
Hari yang ditunggu akhirnya tiba, ini adalah waktu bagi Aileen dan Ardiaz untuk melakukan fitting baju pengantin mereka sebelum pernikahan nanti.
Aileen tampak sangat senang begitu ia melihat gaun yang nantinya akan ia kenakan, gadis itu terus tersenyum dan tidak sabar memakainya.
"Pak, ini baju buat aku?" tanya Aileen memastikan.
"Iya sayang, kamu suka gak sama bentuk dan warnanya?" ucap Ardiaz.
"Suka banget ih pak, ini bagus banget tau! Tapi, cocok gak ya dipake sama aku?" ucap Aileen.
"Pasti cocok dong, kalo gak percaya coba aja kamu pakai gih!" ucap Ardiaz.
"Ini gak terlalu bagus pak?" tanya Aileen.
"Ya enggak dong, emang harus begini untuk pernikahan kita. Saya kan maunya kamu pakai yang terbaik, sesuai dengan penampilan kamu yang luar biasa," jawab Ardiaz.
"Apa sih pak? Aku gak gitu tau, aku tuh biasa aja," ucap Aileen tersipu.
"Kamu cantik banget sayang, udah deh kamu gausah merendah terus!" ujar Ardiaz.
"Iyain aja, kamu emang sukanya gombalin aku terus. Kalo gitu aku pake gaunnya dulu ya pak di dalam?" ucap Aileen.
"Mau saya temenin?" goda Ardiaz.
"Ih ngaco! Masa aku ganti baju ditemenin sama bapak? Gak dulu deh," tolak Aileen.
"Hahaha, bercanda sayangku," kekeh Ardiaz.
Aileen lalu beralih menatap Maira, teman Ardiaz yang menjahit dan menyiapkan gaun pernikahan cantik itu.
"Eee mbak, aku mau coba gaunnya ya? Boleh kan?" tanya Aileen.
"Oh boleh dong Aileen, kan emang udah harus kamu coba biar kita semua tau ini pas atau enggak di kamu," jawab Maira.
"Iya, aku ke ruang ganti dulu ya? Bapak tunggu disini aja!" ujar Aileen.
"Iya cantik," Ardiaz tersenyum dan mencubit gemas pipi gadisnya.
Aileen pun melangkah ke ruang ganti ditemani oleh seorang pegawai yang bekerja disana, sedangkan Ardiaz tetap di tempat menanti gadisnya selesai.
"Maira, makasih ya atas bantuannya! Aileen kelihatan senang banget sama gaun rancangan kamu, emang kamu paling keren deh!" ucap Ardiaz pada sahabatnya.
"Ah bisa aja kamu Diaz, gak perlu makasih lah kan aku cuma mau bantu kamu," ucap Maira.
"Ya gapapa, abisnya gaun kamu bagus banget sampai Aileen sesuka itu," ucap Ardiaz.
"Hahaha, aku ikut senang kalau Aileen suka. Sebagai seorang designer, aku bangga kalau karya aku disukai klien aku. Apalagi itu calon istrinya sahabat aku sendiri," ucap Maira.
"Sekali lagi makasih ya Maira! Saya gak salah pilih kamu untuk urusan pakaian," ucap Ardiaz.
__ADS_1
"Sama-sama, eh ya Aileen itu umur berapa sih?" tanya Maira.
"Dia masih 18 tahun, baru mau lulus SMA. Kenapa? Masih imut-imut ya?" jawab Ardiaz disertai kekehan kecil.
"Ahaha, kamu sukanya sama anak kecil ya Diaz? Ya ampun usia kalian beda jauh loh!" heran Maira.
"Usia gak jadi masalah Maira, yang penting itu cinta. Saya cinta sama Aileen dan begitupun sebaliknya, jadi gak ada salahnya dong kalau kita berdua menikah?" ucap Ardiaz.
"Iya iya, kamu emang gak salah kok. Selamat ya buat pernikahan kalian! Semoga kalian berdua langgeng terus!" ucap Maira.
"Aamiin, terimakasih ya!" ucap Ardiaz.
"Kamu sendiri gimana Maira? Sudah ada calon suami atau belum? Perasaan dari dulu sampai sekarang kamu masih jomblo terus," sambungnya melontarkan pertanyaan ke Maira.
"Hadeh, kamu nanya atau mau ngeledek aku sih?" kesal Maira.
"Hahaha, jangan marah dong Maira! Saya kan cuma mau mastiin aja," kekeh Ardiaz.
