
Pria itu mendekat dan memeluk Aileen dari samping, tak lupa ia juga memberi banyak kecupan di wajah sang istri yang terlelap itu.
Cup Cup Cup
Sampai akhirnya Aileen pun terbangun, tentu ia merasa risih dengan perlakuan Ardiaz yang tidak tahu waktu itu.
"Ih kamu ngapain sih mas? Ini masih pagi tau, jangan ganggu aku dong!" kesal Aileen.
"Sssttt pagi darimana? Sekarang udah jam sembilan, yuk bangun kita sarapan!" ucap Ardiaz.
"Nanti ah mas, aku masih capek tau. Kamu lupa ya semalam kita main sampe jam berapa? Ini aja aku berapa jam tidur," ucap Aileen.
"Iya iya, saya tahu kamu capek karena abis layani saya semalam. Tapi, kamu harus bangun sayang! Kita sarapan dulu biar gak sakit," ucap Ardiaz.
"Aku gak mau mas," tolak Aileen.
Wanita itu malah berbalik memunggunginya dan lanjut tertidur, membuat Ardiaz menggeleng.
Drrttt
Drrttt
Lalu, ponsel Aileen berbunyi menandakan ada telpon yang masuk.
"Sayang, hp kamu tuh bunyi," ucap Ardiaz.
"Siapa yang telpon mas?" tanya Aileen malas.
Ardiaz melirik sekilas ke arah ponsel yang terletak di nakas itu.
"Eh mama kamu nih," jawab Ardiaz.
"Hah mama??" Aileen tersentak dan langsung bangkit mengangkat telpon itu, tanpa sadar bahwa kondisinya masih tanpa busana dan itu berhasil membuat milik Ardiaz mengeras kembali.
Aileen pun mengangkat telpon dari mamanya sambil berdiri membelakangi Ardiaz yang masih berbaring di ranjang itu.
Reflek Ardiaz memegangi miliknya sembari melihat lekuk tubuh indah sang istri yang benar-benar membuatnya ingin mengulang kejadian semalam.
📞"Halo ma! Ada apa mama telpon aku pagi-pagi begini?" tanya Aileen di telpon.
📞"Hah? Pagi darimana sayang? Ini udah mau siang loh, oh jangan-jangan kamu baru bangun tidur ya?" tebak Malika.
📞"Eee hehe iya ma," ucap Aileen malu-malu.
📞"Nah kan, ya gapapa sih wajar aja namanya pengantin baru. Abis berapa ronde semalam sama Ardiaz?" goda Malika.
📞"Mama ih!" Aileen cemberut kesal sembari menoleh ke arah suaminya.
Aileen terperanjat melihat kondisi Ardiaz yang saat ini tengah memainkan miliknya dengan tangan sendiri sambil memandang ke arahnya.
Ia pun menunduk dan baru menyadari kalau dirinya belum memakai apa-apa, pantas saja pikirnya Ardiaz berbuat seperti itu.
__ADS_1
📞"Hahaha, gak perlu malu sayang. Mama kan juga pernah ngalamin itu," ucap Malika.
📞"Iya ma, aku emang baru bangun. Ini juga baru pengen sarapan sama mas Diaz," ucap Aileen.
📞"Oh yaudah, maaf ya kalau mama ganggu kalian! Mama cuma pengen tau malam pertama kalian lancar atau enggak," ucap Malika.
📞"Lancar kok ma," jawab Aileen.
📞"Baguslah, kalo gitu mama titip cucu yang banyak ya sama kamu sayang!" ucap Malika.
📞"Mama apaan sih? Bisa pingsan aku kalo punya anak banyak-banyak mah," ujar Aileen.
📞"Hahaha, mama bercanda. Gausah banyak-banyak dulu, cukup satu atau dua aja deh," kekeh Malika.
📞"Yaudah, aku tutup dulu ya ma? Kasihan mas Diaz kayaknya udah kelaparan deh," ucap Aileen.
📞"Oh gitu, yaudah kalian sarapan aja dulu ya! Selamat bulan madunya ya sayang, semoga lancar!" ucap Malika.
📞"Aamiin, makasih mama!" ucap Aileen tersenyum.
Setelahnya, Aileen pun memutus telpon dan berbalik menatap Ardiaz yang masih terbaring dengan tangan mengurut miliknya.
"Udah selesai?" tanya Ardiaz pelan.
"Iya mas, emang kenapa?" heran Aileen.
