Kepsek Itu, Pacarku

Kepsek Itu, Pacarku
Episode 16. Merajuk


__ADS_3

Ardiaz dan Aileen kini tiba di kantin, pria itu memesan makanan serta minuman untuk mereka berdua, sedangkan Aileen tetap di tempat duduknya menunggu seorang diri.


Aileen tampak celingak-celinguk mencari sahabatnya, Shanum. Namun, dia tak menemukan keberadaan gadis itu disana.


"Shanum kemana ya?" gumamnya.


"Hey Aileen!" suara panggilan seorang pria mengagetkan dirinya, ia pun menoleh lalu mendapati Virgo disana.


"Kak Virgo? Ada apa?" tanya Aileen pelan, namun tidak dijawab oleh Virgo.


Pria itu dengan santainya duduk di samping Aileen dan merangkul gadis tersebut, Aileen pun merasa risih diperlakukan seperti itu, ia langsung menyingkirkan tangan Virgo dengan kasar dari pundaknya.


"Ish, jangan kurang ajar ya kak! Aku kesini sama pak Ardiaz, jadi kalau kamu berani macam-macam sama aku, pasti pak Ardiaz gak bakal tinggal diam!" ucap Aileen ketus.


"Hah??" Virgo terkejut dan langsung menoleh kesana-kemari mencari Ardiaz.


"Ah mana, gak ada tuh?" ujar Virgo.


"Dia ada kok lagi pesan makan, mending kamu pergi deh sana!" ucap Aileen.


"Kenapa sih Aileen? Gue mau disini tau, daripada lu sendirian mending sama gue," ucap Virgo.


"Hahaha, lo ternyata belum nyerah juga ya Go?" kekeh Zack.


"Ya iyalah, cinta itu harus diperjuangin bro! Gue jatuh cinta sama Aileen, jadi gue gak boleh nyerah gitu aja! Selagi janur kuning belum melengkung, itu artinya Aileen masih bisa gue miliki!" ujar Virgo.


"Yah elah omongan lo sok berat banget Go! Yaudah, suka-suka lo aja deh mau ngapain! Kita duduk di tempat biasa ya?" ucap Zack.


"Ya ya ya, udah sana lu pada pergi!" usir Virgo.


Ketiga teman Virgo pun pergi ke meja mereka, sedangkan Virgo sendiri tetap disana memandangi wajah Aileen dari samping sambil tersenyum.


"Lo dilihat-lihat makin cantik aja ya? Kenapa lo malah mau pacaran sama orang tua?" ujar Virgo.


"Kamu bisa diem gak sih? Jangan pernah kamu rendahin pak Ardiaz di depan aku!" kesal Aileen.


"Ohh, sekarang lo ngomongnya jadi pake aku-kamu nih sama gue?" goda Virgo.


"Dasar gak jelas! Mending kamu pergi deh sebelum pak Ardiaz balik kesini!" ujar Aileen.


"Emang dimana sih pacar lo yang tua itu? Gue gak takut sama dia!" ucap Virgo.


"Kamu benar-benar kurang ajar ya! Lihat aja, nanti aku bakal laporin kamu ke pak Ardiaz!" ujar Aileen.


"Silahkan aja! Kan gue dah bilang tadi, gue gak takut sama pak Ardiaz!" tantang Virgo.

__ADS_1


"Oh oke, nanti kamu bakal nyesel deh!" ancam Aileen.


"Nyesel? Lo yakin banget kayaknya gue bakal nyesel dan takut sama pak Ardiaz, padahal nyatanya mah enggak!" kekeh Virgo.


"Terserah kamu aja, sebentar lagi pasti pak Ardiaz bakal datang dan kasih pelajaran ke kamu karena kamu udah godain aku!" ucap Aileen.


"Duh, lo makin imut dan cantik deh Aileen! Follback sosmed gue dong beb!" ujar Virgo.


Tangan lelaki itu mencoba mengusap rambut Aileen, namun dengan segera Aileen menghindar dan menepis tangan Virgo darinya.


"Jangan sentuh-sentuh aku!" ucap Aileen.


"Tenang cantik! Gue gak bakal sentuh lo, asal lo mau follback gue dan posting foto gue di akun sosmed lo," ucap Virgo.


"Aku gak bisa sembarangan follback orang, apalagi kita gak terlalu dekat. Aku gak mau ada kesalahan nantinya, tolong kamu ngerti kata-kata aku ya!" ucap Aileen.


"Halah ribet banget sih tinggal follback doang apa susahnya coba?!" kesal Virgo.


"Haish, itu gak semudah yang kamu kira kak!" balas Aileen tak kalah sewot.


Tak lama kemudian, Ardiaz yang baru selesai memesan makanan pun kembali kesana. Dia sangat geram melihat gadisnya didekat Virgo.