"Aku belum nemu yang cocok nih, ya mungkin jodohku masih jagain jodoh orang," ucap Maira.
"Sabar aja ya Maira!" ucap Ardiaz pelan.
Maira mengangguk saja dan menunggu Aileen selesai berganti pakaian.
•
•
Ia tersenyum melihat kekasihnya tengah menunggu disana dengan tidak sabaran, ia pun melangkah perlahan mendekati Ardiaz.
"Pak!" panggil Aileen pelan.
"Eh Aileen?" Ardiaz terkejut dan spontan menoleh, betapa kagumnya ia melihat gadisnya yang begitu cantik memakai gaun tersebut.
"Kamu cantik banget sayang!" puji Ardiaz sambil melangkah ke dekat gadis itu.
"Hah? Masa sih pak? Serius aku cantik pake gaun ini?" tanya Aileen tak percaya.
"Kamu gak pake gaun ini juga udah cantik kok, cuma jadi tambah cantik dengan adanya gaun ini di tubuh kamu. Kamu benar-benar luar biasa cantik sayangku!" jawab Ardiaz.
Aileen meneguk saliva nya sembari menunduk saat Ardiaz mendekati wajahnya dan mengusapnya lembut sambil membelai rambutnya.
"Bapak apa sih? Jauh-jauh ah!" sentak Aileen.
"Ehem ehem, bisa kali jangan mesra-mesraan di depan aku! Jomblo nih," tegur Maira.
"Maira, kamu diam aja deh!" titah Ardiaz.
"Hadeh, iya deh yang lagi bucin mah gak pernah salah. Terus gimana sama gaunnya? Kalian suka kan?" ucap Maira.
__ADS_1
"Suka kok, banget malah! Istri saya jadi makin cantik pakai gaun ini," ucap Ardiaz.
"Pak, bukan istri. Kita kan belum nikah tau, jadi masih calon istri," ucap Aileen.
"Ya gitu deh, intinya sama aja sayang. Kamu juga suka kan sama gaunnya?" ucap Ardiaz.
"Iya pak, ini bagus banget tau. Aku belum pernah pake gaun sebagus ini sebelumnya," ucap Aileen.
"Syukurlah kalau kalian suka! Emang sih gaunnya cocok banget dipake di tubuh kamu Aileen, udah orangnya cantik terus gaunnya juga cantik jadi tambah cantik deh," ucap Maira.
"Hahaha, bisa aja mbak ini. Padahal kan mbak yang keren karena bisa bikin gaun sebagus ini," ucap Aileen.
"Gaun akan terlihat bagus kalau dipakai sama orang yang tepat Aileen," ucap Maira.
"Sudah sudah, jangan pada debat dong! Sekarang giliran saya yang cobain baju saya, kan Aileen udahan," ucap Ardiaz.
"Oh iya bener tuh, sebentar ya biar diambilin sama pegawai aku dulu!" ucap Maira.
"Siap! Yang penting baju aku jangan sampai kalah bagus sama punya Aileen!" ucap Ardiaz.
"Tenang aja, udah aku siapin sesuai mau kamu kok Ardiaz! Kamu lihat aja nanti," ucap Maira.
"Okay, aku percaya sama kamu!" ucap Ardiaz.
Tak lama kemudian, seorang pegawai kembali membawakan baju untuk Ardiaz kenalan di pernikahan nanti.
Ia tercengang melihat pakaian tersebut, begitupun Aileen yang tak kalah kaget saat pakaian milik Ardiaz datang.
"Wah bagus banget! Itu pasti cocok deh dipake sama bapak!" ucap Aileen.
"Iya, baru ngeliat aja udah ngerasa keren saya kalo pake itu. Saya mau langsung coba deh bajunya, boleh kan Maira?" ucap Ardiaz.
"Ya boleh dong, coba aja gih sana!" ucap Maira.
Ardiaz mengangguk, lalu meminta izin pada Aileen untuk pergi mencoba bajunya.
"Sayang, aku coba ini dulu ya?" ucap Ardiaz.
"Iya pak," singkat Aileen.
Ardiaz pun pergi meninggalkan dua gadis yang sedang sibuk membahas gaun cantik di tubuh Aileen itu.
"Ini bagus banget tau mbak!" ucap Aileen.
"Kamu nya soalnya cantik Aileen!" ucap Maira.
"Hahaha.." mereka sama-sama tertawa dan melanjutkan berbincang riang.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...