Kepastian Cinta

Kepastian Cinta
Rencana Azura


__ADS_3

Hari pertama mereka di Bumi Perkemahan Sukamantri terlewat dengan cepat. Kebanyakan dari mereka memilih beristirahat di tenda masing-masing karena lelah yang berkunjung ke tubuh mereka membuat seluruh siswa serta guru mendekam didalam tenda tidak ada yang berkeliaran diluar tenda karena hari sudah larut.


Ditenda Yuna keempat temannya sudah berbaring ditempat nya masing-masing yang sudah mereka atur tadi sebelum mereka tidur. Sedangkan Yuna masih terjaga dengan handphone yang setia berada ditangannya, Ia sedang memainkan jari jempolnya diatas papan keyboard membalas pesan dari Abi yang tadi sempat meminta nomor WA miliknya. Yuna sempat beberapa kali senyum-senyum sendiri dibalik selimutnya karena ulah Abi yang menggodanya lewat pesan WA, malam ini terasa sangat dingin karena tempat yang mereka pilih adalah hutan yang masih asri dan tumbuh banyak pohon jadi jika siang akan terasa sejuk tapi saat malam tiba akan terasa dingin bahkan sampai menusuk ke tulang. Yuna yang menyadari teman-temannya sudah beranjak ke alam mimpi pun melihat jam di handphonenya yang sudah menujukan pukul 23:30.


Karena terlalu asik berbalas pesan dengan Abi ia sampai lupa waktu, akhirnya Yuna berpamitan untuk tidur kepada Abi karena sudah malam. Setelah menutup handphonenya Yuna segera menyusul teman-temannya yang sudah sedari tadi pergi ke alam mimpi.


* * *


Keesokan paginya sesuai jadwal, mereka akan melakukan kegiatan mencari jejak seperti halnya kegiatan perkemahan pada umumnya. Karena semalam mereka sudah beristirahat cukup hari ini semua orang sudah berkumpul dengan wajah yang berseri dan dengan badan yang segar setelah mandi.


Saat mereka sedang berkumpul Azura mencari-cari wanita yang akan menjadi targetnya, dan dengan mudah ia menemukan Yuna.


*Flashback on*


Kemarin setelah Azura memberikan perintah kepada Siska dan Abel untuk mencari informasi tentang Yuna, ia segera membuat rencana yang akan membuat Yuna tersingkir dari hadapannya yang menghalanginya dekat dengan Abi.


"Gue harus cari cara biar cewe itu bisa tersingkir selamanya tanpa adanya kesan pembunuhan," ucap Azura dalam hati memikirkan cara yang tepat sehingga ia bisa menyingkirkannya dengan mudah.

__ADS_1


"Hmmm gue emang pinter banget deh kalo soal menyingkirkan orang, besok kan ada kegiatan mencari jejak tinggal gue arahan dia ke tempat yang salah dan jatuhin dia kekurangan beres dia ngga akan balik dengan selamat karena setau gue jurang disini dalam dan curam jadi kalo ada orang yang jatuh kesana kemungkinan besar dia bakal mati, Hahahaha" seru Azura yang siap dengan rencananya, diluar ternyata Siska dan Abel sudah menyiapkan informasi yang dibutuhkan Azura.


"Ra lo kenapa ketawa sendiri, kaya orang gila aja lo," ucap Siska yang heran dengan sahabatnya karena tertawa sendiri padahal didalam tenda tidak ada orang lain, ia takut kalau Azura tiba-tiba gila.


"Mana ada gue gila, ngaco lo kalo ngomong! Eh gimana kalian udah dapet info tentang cewe itu?" tanya Azura yang sudah tidak sabar mengetahui informasi yang didapatkan oleh kedua sahabatnya itu.


"Tenang aja semuanya beres, emang pernah kita nglakuin tugas dari lo ngga berhasil? Nggak kan?" ucap Abel yang membanggakan diri karena mampu menjalankan tugasnya dengan mulus dan berhasil.


"Iya lo selalu berhasil, udah buruan kasih tau gue apa aja informasi yang kalian dapet tentang cewe itu?" ucap Azura tak sabar ingin mengetahui info yang didapatkan kedua sohibnya itu.