"Sini bantu saya, gara-gara kamu nih dia jadi begini!" suruh Ardiaz.
"Ya iyalah, udah buruan sini ah!" paksa Ardiaz.
Tanpa menunggu jawaban Aileen, pria itu langsung menarik paksa tangan istrinya agar mau membantu ia memuaskan dirinya.
•
•
Kini keduanya berada di meja makan, setelah Aileen membantu Ardiaz mengeluarkan laharnya dan mandi bersama pria itu.
Ya memang hanya mandi, sebab Aileen menolak diajak melanjutkan kegiatan panas karena miliknya masih terasa amat sakit.
"Mama kamu tadi bicara apa di telpon?" tanya Ardiaz penasaran.
"Gak bicara apa-apa, emangnya kenapa sih mas?" ucap Aileen dengan mulut mengunyah.
"Tadi kok saya dengar kamu sebut-sebut punya anak banyak, kamu kepengen emang? Kalau iya, saya bisa wujudin dengan senang hati loh sayang," ucap Ardiaz tersenyum miring.
"Uhuk uhuk.." Aileen spontan terbatuk mendengar perkataan suaminya.
"Hey, kenapa? Ada yang salah sama kata-kata saya?" tanya Ardiaz heran.
"Jelas lah salah, enak aja punya anak banyak! Emang aku gak sakit apa?" kesal Aileen.
__ADS_1
"Hehe, kan saya cuma mau penuhin keinginan kamu sayangku," ujar Ardiaz.
"Itu bukan kemauan aku mas, tapi mama. Aku sih gak mau lah," ucap Aileen.
"Loh kenapa gak mau? Kan enak tau punya anak banyak, bisa dijadiin tim sepakbola atau tim voli gitu," kekeh Ardiaz.
"Gak lucu mas, emangnya kamu pikir aku robot apa yang gak ngerasain sakit?" kesal Aileen.
"Hahaha, iya iya bercanda kok. Jadinya kamu mau punya anak berapa dong?" tanya Ardiaz.
"Umm satu aja cukup mas," jawab Aileen.
"Dih masa satu? Dua lah biar pasangan, kalo satu nanti dia kesepian loh," ucap Ardiaz.
"Gak dong, kan ada kita sebagai orangtuanya," ucap Aileen.
"Kalau kita lagi gak sibuk, kalo sibuk gimana? Kasihan kan anak kita itu gak ada temennya," ucap Ardiaz.
"Terserah kamu aja, mau punya berapapun aku gak perduli. Udah ya aku mau makan dulu?" ucap Aileen pasrah.
Ardiaz malah terkekeh dan reflek mencubit dua pipi istrinya yang sedang makan itu.
"Ih sakit mas!" protes Aileen.
"Abisnya kamu gemesin sih, saya jadi gak tahan pengen cubit-cubit terus rasanya. Apalagi kalo cemberut kayak gini," ujar Ardiaz.
"Eee mas, ini kita masa honeymoon nya cuma ke hotel doang sih? Mana hotelnya gak terlalu jauh dari rumahku lagi, gak ada tempat yang bagusan dikit apa?" ucap Aileen.
"Kamu emang mau honeymoon kemana baby? Bilang aja sama saya, nanti saya turutin!" ucap Ardiaz.
"Gak perlu jauh-jauh sih mas, aku pengen ke Korea aja. Siapa tau aku bisa ketemu oppa oppa Korea gitu disana kan?" ucap Aileen.
"Ngaco aja kamu, mau ketemu oppa mah di Malaysia sana neneknya Upin Ipin tuh," ucap Ardiaz.
"Ish apa sih? Itu mah opah bukan oppa, cringe banget sih kamu!" cibir Aileen.
"Hehe, suka-suka saya dong. Lagian kamu ada-ada aja masa udah punya suami masih pengen ketemu cogan Korea sih?" ucap Ardiaz.
"Salahnya dimana mas? Kan aku cuma ngefans sama mereka, gak mungkin juga aku pacarin atau nikahin mereka," ucap Aileen.
"Iya iya, nanti saya suruh Felix buat beliin tiket ke Korea deh. Sekarang suapin saya dulu tapi!" ucap Ardiaz.
"Siap suamiku sayang!" ucap Aileen patuh.
Tanpa berlama-lama, Aileen langsung menyuapi Ardiaz layaknya bayi yang baru lahir.
Mereka pun menikmati sarapan sambil sesekali bercanda dan berbincang santai.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1