Kepsek Itu, Pacarku

Kepsek Itu, Pacarku
Episode 50. Ngasih kado


__ADS_3

Aileen dan Shanum kini tiba di kelas, Aileen masih terus mengusap punggung Shanum untuk menenangkan gadis itu agar tidak terlalu larut dalam kesedihannya lagi.


"Makasih ya Aileen! Lu emang baik banget sama gue!" ucap Shanum.


"Sama-sama, udah sewajarnya kalau sahabat itu saling menguatkan satu sama lain," ucap Aileen.


"Iya, tapi kan sekarang lu juga lagi sedih karena pak Ardiaz gak tahu pergi kemana," ucap Shanum.


"Itu mah masalah kecil, nanti juga dia bakal balik kok temuin aku. Pak Ardiaz kan gak kalah bucin sama aku," ucap Aileen.


"Hehe, iya gue doain deh supaya pak Ardiaz balik dan lu bisa deketan lagi sama dia!" ucap Shanum.


"Aamiin! Udah sekarang kamu jangan mikirin pak Ardiaz! Kamu fokus tenangin diri aja!" ujar Aileen.


"Iya Aileen," singkat Shanum.


Dan hal yang membuat kedua gadis itu tambah kesal adalah kedatangan Virgo serta para teman-temannya disana, sungguh Aileen sangat amat tak menyukai mereka semua.


Namun, tampaknya Virgo tak perduli dengan itu. Ia dan teman-temannya malah sengaja duduk di dekat Aileen lalu tersenyum menyapa gadis itu sambil menatapnya.


"Helo helo para gadis cantik! Uhh auranya udah pada cerah aja nih, padahal masih pagi!" ujar Virgo dengan kedua tangan dilipat di meja.


"Biasalah Go, namanya idola sekolah. Ya udah pasti lah cerah-cerah walau masih pagi, kan seleb!" timpal Zack.


"Kalian ngapain sih?!" sentak Aileen.


"Wih galak amat neng, santai atuh! Kita kan cuma mau ngobrol santai sama kalian, jangan galak-galak dong cantik!" ucap Virgo.


"Bodoamat! Udah sana ah jangan ganggu kita! Gak lihat nih Shanum lagi sedih?" kesal Aileen.


"Ohh, emang sedih kenapa lu Shanum? Biasanya lu paling ceria di kelas, suara lu yang kayak terompet tahun baru itu kan bunyi terus tiap jam. Tumbenan lu sedih begini," heran Virgo.


"Hibur tuh Pan!" sarkas Lian.


"Apaan sih lu? Ngapa jadi gue? Ogah amat gue hibur dia!" ujar Pandu.


"Hahaha, heleh pake sok-sokan gak mau lagi lu! Padahal lu suka kan sama dia?" ejek Lian.


"Stress dasar!" kesal Pandu.


"Hadeh Pandu Pandu, mau sampai kapan sih lu malu-malu kayak gitu terus? Yang ada lu bakal jadi jomblo abadi," ucap Virgo.


"Tau lu! Harusnya lu berani dong, pepet gadis yang lu suka!" ujar Lian.


"Ah kayak lu pada udah punya pacar aja, kita kan semua disini jomblo!" ujar Pandu.


"Hehe.." keempat pria itu kompak nyengir.


"Berisik banget sih kalian! Sana pergi ah!" usir Aileen.


"Buset galak amat nih wakil gue! Gak boleh gitu sama ketua, cantik!" ucap Virgo.

__ADS_1


"Ya kalian makanya jangan ngobrol disini! Sana cari tempat lain aja!" ucap Aileen.


"Iya, gue lagi butuh menenangkan diri tau!" timpal Shanum.


"Emang ada masalah apa sih? Cerita dong sama kita, penasaran nih!" ucap Virgo.


"Gausah kepo deh lu!" ujar Shanum.


"Yeh kita ini mau bantu selesaiin masalah lu, siapa tahu bisa kan?" ucap Virgo.


"Kalian gak akan bisa!" tegas Shanum.


"Gak ada yang tahu Shanum, coba aja cerita dulu masalah lu apa supaya kita bisa bantu!" ucap Virgo.


"Betul!" sahut Zack.


"Gue gak mau cerita sama kalian, karena gue gak percaya sama kalian berempat!" ucap Shanum.


"Dih gitu, kita kan teman tau," ucap Virgo.


