Kepsek Itu, Pacarku

Kepsek Itu, Pacarku
Episode 110. Berbagai wahana


__ADS_3

Hari pertama menjadi sepasang suami-istri, Ardiaz dan Aileen tentunya tak mau melewatkan itu begitu saja sebab ini adalah momen yang paling istimewa di dalam hidup mereka.


Ya Ardiaz mengajak sang istri pergi keluar untuk sekedar jalan-jalan mengelilingi kota mencari destinasi wisata yang indah, sebelum nantinya mereka akan sama-sama pergi ke Korea.


"Mas, aku senang banget deh bisa jalan-jalan bareng suami aku yang tampan ini!" ucap Aileen.


"Bukan cuma kamu sayang, tapi saya juga. Ini adalah momen yang paling saya tunggu-tunggu setelah kita menikah," ucap Ardiaz.


"Serius? Bukannya momen yang kamu tunggu itu enak-enak ya?" tanya Aileen.


"Hehe, maksudnya salah satunya gitu loh. Soalnya kalo enak-enak itu kan emang udah pasti yang ditunggu tiap cowok," jawab Ardiaz.


"Ah alasan aja kamu mas," cibir Aileen.


"Yeh ini beneran sayang, buat apa saya bohong? Saya emang tunggu banget momen bisa jalan berdua sama kamu," ucap Ardiaz.


"Iya deh iya, terus sekarang kita mau naik wahana apa nih mas?" tanya Aileen.


Ya saat ini mereka berada di salah satu tempat wisata di kota yang berisi berbagai macam wahana permainan.


"Umm, gimana kalau masuk rumah hantu aja? Kamu mau gak?" saran Ardiaz.


"Kamu sengaja ya pengen bikin aku jantungan? Udah tahu aku penakut, pake diajak ke rumah hantu. Aku gak mau ah, mending kita naik kora-kora aja," tolak Aileen.


"Halah bosen naik itu terus, saya udah tamat kali naik begituan mah. Wahana yang lain aja, kayak halilintar gitu," ujar Ardiaz.


"Enggak ah terlalu ngeri itu mah," ucap Aileen.


"Hadeh, sia-sia dong kita kesini kalo kamu diajakin naik ini itu gak mau. Terus kamu maunya kita kemana sayang?" ucap Ardiaz mulai kesal.


"Eee kita masuk istana boneka aja mas, mau kan?" usul Aileen sambil menggandeng tangan Ardiaz.


"Hah? Istana boneka??" Ardiaz tersentak kaget mendengar permintaan Aileen barusan.


"Iya mas, seru tau disitu. Ayolah, kamu pasti belum pernah kesana kan?!" bujuk Aileen.


"Huft, mau gak mau saya turutin deh permintaan kamu. Kalau enggak, nanti kamu malah ngambek terus saya gak dikasih jatah," ucap Ardiaz.


"Hehe, makasih suamiku yang tampan!" ucap Aileen mencubit gemas pipi suaminya.


"Kamu benar-benar gak adil ya?" ujar Ardiaz.


"Loh gak adil gimana?" heran Aileen.


"Ya iya, saya cubit pipi kamu gak boleh. Tapi barusan kamu cubit saya boleh," ucap Ardiaz.


"Iya dong, aku kan istri dan suami itu harus nurut sama istrinya," ucap Aileen.

__ADS_1


"Kebalik kali sayang, yang ada tuh istri harus nurut sama suami," ucap Ardiaz.


"Sama aja mas, intinya kita sama-sama nurut aja. Ayo ah kita ke istana boneka!" ucap Aileen.


Aileen langsung menarik lengan Ardiaz dan memaksanya memasuki istana boneka, tempat yang dipenuhi berbagai macam boneka itu.


Setelah membeli tiket, mereka pun mulai mengelilingi istana boneka dengan kapal yang sudah tersedia.


"Bagus kan mas disini?" ucap Aileen tampak menyukai tempat itu.


"Iya iya, saya iyain aja deh buat kamu mah. Walau bosen banget naik ginian," keluh Ardiaz.


"Ih kamu gak boleh gitu dong, kamu harus nyenengin aku!" rengek Aileen.


"Ahaha, nanti gantian ya kamu nyenengin saya di ranjang?" kekeh Ardiaz.


"Ish mesum!" Aileen kesal dan langsung mencubit pinggang Ardiaz begitu saja.


