
Namun sayang Glorria tidak sebodoh itu yang bisa dibohongi oleh gerakan Cedric, yang tak berhenti memaju mundurkan kedua kakinya. Sedangkan Glorria ia masih berdiri dengan kokoh tanpa bergerak sedikitpun dari posisinya.
Cedric dia mulai kesal dengan diamnya Glorria, yang tidak terpancing dengan setiap gerakannya, hingga akhirnya Cedric pun mengeluarkan pisau miliknya yang biasa ia gunakan ketika ia menikam para lawannya.
Termasuk Annabella dan Alexander yang telah berhasil ia bantainya beberapa tahun silam, tanpa sepengetahuan Cedric kedua tangan Glorriapun sudah memegangi pisau tajamnya yang biasa Glorria gunakan untuk menikam lawan-lawannya.
Cedric mulai menghujatkan pisau tajamnya ke arah Glorria, namun satu hujatanpun tak ada yang tepat mengenai sasaran. Ketika tangan kanan Cedric menghunuskan pisau miliknya ke arah tubuh Glorria, dengan cepat Glorria menghindari serangan dari Cedric.
__ADS_1
Dan ia menarik tangan kiri Cedric dengan begitu kencang dan kasar seketika Ia menacapkan pisaunya ke arah lengan Cedric, hingga lengan Cedric terluka dan mengelupas dari tulangnya. Seketika Cedric berteriak histeris karena lengannya mendapatkan luka robek, yang cukup dalam dan terlihat jelas nampak tulang putih lengan Cedric.
Akibat rasa sakit yang di dapatnya Cedric pun tak kuat menggenggam pisaunya dan ia menjatuhkan pisaunya begitu saja dilantai pelataran rumah Bastev. dengan begitu cepatnya Glorria pun kembali mengibaskan pisaunya ke arah perut Cedric, dan gerakan tubuh Glorria memutari tubuh Cedric dan menarik pisau tajamnya sehingga membuat lingkaran di bagian perut Cedric.
Sontak saja isi perut Cedric keluar dengan isi-isinya. Teriakan Cedric kembali semakin kencang dan histeris setelah ia merasakan sakit yang begitu luar biasa di bagian perutnya, yang telah terbelah hingga punggungnya.
Tanpa menunggu waktu yang lama leher cedrik sudah terpotong begitu saja oleh pisau tajam Glorria, dengan cepat Glorria mematahkan leher yang masih menempel di tubuh hingga mengeluarkan suara yang begitu mengerikan bagi yang mendengar dan melihatnya.
__ADS_1
Seketika leher Cedric pun terputus dari tubuhnya, Glorria dia begitu puas melihat lawannya sudah berhasil ia tewaskan dengan begitu mengenaskan dan mengerikan. Sedangkan para anak buah Althaf dan Xander sudah berhasil Glorria lenyapkan, kini Magnolia berlari masuk ke dalam rumah dimana Althaf dan Xander berada dan bersembunyi didalam sana, Glorria segera membantu Dezi dan juga Derral.
Althaf dan Xander yang berada di dalam rumah Bastev, mereka sudah sangat ketakutan karena seluruh anak buahnya sudah banyak yang tewas.
Dengan berjalannya waktu kini yang tersisa hanyalah mereka berdua, semua para anak buah Althaf dan Xander telah berhasil ditembak oleh Dezi dan Derral, kedua pengawal Glorria dan Bastev sengaja tidak menembak Althaf dan Xander, yang sudah kebingungan dan ketakutan karena melihat semua anak buah mereka tak ada yang bergerak satupun.
"Cedric Baz!!! Dimana kalian cepat kemari"
__ADS_1
Xander berteiak memanggil kedua pengawal andalannya Cedric dan Baz, Xander yang tak mengetahui jika kedua anak buahnya telah tewas ditangan Glorria dia terus memanggil-manggil bodyguardnya itu.