi itu Ramond sudah berada dikamar Annabella untuk melakukan rutinitasnya yang seperti biasa ia lakukannya, untuk melakukan terapi dipagi hari. Ramond memapah tubuh Annabella untuk berjalan keluar kamarnya menuju halaman rumah Annabella, Annabella menggenggam tangan Ramond, namun tidak seperti biasanya, genggaman tangan Annabella lebih erat dan kasar sehingga membuat Ramond merasakan kesakitan.


Ramond terus memapah tubuh Annabella menuju halaman rumahnya, sesampainya dihalaman rumah Ramondpun mendudukkan tubuh Annabella di kursi yang terdapat ditaman, tanpa sengaja Annabella melihat kedatangan Jack dengan seorang perempuan yang berpakaian, dan seksi keluar dari dalam mobil mewahnya.


Annabella sudah bisa menebak, kenapa Jack berubah menjadi pengkhianat diklannya dan itu pasti ada hikmahnya dengan kekasih Jack, Annabella mencuri-curi pandang memperhatikan Jack yang begitu nurut kepada kekasihnya, Allena membuat hati Annabella semakin geram.


Ternyata selama tahun lebih ini Jack telah resmi berpacaran dengan anak dari ketua Mafia Eropa, tanpa diketahuinya ketua Mafia Eropa mengincar kedudukan yang sedang dikendalikan oleh Jack saat ini. Sehingga ketua Mafia Eropa menjerat Jack dengan menggunakan Alena putrinya, untuk menjebak Jack agar Jack bisa menyerahkan kekuasaan milik Annabella tanpa sepengetahuan Annabella. Hingga akhirnya tanpa disadari Jack ia telah jatuh hati kepada Allena, putri dari seorang Mafia Eropa.


Allena selama ini diberi tugas oleh ayahnya Anderson, untuk menghabisi Annabella yang sedang sakit, namun pergerakan Allena untuk mendekati Annabella tidak semudah yang dibayangkan oleh Allena, karena Annabella selalu dijaga ketat oleh pengawal setianya Drak yang silih berganti dengan Aiken. Jack yang berjalan didepan Annabella dengan menggandeng Allena masuk kedalam rumah Annabella, Jack sudah seperti orang asing sedikitpun dia tidak menoleh kearah Annabella yang jelas-jelas ia lewatinya.


"Nona Annabella bagaimana? apa anda sudah bisa mengingat sesuatu?" Tanya Ramond kepada Annabella, pertanyaan Ramond membuat Annabella terjingkat kaget, membuyarkan lamunannya.


"Annabella tidak menjawab akan pertanyaan Ramond ia hanya terdiam dan tak menghiraukan pertanyaan Ramond kepadanya, Annabella diam bukan berarti dia tak mengingat siapa dirinya dan orang-orang yang ada disekitarnya, tapi Annabella dengan sengaja melakukan semua itu.


Setelah beberapa menit berjemur dihalaman rumahnya, kini Annabella telah kembali dibawa masuk oleh Ramond kedalam kamarnya.

__ADS_1


Didalam rungan kerja khusus milik Annabella yang kini sudah ditempatpin Jack, Jack membawa masuk Allena kedalam ruangan pribadi milik Annabella tanpa privasi sedikitpun, membuat Drak kesal dengan perubahan sikap dari Jack yang begitu drastis dan terlalu patuh kepada kekasihnya Allena. Padahal selama Annabella sehat, tidak ada yang boleh masuk kedalam ruangan tersebut karena didalam ruangan itu banyak berkas-berkas berharga milik perusahaan.


Jack dan Allena yang sudah berada didalam ruangan kerja milik Annabella, Allena terus bergelayut manja kepada Jack.


"Sayang bagaimana jika kita kirim saja Annabella kerumah sakit Eropa untuk mendapatkan perawatan khusus, setahuku Daddy memiliki dokter khusus ahli kejiwaan di Eropa, aku yakin Annabella pasti akan sembuh" ucap manja Allena membujuk Jack, dengan tujuan agar Jack menyetujui dengan sarannya yang akan menyingkirkan Annabella secara tidak langsung.


Allena terus membujuk Jack, agar Jack mau membawa Annabella ke Eropa negaranya.


Jack kemabali terdiam dengan apa yang dikatakan oleh Allena kepadanya, "hemm Allena ini belum dengan maksud dan rencanaku, jika Annabella sembuh dari sakitinya maka aku tidak akan bisa mengambil alih kekuasaan yang dimiliki Annabella, tapi jika aku mengakhiri hidupnya pasti aku akan terlibat dan dicurigai kelompok klan" kata hati Jack terus memikirkan semua perkataan Allena.


"Nanti aku akan meminta pendapat semua klan kami dulu sayang, karena aku tidak bisa ambil keputusan ini secara sepihak, karena kesembuhan Annabella selalu dipantau oleh pihak klan sayang, jadi aku tidak bisa sembarangan mengambil keputusan ini." Jawab balik Jack, menjelaskan semuanya kepada Allena.


