
Aileen baru selesai mandi, ia terkejut mendapati cukup banyak panggilan tak terjawab dari nomor Ardiaz ke ponselnya.
Ia pun baru teringat pada permintaan Ardiaz tadi bahwa pria itu akan menelponnya begitu sampai di rumah dan ia harus mengangkat telpon itu.
"Duh, pak Ardiaz telpon banyak banget lagi gak sempat aku angkat!" ujar Aileen bingung.
Drrttt
Drrttt
Tak lama kemudian, ponselnya kembali berbunyi karena ada telpon masuk dari Ardiaz. Gadis itu pun tersenyum lega dan langsung cepat-cepat mengangkat telpon tersebut.
Namun, kali ini Ardiaz memilih mode video call yang mengharuskan kedua belah pihak mengaktifkan kamera untuk dapat melihat wajah satu sama lain.
📱"Halo pak!" ucap Aileen lirih dengan memegang ponsel agak menjulur ke depan.
📱"Hey! Kenapa kamu gak angkat telpon saya tadi? Kamu lupa sama ucapan saya?" tanya Ardiaz tegas.
📱"Ma-maaf pak! Aku tadi abis mandi, jadi aku gak dengar bunyi telpon dari bapak," jawab Aileen.
📱"Wow! Kamu kenapa masih pake handuk sih sayang? Sengaja ya mau goda saya?" ujar Ardiaz.
📱"Hah? Eee enggak kok, aku tadi baru mau pake baju eh bapak udah langsung video call. Yaudah aku angkat aja, daripada bapak marah," elak Aileen.
Gadis itu reflek mendekatkan kamera ke arah wajahnya untuk mencegah Ardiaz melihat bagian bawah tubuhnya yang hanya tertutupi handuk.
📱"Oh gitu, terus kenapa kameranya dideketin ke muka gitu sih sayang? Kayak tadi aja lah, saya lebih suka yang tadi tau!" ucap Ardiaz.
📱"Bapak cabul ih! Udah ah aku mau pake baju dulu, nanti aku telpon balik ya!" ucap Aileen.
📱"Eits, ntar dulu dong cantik! Mumpung kamu masih begini, kamu arahin kameranya ke bawah dong sayang biar aku bisa lihat tubuh kamu!" pinta Ardiaz dengan senyum seringai nya.
📱"Hahaha, gak mau! Dasar bapak mesum!" sentak Aileen.
Tut Tut Tut...
Aileen langsung menekan tombol merah di hp nya dan mengakhiri video call itu, ia benar-benar kesal dengan sikap Ardiaz padanya tadi.
"Huh mesum banget sih jadi cowok! Kenapa coba aku bisa jatuh cinta sama dia?" gumam Aileen.
Disaat Aileen hendak memakai pakaiannya, tiba-tiba saja pintu diketuk dari luar dan membuat ia sedikit terkejut.
__ADS_1
TOK TOK TOK...
"Aileen, buka pintunya dong Aileen aku mau masuk!" ucap seseorang dari luar yang tak lain ialah Alana.
"Kak Lana? Iya kak, masuk aja gak dikunci kok pintunya!" teriak Aileen.
Ceklek
Alana pun langsung masuk ke dalam sesuai perintah Aileen, namun ia kaget saat melihat Aileen masih memakai handuknya.
"Aileen, kamu itu ya kebiasaan deh kalau abis mandi bukannya langsung pake baju malah pegang hp dulu! Emangnya gak basah tuh hp dipegang sama tangan kamu?" ucap Alana.
"Bukan gitu kak, ini tadi pak Ardiaz video call aku, jadi aku angkat dulu deh," jawab Aileen.
"Hah? Berarti kamu video call sama pak Ardiaz dalam kondisi kayak gini?" kaget Alana.
"Eee i-i-iya kak, abisnya aku gak sempat pake baju tadi. Emang kenapa ya kak?" ucap Aileen.
"Gapapa sih, aku cuma kaget aja. Ya tapi kan kamu seenggaknya masih ketutup handuk," ucap Alana.
"Iyalah kak, gak mungkin juga aku mau angkat telpon pak Ardiaz kalau aku gak pake apa-apa. Oh ya, kak Lana ada apa ke kamar aku?" ucap Aileen.