Pria itu hanya bisa meringis kesakitan, ingin membalas tetapi ia sadar Aileen adalah istrinya dan ia tak mungkin menyakiti wanita itu.




Setelah sekitar setengah jam terjebak di istana boneka, akhirnya mereka berdua kini menaiki wahana lain yakni komedi putar.


"Senyum dong mas!" pinta Aileen.


Ardiaz menurut saja, ia tersenyum lebar dan menatap layar ponsel saat Aileen hendak mengambil gambar yang kesekian kalinya.


Cekrek...📸📸📸


"Nah, ih bagus banget! Kamu kalo senyum tuh tambah ganteng tau mas," ucap Aileen.


"Udah dong sayang, masa daritadi kamu foto-foto terus sih?" pinta Ardiaz.


"Kenapa sih mas? Kamu gak suka ya foto bareng sama aku?" ucap Aileen cemberut.


"Eh gak gitu manis, saya cuma bosen aja lihatnya kamu foto melulu. Sekali-sekali kamu cium saya gitu biar romantis," ucap Ardiaz.


"Ish, kalo cium mah nanti di rumah dong. Mana berani aku cium di tempat umum?" ucap Aileen.


"Yah elah masa cuma cium aja takut sih? Mau saya tunjukin gak caranya biar gak takut?" ucap Ardiaz sambil mendekati wajah istrinya.


"Maksud kamu gimana?" tanya Aileen tak mengerti.


Cup!

__ADS_1


Ardiaz langsung mengecup bibir istrinya dan membuat sang empu terkejut bukan main.


"Ish, kamu—"


Ucapan Aileen terpotong sebab Ardiaz kembali meraup bibirnya sembari menahan tengkuknya dengan kuat.


Aileen hanya bisa pasrah menikmati cumbuan suaminya, meski ia sedikit kesulitan karena Ardiaz terlalu bersemangat.


Setelah dirasa cukup, barulah Ardiaz melepas pagutan itu dan terkekeh melihat ekspresi Aileen yang kesulitan bernafas.


"Kamu lucu deh sayang, duh saya jadi makin gemas sama kamu!" ujar Ardiaz.


"Huft, kamu emang benar-benar bikin aku emosi ya mas. Bisa-bisanya cium gak tahu tempat, kalau ada yang lihat gimana?!" protes Aileen.


"Kamu gausah protes, lagian kita kan lagi di atas jadi gak ada yang bisa lihat kita dong," ucap Ardiaz.


"Suka-suka kamu aja lah, tapi awas ya kalo kamu kayak gitu lagi!" ujar Aileen cemberut.


"Kita kan udah mau turun nih, kamu ada rencana naik wahana apa lagi setelah ini?" tanya Ardiaz.


"Umm, aku mau cobain semua yang ada disini kecuali halilintar mas," jawab Aileen tanpa ragu.


"Boleh boleh, sekalian nanti kita mampir makan siang dulu ya? Kamu udah lapar kan?" ujar Ardiaz.


"Lapar sih, tapi kalau lagi asyik berdua sama kamu gini aku bisa lupain rasa laparnya," ucap Aileen.


"Duh duh, emang paling bisa aja nih istri saya yang cantik dan manis. Yaudah, udahan ya foto-fotonya!" ucap Ardiaz.


Aileen mengangguk menuruti perintah suaminya, ia langsung memasukkan ponselnya ke dalam tas dan fokus menatap pemandangan di sekitarnya.


"Waw indah ya mas?" ucap Aileen.


"Iya emang indah, kayak kamu." jawab Ardiaz dengan singkat tapi berhasil membuat Aileen tersipu.


Ardiaz pun mendekati Aileen dan memeluk erat istrinya itu sembari menciumi lehernya.


Sesaat kemudian, mereka akhirnya turun dari wahana komedi putar itu dan kembali berjalan mengelilingi tempat wisata tersebut untuk menaiki wahana yang lainnya.


Berbagai macam wahana akan mereka coba naiki, sesuai kemauan Aileen tentunya yang ingin menaiki semua wahana disana.


"Siap sayang?" tanya Ardiaz pada istrinya.


"Siap dong mas, kamu jangan kabur loh ya!" ucap Aileen terkekeh kecil.


Ya mereka pun menaiki roller coaster yang ada disana tanpa rasa takut.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2