Dengan perasaan kesalnya Allenapun hanya enganggukkan kepalanya tanpa bertanya lagi kepada Jack, karena ia tidak berhasil membujuk Jack.


Annabella yang dipapah oleh Ramond untuk masuk kedalam kamarnya, namun saat akan kembali masuk kedalam kamarnya Annabella menatap tajam kearah Drak yang sedang berdiri disamping pintu kamarnya,


Drak tersentak kaget dengan tatapan Annabella yang jelas tatapan itu adalah isyarat untuknya, Drak ia baru menyadari jika tatapan Annabella mengisyaratkan sesuatu kepadanya dan ada hal penting dan darurat yang ingin disampaikan oleh Annabella.


Drakpun terus mengikuti Ramond masuk kedalam kamar Annabella, yang masih memapah Annabella hingga ketempat tidurnya. Drak terus memperhatikan Ramond kembali keluar dari dalam kamar Annabella, setelah melihat Ramond sudah pergi keluar, Drak segera melihat dan mendekat kearah Annabella.


"Cepat berikan kedua senjataku dan kedua pisau belatiku dan juga ponsel, dan ingat jangan beritahukan siapapun tentang diriku termasuk Jack apa kau mengerti?" Tutur Annabella memperhatikan Drak, yang langsung dianggukan oleh Drak. Dengan cepat Drakoun segera memberikan kedua pisau dan senjata milik Annabella, yang selalu Drak simpan dengan baik Drakpun kembali berjaga diluar kamar Annabella.


Drak segera meminta anak buahnya untuk nembelikan ponsel baru yang akan digunakan oleh Annabella.


"Pengawal, bolehkah aku masuk kedalam kamar Annabella?" Tanya Allena kepada Drak, "maaf sebelumnya nona apa anda memiliki keperluan dengan nona Annabella?


Dan apakah anda juga sudah mendapatkan ijin dari tuan Jack?" Jawab Drak dengan tegas, dan bertanya balik kepada Allena.


"Dasar pengwal kau ini terlalu banyak mengatur, tentu aku sudah mendapatkan ijin dari Jack, dan Jackpun tidak keberatan apa kau sudah dengar pengawal bodoh!" Bentak Allena kepada Drak,


mau tidak mau Drakpun membiarkan Allena masuk kedalam kamar Annabella.


Allenapun berjalan masuk kedalam kamar Annabella dengan senyumannya sinisnya, Allena berjalan dengan berlanggak lenggok dengan pakaiannya yang sangat minim.


"Halo Annabella apa kabarmu? bagaimana dengan perasaanmu setelah bertahun-tahun menjadi penghuni kamar ini ha? Owh yaa aku ingin sekali melihatmu lebih menderita lagi, lebih dari seperti ini hahaha.. Ups.. aku lupa jika sebetar lagi kamu dan anak buahmu akannn emmm...?"


Allena terus berbicara mengejek Annabella yang sedang duduk diatas tempat tidurnya,


Annabella tersenyum getir menatap tajam kearah Allena yang telah mengejeknya.


Setelah puas mengejek Annabella namun ia beringsut saat melihat senyuman dan kedua mata Annabella, Allenapun kembali berjalan keluar karena ia ketakutan melihat tatapan Annabella kepadanya, Allena berjalan setengah berlari menghampiri Jack diruangan kerja milik Annabella.

__ADS_1


"Ada apa denganmu Allena? kenapa kamu berlari seperti itu?" Tanya Jack kepada Allena, "tidak ada apa-apa Jack aku hanya kebelet saja ingin kebelakang" jawab Allena berbohong


Sedangkan Ramond ia terus memikirkan perkataan Drak dan Aiken mengenai Annabella yang telah memiliki anak, tiba-tiba ponsel Ramond berdering, tak lain itu panggilan masuk dari ayahnya.


"Halo Ramond, bagaimana dengan rencanamu? Apa kau telah melakukannya apa yang telah kita rencanakan?" Tanya ayah Ramond


Raymond terdiam karena ia sangat bingung dengan keinginan ayahnya, yang memintanya untuk menghabisi Annabella.


"Belum Dadd, aku masih mencari celah untuk melakukannya, karena dirumah ini dijaga begitu ketat oleh para pengawalnya, jadi untuk sementara waktu bersabarlah dulu Dadd" jawab Ramond


"Baiaklah, kalau begitu ingat kau lakukan secepatnya dan jangan berlama-lama Ramond, karena kita memiliki waktu banyak lagi, jangan sampai perempuan itu sembuh nanti malah akan mempersulit keadaan secepatnya kau habisi perempuan itu." Teriak ayah Ramond dari sebelah telpon.


"Baik Dadd" Ramondpun segera mematikan teleponnya.


