KEJAMNYA MAFIA CANTIK

KEJAMNYA MAFIA CANTIK
Ciuman pertamanya Annabella


__ADS_3

"Ya tidak apa-apa kamu pulang saja, kamu tidak perlu menungguku karena jadwal liburku belum bisa dipastikan" ucap Alejandro.


Akhirnya setelah membicarakan kepulauannya dan berpamitan kepada Alejandro kekasihnya, Qiara pun kembali pulang ke apartemennya.


Setelah melihat Qiara keluar dari dalam apartemennya Alejandro kembali berlari kedalam kamarnya, dan ia untuk melihat Annabella yang masih tertutup dengan selimutnya.


"Freya cepat bangun kekasihku sudah pergi" ucap Alejandro sambil menarik selimut tebal yang menutupi sekujur tubuh Annabella.


Annabella pun segera bangkit dari tempat tidur Alejandro, dan ia segera masuk kedalam kamar mandi untuk mandi. Setelah selesai mandi Annabella kembali berteriak memanggil Alejandro dengan sebutan cowok tampan.


Annabella dia keluar dari dalam kamar mandi dengan menggunakan sehelai handuk milik Alejandro, Alejandro yang melihat tubuh seksi Annabella yang hanya terbalut dengan handuk, ia sampai tak berkedip menatap tubuh seksi Annabella yang berdiri dihadapannya.


"Heyy! Cowok tampan kenapa kamu diam saja? Boleh apa tidak pinjamkan aku pakaianmu?" Tanya Annabella sambil mengibaskan sebelah tangannya, kearah wajah Alejandro yang melongo.


Alejandro kembali dibuat terkejut oleh teriakan Annabella yang memanggilnya. "Owh iya tentu boleh silahkan kamu bisa memilihnya sendiri." Jawab Alejandro gelagapan, sambil


membukakan semua lemarinya yang berisikan pakaian miliknya.


Annabella pun mengabil salah satu kemeja milik Alejandro, dan iapun segera memakainya "Cowok tampan terimakasih, apa kamu tidak memiliki makanan? Perutku lapar sekali" ucap Annabella, sambil meringis memegangi perutnya yang terdengar keruyukan.


Alejandro kembali dibuat terkekeh oleh tingkah polos Annabella, yang meminta makanan kepadanya.


Alejandro pun segera mengajak Annabella keluar untuk makan di restoran terdekat, dari apartemennya "hemm boleh juga tapi apa kamu yakin akan mengajakku keluar cowok tampan? Apa kamu tidk takut dilihat oleh kekasihmu nanti" tanya Annabella.


Tanpa menjawab pertanyaan Annabella, Alejandro segera menarik tangan Annabella, dan keluar dari dalam mobilnya menuju restoran tersebut.

__ADS_1


Kini keduanya sudah duduk dikursi restauran dan mereka pun segera memesan makanan yang mereka inginkan. Tiba-tiba salah seorang pelayan restoran itu menghampiri Alejandro dan Annabella, "Freya tunggu sebentar aku mau kamar kecil dulu." Ucap Alejandro. Alejandro, dia pergi meninggalkan Annabella, untuk kekamar kecil


"Nona baru kelihatan kemana saja?" Tanya salah seorang pelayan restoran itu sambil tersenyum kearah Annabella, Annabella dia celangak-celinguk dan melongo melihat kearah waiters yang sedang bertanya kepadanya.


"Hallo apa kamu bertanya kepadaku?" Tanya Annabella penasaran, pelayan restoran tersebut menganggukkan kepalanya dengan pertanyaan Annabella kepadanya, "apa kamu mengenalku..?" Tanya lagi Annabella.


"Tentu Nona saya mengenal anda bahkan semua yang ada di restauran ini mengenali Anda" jawab pelayan itu.


"Baiklah kalau begitu terimakasih tolong bawakan pesanan kesukaan saya" ucap Annabella tak memperpanjang pertanyaan nya.


Annabella dia tak mau berlama-lama berbicara dengan seorang pelayan yang mengaku menali dirinya. Annabella takut jika jati dirinya diketahui oleh Alejandro, tidak berselang lama akhirnya Alejandropun kembali dari kamar kecinya.


Beberapa pesanan merekapun tiba, Annabella dia mengambil makanannya dan ia memakan pesanannya dengan lahap, saat ia memakan makanan kesukaannya ia teringat akan Darren dan Aiden. Jika kedua saudara susunya sering membawanya kesebuah restoran, dan ternyata restoran yang bisa dikunjungi dirinya adalah restoran yang saat ini ia kunjungi.