"Sabar dong, jadi cewe yang lo liat sama Abi itu namanya Yuna Akilazahra. Dia kelas 11 bahasa gue si ngga tau tepatnya di A, B, C, atau yang lain. Kebetulan dia ada ditenda sebelah kita, jadi kita bisa dengan mudah ngawasin dia. Dia itu tipe cewe yang ngga suka bergaul sama cowo karena dia punya trauma sama cowo, dia juga takut sama yang namanya ditinggal sahabat serta temen dekat, trus dia takut sendiri ditempat yang ngga dia kenal. Kalo soal keluarganya si gue ngga dapet info pasti, yang gue tau dia anak orang kaya dan juga dia anak tunggal jadi orang tuanya sayang banget sama dia," jelas Abel panjang lebar menjelaskan info yang dia dapet dari anak-anak yang deket sama Yuna.


"Okee kerja bagus, jadi dia itu ngga suka bergaul? Bagus juga kan kalo dia ilang juga ngga bakal ada yang nyariin dia kecuali guru-guru yang sok peduli itu." ucap Azura yang puas dengan informasi yang didapatkan kedua sahabatnya.


"Maksud lo kalo dia ilang itu apa?" tanya Siska yang tidak mengerti dengan apa yang dituturkan Azura, Siska memang anak yang lemot dalam berpikir kecuali jika berurusan dengan pembullyan dia sangat semangat bahkan lemotnya pun hilang bagai terbang terbawa hembusan angin.


"Jadi gue udah bikin rencana gimana bikin dia lenyap bagai tertelan bumi. Besok itu ada kegiatan mencari jejak mengelilingi hutan ini, dan yang gue tau di hutan ini ada jurang yang curam juga dalem. Gue tau beberapa cerita yang gue dapet dari internet kalo setiap tahunnya disini ada yang hilang dihutan ini dan ngga pernah kembali mayatnya pun ngga diketemukan," ucap Azura yang menjelaskan rencananya kepada kedua sahabatnya.

__ADS_1


"Jadi maksud lo, lo mau Yuna bernasib sama kaya orang-orang yang hilang itu?" tanya Siska yang memotong pembicaraan Azura.


"Nah cakep banget, tumben otak lo ngga lemot kalo masalah beginian. Jadi gue bakal buat dia tersesat dihutan dan buat dia terjun bebas kedalam jurang yang dalem dan curam itu, denger-denger jurang itu juga sering memakan korban dan kebanyakan ngga selamat saat ditemukan karena jurangnya yang dalem dan curam itu membuat tim SAR yang nyari pun kesulitan mencapai ujung jurang itu. Dan gue yakin kalo Yuna masuk ke jurang itu dia ngga akan selamat" ucap Azura semangat karena ia sudah menemukan cara yang tepat untuk menyingkirkan Yuna dengan mudah sehingga ia tak perlu repot-repot mengotori tangannya untuk membunuh Yuna.


"Jadi gimana rencana gue bagus ngga?" tanya Azura kepada kedua sahabatnya.


"Lo gila si kalo gini, itu rencana terkeren yang pernah gue denger dari lo. Dan kita pasti bisa nyingkirin dia dengan mudah karena ini hutan dan ngga mungkin ada yang bakal tau kalo kita yang udah nglakuin ini" ucap Abel yang sangat setuju dengan rencana Azura.


"Bener itu gila banget dan keren banget, jadi kita bakal lakuin itu besok dan kita harus berhasil." ucap Siska dengan penuh semangat


*Flashback off*


Hari ini ketiga bersahabat itu akan melakukan rencananya untuk menyingkirkan Yuna, mereka sudah tidak sabar untuk segera menyelesaikan misi yang sudah mereka rancang semalam dan harus berhasil sehingga mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan.


**Hai Readers novel KEPASTIAN CINTA gimana nih ceritanya seru ngga? Jangan lupa untuk komen biar author tau apa kekurangan dari novel ini, jadi author bisa belajar lagi biar bisa bikin novel yang lebih baik lagi.


Suport terus novel ini dengan kasih like dan tambahkan favorit, bantu vote juga ya biar author semakin semangat nglanjutin ceritanya

__ADS_1


Thankyou So Much😘😘**


__ADS_2