"Sejak kapan gue anggap kalian teman?" tanya Shanum.


"Eh buset!" kaget Virgo dan yang lainnya.




Bahkan, kini mereka mendatangi Aileen dengan membawa berbagai macam hadiah untuk diberikan kepada gadis cantik itu.


"Hai Aileen! Nih gue ada minuman buat lu, diambil ya!" ucap seorang pria.


"Jangan ambil yang itu Aileen! Ambil punya gue aja nih, lebih enak!" sahut yang lain.


"Halah punya gue pasti lebih enak, ini mahal soalnya! Ayo Len ambil!"


Begitulah perdebatan ketiga pria tersebut, yang tentunya membuat Aileen makin pusing dan kepalanya terasa ingin pecah.


"Aduh! Kalian itu apa-apaan sih? Aku gak perlu dibeliin minuman kayak gini!" ucap Aileen.


"Ohh, lu mau makanan ya? Nih gue punya dimsum, ambil ya Aileen!" ucap si pria.


"Bukan gitu, aku gak butuh apa-apa. Aku bisa kok beli sendiri semua itu di kantin," tolak Aileen.


"Yah Aileen, terus ini buat siapa dong?" tanya si pria yang kecewa.


"Kalian makan dan minum aja sendiri!" jawab Aileen ketus.


Setelahnya, Aileen pun melintas pergi begitu saja menuju kantin meninggalkan ketiga pria yang masih asyik berdebat itu.


Namun, baru beberapa langkah sudah muncul lagi pria yang lainnya. Kali ini adik kelas gadis itulah yang datang membawakannya sesuatu.

__ADS_1


"Hai kak!" sapa salah seorang dari mereka.


"I-iya, kalian mau apa ya?" tanya Aileen gugup.


"Gak mau apa-apa kok kak, kita cuma mau kasih ini ke kak Aileen," jawabnya.


"I-itu apa??" tanya Aileen penasaran.


"Ini hadiah dari kita, diterima ya kak! Kita udah siapin ini susah payah loh kak," jawabnya.


"Ta-tapi..."


"Ayolah kak, kali ini aja deh!" paksa mereka.


"Yaudah, aku terima. Tapi cukup sekali ini aja ya? Besok-besok kalian jangan ada yang kasih sesuatu lagi ke aku!" ucap Aileen.


"Sip kak! Ini diambil dong pemberian kita!" ucap pria itu menyodorkan kotak hadiah di tangannya kepada Aileen.


"Makasih! Tapi ini isinya apa ya? Bisa kalian kasih tau ke aku sekarang?" tanya Aileen.


"Eee nanti aja kakak buka dan lihat sendiri, biar surprise," jawab pria itu.


Aileen terdiam bingung sembari menatap bungkusan kado tersebut, ia penasaran apa sebenarnya isi di dalam pemberian itu.


"Yaudah ya kak kita mau pergi dulu?" ucapnya lagi.


"I-iya," lirih Aileen.


Pria-pria adik kelasnya itu pun pergi dengan perasaan senang karena hadiah dari mereka diterima oleh Aileen.


"Itu dekel kok aneh-aneh aja ya? Duit darimana coba mereka pake kasih aku hadiah segala? Tapi, kira-kira ini isinya apa ya? Aku jadi penasaran pengen tahu," gumam Aileen.


"Hey Aileen!" baru saja gadis itu hendak membuka koyaknya, namun seseorang telah mengejutkannya.


"Ah iya apa?" tanya Aileen spontan.


Ia menatap pria tinggi yang tengah berdiri di hadapannya saat ini, itulah Sean si ketua osis yang tampan dan menjadi idola para wanita disana.


"Loh Sean? Ngapain kamu nyapa aku? Jangan bilang kamu mau kasih aku kado juga kayak yang lain!" tanya Aileen lagi.


"Hahaha, ya enggak lah Aileen. Aku sapa kamu justru karena aku bingung lihat kamu berdiri aja disini kayak orang linglung," jawab Sean.


"Iya nih, barusan ada yang kasih ini ke aku. Tapi, dia gak kasih tahu apa isinya," ucap Aileen.


"Wah berarti kamu harus hati-hati Aileen! Bisa jadi itu isinya berbahaya, makanya mereka gak mau kasih tau isinya ke kamu," ucap Sean memperingati.


"Hah??" Aileen tersentak kaget dengan mulut terbuka lebar.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2