Setelah selesai makan Alejandro pun kembali mengajak Annabella untuk berbelanja ketokoh pakaian, Annabella mengambil beberapa setel pakaian untuknya serta sepatu. Setelah selesai akhirnya merekapun kembali pulang keapartemennya.


Kembali dengan kedua saudara susu Annabella.


Darren dan Aiden, yang masih kebingungan dengan hilangnya Annabella yang sudah hampir dua minggu lamanya tapi belum mereka ketahui. Jonas yang kini sudah kembali di apartemen Annabella dengan Darren dan Aiden.


Ikut memikirkan apa yang dipikirkan oleh Darren dan Aiden "tuan Darren dan tuan Aiden bagaimana jika berterus terang saja dengan nyonya besar, jika nona Annabella hilang. Agar mereka kembali mengirimkan para anak buah untuk membantu mencari nona Annabella" ujar Jonas memberikan saran.


"Apa Uncle Jonas yakin jika Mammy cantik tidak akan marah dengan kita?" Tanya balik Darren.


"Jika kita berterus terang apa adanya nyonya besar pasti akan mengerti." Jawab Jonas,

__ADS_1


Darren dan Aiden mereka saling tatap mendengar saran dari Jonas.


Keberadaan Annabella sudah dua minggu lebih ditempat Alejandro, Annabella dia sudah tak merasa sungkan lagi terhadap Alejandro. Begitupun sebaliknya, keduanya begitu akrab begitupun dengan Alejandro. Ia begitu senang dengan keberadaan Annabella di apartemennya.


Setiap malam Annabella pasti akan masuk kekamar Alejandro dan ikut tidur di ranjangnya, Annabella yang sudah terbiasa tidur dengan kedua saudaranya, maka ia tak bisa lepas dari kebiasaan itu.


Dimalam itu Alejandro sedang mengerjakan pekerjaannya didalam kamarnya, dengan berkas-berkas dan laptop di hadapannya begitu berserakan.


"Cowok tampan kamu belum selesai dengan pekerjaanmu ya? Apa kamu tidak bisa membacakan aku sebuah cerita, untuk isi naskahku" tanya Annabella.


Sambil menghampiri Alejandro dan ia duduk disamping Alejandro, dengan kedua matanya yang sudah mengantuk, dan sesekali menguap. "Naskah apa? Memangnya kamu kerja, sudah sana kamu tidur pekerjaanku masih sangat banyak." Jawab Alejandro sambil fokus dengan pekerjaannya.


Tanpa menunggu jawaban dari Alejandro, Annabella dia tidur disamping Alejandro tanpa alas apapun. Alejandro tersenyum memandangi wajah cantik Annabella yang polos, dari pandangan pertama Alejandro memang sudah jatuh hati kepada Annabella. Namun ia tak berani untuk mengungkapkan perasaan hatinya, karena Annabella sudah terlanjur mengetahui kalau dirinya sudah memiliki kekasih.


Alejandro geleng-geleng kepala melihat tingkah Annabella yang sudah tertidur disampingnya, dia pun bangkit dari duduknya dan menggendong tubuh sexy Annabella yang sudah tertidur lelap.


Alejandro mengangkatnya dan membawanya keatas ranjang, Alejandro mengelus lembut rambut panjang Annabella dan menciumnya.


Namun kecupan Alejandro membuat Annabella terbangun dari tidurnya, saat ia merasakan kepalanya dibelai oleh Alejandro, dan betapa terkejutnya saat ia melihat wajah Alejandro sudah berada dihadapannya dengan jarak yang begitu dekat dengan wajahnya.


Keduanya saling menatap satu sama lainnya hingga tak berkedip, Alejandro semakin mendekatkan wajahnya kearah wajah Annabella dengan jantungnya yang semakin berdetak kencang.


Alejandro mencium bibir mungil Annabella, sedangkan Annabella dia masih terdiam kaku mendapatkan kecupan dari Alejandro. Annabella dia mendorong tubuh kekar Alejandro dan ia membalikkan tubuhnya hingga ia membelakangi Alejandro, dengan perasaan hatinya yang terasa kelu.


Alejandro kembali tersenyum melihat tingkah Annabella, dan iapun tak ingin memaksakan perasaan Annabella. Akhirnya Alejandro pun ikut naik keatas tempat tidurnya dan tertidur disamping Annabella.

__ADS_1


__ADS_2