"Ehem ehem.." Ardiaz berdehem pelan.


"Hah? Pak Ardiaz??" kaget Virgo.




Kini Ardiaz membawa gadisnya kembali ke ruang pribadinya, dia terlihat cukup kesal lantaran Aileen sempat digoda oleh Virgo saat di kantin tadi.


Aileen yang melihat ekspresi Ardiaz pun ketakutan, dia tak menyangka kekasihnya itu bisa terlihat sangat menyeramkan saat sedang cemburu.


Namun disisi lain, Aileen juga merasa senang karena ternyata Ardiaz benar-benar mencintainya dan tidak menerimanya karena kasihan saja.


"Pak, bapak cemburu ya sama kak Virgo tadi?" tanya Aileen dengan senyum menggoda.


"Sudah tau pake tanya! Kamu itu gimana sih Aileen? Saya kan sudah bilang sama kamu, saya gak suka kamu dekat-dekat dengan laki-laki lain! Kenapa kamu masih ngeyel?" geram Ardiaz.


"Loh pak, bukan aku loh yang deketin dia. Tapi dia tadi datang sendiri dan tiba-tiba aja duduk di dekat aku, berarti bukan salah aku dong pak? Harusnya bapak jangan marahin aku!" ujar Aileen membela diri.


"Pinter ngejawab ya kamu sekarang? Pokoknya apapun itu, saya gak suka kamu didekati laki-laki lain seperti tadi!" ujar Ardiaz.


"Terus kenapa bapak malah tunjuk saya jadi wakil ketua kelas? Kak Virgo loh yang jadi ketua kelasnya, apa bapak gak cemburu kalau dia nanti deketin aku lagi?" tanya Aileen.

__ADS_1


"Awalnya kan saya gak ngira kalau Virgo ternyata suka sama kamu juga, Aileen!" jawab Ardiaz.


"Ohh, yaudah sekarang bapak batalin aja jabatan itu ya! Aku gak mau jadi wakil ketua kelas, aku pengen jadi murid biasa aja!" ujar Aileen.


"Gak bisa Aileen, itu sudah tertulis dan tidak bisa diganggu gugat!" tegas Ardiaz.


"Berarti bapak gak masalah dong kalau aku dekat-dekat sama kak Virgo?" tanya Aileen.


"Aileen, jadi wakil ketua kelas bukan berarti kamu harus dekat terus sama si ketua kelasnya kan? Kamu ngerti lah tugas kamu itu!" jawab Ardiaz.


"I-i-iya sih pak, yaudah deh aku nurut aja. Tapi, bapak jangan marah-marah lagi sama aku kalau kak Virgo deketin aku nanti!" ujar Aileen.


"Iya iya, semoga aja anak itu gak macam-macam lagi dan mau nurut sama saya!" ucap Ardiaz.


"Kayaknya gak mungkin deh pak, soalnya tadi dia kelihatan santai gitu sewaktu bapak tegur dia. Bisa jadi dia masih mau terus berusaha," ucap Aileen.


"Maksud kamu apa sih bicara begitu? Sengaja ya pengen mancing emosi saya?" tanya Ardiaz.


"Hah? Enggak kok, ih bapak sensitif banget sih sekarang!" elak Aileen.


"Halah alasan aja kamu! Sudah, kamu makan tuh makanan kamu!" ujar Ardiaz.


"Gak mau ah kalo makan disini! Aku maunya di kantin biar ada temannya," ucap Aileen.


"Ya emangnya saya ini apa Aileen? Kan saya bisa temenin kamu makan, lagian saya juga belum makan kok. Udah ya kamu jangan bikin saya emosi terus, cepat makan!" sentak Ardiaz.


"Hehehe, bapak emosi ya? Itu dia pak yang aku rasain kalau bapak dekat sama cewek lain, kayak waktu di Bali kemarin itu," cibir Aileen.


"Jadi kamu mau balas dendam sama saya? Kurang ajar juga ya kamu Aileen!" kesal Ardiaz.


"Bukan begitu pak, aku cuma pengen bapak tau seperti apa rasanya cemburu. Ya walau aku juga gak sengaja sih tadi ketemu kak Virgo di kantin," ucap Aileen.


"Iyain," singkat Ardiaz.


Aileen mencebikkan bibirnya, lalu duduk di samping Ardiaz seraya mengambil sepiring nasi goreng yang sudah dipesan lelaki itu tadi.


"Bapak mau aku suapin?" tanya Aileen.


"Gausah, kamu makan aja! Saya bisa makan sendiri kok," tolak Ardiaz.


"Oh oke!" ucap Aileen singkat.


Akhirnya mereka berdua sama-sama memakan makanan masing-masing, tak ada perbincangan lagi disana karena sepertinya Ardiaz marah besar.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2