Alana tiba-tiba terdiam sambil menunduk.
•
•
Disisi lain, Ardiaz menuruni tangga sembari mengusap wajahnya kasar. Ia menelan saliva membayangkan tubuh Aileen saat di video tadi.
Ardiaz benar-benar tak menyangka bahwa ia akan melihat tubuh seksi Aileen yang hanya berbalut handuk, sangat sulit ia melupakan itu, apalagi kondisi Aileen yang masih cukup basah sehabis mandi.
"Duh, ini saya kenapa jadi mesum banget gini sih? Padahal cuma begitu doang loh," gumam Ardiaz.
"Ayo Ardiaz, sadar Ardiaz! Kamu gak boleh kayak gini terus sama Aileen, yang ada dia bisa marah dan malah jauhi kamu! Saya gak mau itu terjadi, karena saya cinta Aileen!" sambungnya.
Lalu, Mita pun datang tepat di hadapannya. Ia penasaran melihat putranya berjalan sembari meracau sendiri.
"Ardiaz!" panggil Mita.
"Ah iya ma, kenapa ya?" tanya Ardiaz terkejut.
__ADS_1
"Kamu yang kenapa? Daritadi mama perhatiin kamu melamun terus di tangga, awas loh nanti kesandung terus jatuh!" ujar Mita.
"Enggak ma, aku cuma kepikiran Aileen aja. Abisnya dia cantik banget sih ma," ucap Ardiaz.
"Ya ampun Ardiaz! Mama kira kamu lagi ada masalah atau apa gitu, ternyata eh ternyata mikirin Aileen pacar kamu!" ucap Mita sambil geleng-geleng tak percaya.
"Hehe, iya gitu deh ma. Rasanya aku gak bisa jauh-jauh dari Aileen walau sebentar, ini aja aku udah mau deketin dia lagi," kekeh Ardiaz.
"Sabar dong Ardiaz! Nanti malam kan kamu ketemu lagi sama dia, sudah kamu bilang kan ke dia soal ajakan makan malam mama?" ucap Mita.
"Udah kok ma, tadi aku udah sampein ke Aileen dan dia bersedia. Aku bakal jemput dia begitu malam tiba, tapi aku sih maunya sekarang ma!" ucap Ardiaz.
"Hadeh, kamu kayaknya udah tergila-gila ya sama gadis itu?" ujar Mita.
"Begitulah ma, mungkin ini yang namanya dimabuk cinta. Entah kenapa aku selalu susah buat jauh dari Aileen," ucap Ardiaz.
"Yasudah, mending kamu mandi dulu sana biar nanti gak buru-buru!" ucap Mita.
"Ntar aja deh ma, aku masih mau ngopi dulu sambil lihat pemandangan di luar. Lagian masih jam lima sore kok," ucap Ardiaz.
"Ya terserah kamu aja lah Diaz," ucap Mita.
"Kalo gitu aku ke belakang dulu ya ma?" pamit Ardiaz.
"Iya iya," Mita menyingkir memberi jalan bagi putranya itu untuk lewat.
Ardiaz pun pergi ke dapur sambil tersenyum tipis, sedangkan Mita menatap punggung pria itu sembari menggelengkan kepala.
"Anak itu udah benar-benar jatuh cinta sama Aileen. Tapi bagus sih, aku gak sabar lihat mereka menikah! Semoga aku masih bisa menyaksikan pernikahan putraku nantinya," gumam Mita.
Ardiaz kini tengah berada di teras depan rumahnya, menikmati secangkir kopi sembari menyaksikan pemandangan sore hari yang indah.
"Emang nikmat banget sih kayak gini!" gumamnya.
Tak lama, sebuah mobil berhenti di halaman rumahnya. Ardiaz sontak menatap ke arah mobil itu dengan penasaran dan bingung.
"Loh, itu kayak mobilnya Laura. Mau apa ya dia kesini?" pikir Ardiaz.
Benar saja dugaan Ardiaz, mobil itu memang lah mobil milik Laura. Terbukti sekarang Laura keluar dari mobil tersebut dan berjalan ke arahnya.
"Hai Ardiaz!" Laura menyapanya dengan lembut.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...