Kejadian beberapa tahun silam yang telah menimpa Alexander, Alexander setelah mendapatkan perawatan dari beberapa dokter pribadi Maicon Ayahnya. Alexander berhasil diselamatkan dan ia dinyatakan sembuh, namun ia mengalami hilang ingatan, Alexander tak mengingat siapa dirinya dan kejadian yang telah menimpanya. Dengan keadaan Alexander yang lupa ingatan, Maicon memanfaatkan keadaan Alexander yang sedang mengalami hilang ingatan.


Maicon mengganti nama Alexander dengan Ramond, dan Alexander kembali menjadi seorang psikiater dimana dahulunya Alexander adalah seorang dokter.


Hanya saja pekerjaan Alexander tidak disukai oleh Maicon, hingga akhirnya Alexander dipaksa untuk menjadi pemimpin yang menggantikan posisi dirinya, setelah Alexander menggantikan posisi Maicon menjadi ketua Mafia, Alexander selalu dituntut untuk menjadi pribadi yang kejam dan tak punya rasa kasihan terhadap siapapun.


Meskipun Alexander sudah mengikuti keinginan ayahnya, tapi Maicon masih tidak merasa puas dengan apa yang dikerjakan oleh Alexander. Sehingga Maicon sering melakukan kecurangan tanpa sepengetahuan Alexander, Maicon membajak transaksi para Mafia lainnya, yang terutama Maicon akan terus mengincar bisnis yang dijalankan oleh Mikael Muller. Sampai dititik terakhir Mikael Muller yang menggantikan kedudukan dirinya dengan Annabella, namun dendam Maicon terhadap Mikael Muller tak berhenti sampai disitu saja, meskipun kedudukan sudah diganti oleh Annabella ia masih terus berusaha mencari tahu kelemahan Annabella putri dari Mikael Muller.


Hingga akhirnya ia mendengar informasi jika Annabella sedang terluka parah dan tak bisa sembuh, akhirnya Maiconpun mengirim Alexander untuk menjadi psikiater Annabella yang sedang dibutuhkan oleh Annabella pada saat itu. Tanpa sepengetahuan Jack dan Drak, Maicon telah bekerja sama dengan pihak rumah sakit dimana Annabella dirawat sebelumnya.


Seingga akhirnya Maiconpun berhasil menyamarkan identitas Alexander yang lupa ingatan, untuk masuk kedalam kediaman Annabella selama tiga tahun Alexander melakukan pekerjaannya dengan baik, sebagaimana ia seorang psikiater.


Meskipun Alexander sering melakukan hal-hal buruk untuk membuat Annabella celaka, namun semua itu tak pernah berhasil dilakukannya, karena hati Alexander selalu berlawanan dengan keinginan ayahnya. Maicon berbohong kepada Alexander tentang siapa Annabella sebenarnya, Maicon berbohong jika ibu Alexander telah di bunuh oleh Mikael Muller ayah Annabella agar Alexander membenci dan balas dendam terhadap Annabella, sehingga tibalah saatnya Alexander mengingat siapa dirinya dan Annabella wanita yang ia cintainya.


Selama satu tahun Alexander telah kembali sembuh, ia berusaha keras memberi semangat kepada Annabella, namun Alexander tidak mengingat saat kejadian yang telah menimpa dirinya, hingga ia harus kehilangan ingatannya.


Alexander yang sudah mengetahui akan rencana buruk Maicon, ia tidak memberi tahukan Maicon ayahnya jika dirinya telah mengingat semuanya.


Semenjak Alexander sembuh dari amnesianya, dengan sabarnya ia merawat Annabella, meskipun ia belum mengetahui jika dirinya dan Annabella telah memiliki seorang putri cantik.


Alexander juga masih menyembunyikan siapa dirinya dari orang-orang yang ada dirumah Annabella, dengan penyamaran wajahnya Alexander mencari tahu apa yang telah terjadi dengan Annabella selama ini.


Didalam kamarnya, Alexander terus memikirkan langkah apa selanjutnya yang akan diambilnya, karena ia pikir Annabella masih belum sembuh dari sakitnya, akhirnya Alexanderpun kembali keluar dari kamarnya dan ia akan mencoba mencari informasi mengenai anak Annabella, seperti apa yang telah dikatakan oleh Drak dan Aiken, Alexander berjalan menghampiri Drak yang berada didepan pintu kamar Annabella.


"Tuan Drak apa saya bisa bicara sebentar dengan anda?" Tanya Alexander kepada Drak "Iya tuan Ramond, apa ada yang bisa saya bantu?" Jawab balik Drak kepada Alexander. "Iya tuan Drak, saya ingin berbicara secara empat mata, tapi tidak disini" bisik Alexander kepada Drak,


Drak pun menganggukkan kepalanya dan ia membawa Alexander kedalam ruangannya,

__ADS_1


sesampainya didalam kamar Drak segera bertanya kepada Alexander.


__ADS_2