
"Ayo kita jemput nenek dan kakekmu, pakai bajumu dulu ya" Olivia memakaikan baju pada anaknya
"Sayang... lihat jam tanganku? dimana aku menaruhnya? " Kenzo mencarinya di kamar
"Kalau sudah pikun jangan menyimpan barang sembarangan, aku sudah menyimpannya di laci samping ranjang" jawab Olivia
"Ahh.. Terimakasih" Kenzo mengecup pipi Olivia yang sedang memakaikan baju pada anaknya
"Aku tunggu di bawah" Lanjut Kenzo sebelum keluar
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Kau sudah putuskan untuk melanjutkan belajar di sini? "
"Iya bu.. lagi pula sejak dulu aku tidak berniat belajar di luar negeri hanya keadaan yang membuatku terpaksa belajar disana"
"Apa sekarang kau sudah siap? sudah dua tahun kau menyimpan rahasia ini"
''Aku yakin kali ini aku sudah siap, aku pergi lebih dulu ibu ayah" Rai memeluk Hanin dan Tristan lalu pergi sebelum Olivia dan Kenzo tiba
Setelah beberapa saat Rai pergi Kenzo dan Olivia datang dengan cucu mereka yang baru berusia dua tahun, Hanin merentangkan tangannya ketika melihat mereka
Olivia dan Kenzo juga cucunya berhambur memeluk Hanin, Hanin mencium pipi anak anaknya penuh kerinduan
"Ibu sudah sehat? " tanya Kenzo
"Ibu sudah sembuh.. senang rasanya ibu bisa melihat kalian hidup bahagia"
"Kalian tidak merindukan ayah? " Tristan melipat tangannya di dada
"Tentu saja kami rindu" Olivia memeluk Tristan di ikuti Kenzo
"Natasya.. boleh grandma gendong? " Anak kecil itu mengangguk mengangkat tangannya
Mereka kembali ke rumah dengan perasaan bahagia yang tiada tara, jantung hati mereka telah kembali rumah mereka akan kembali berwarna
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
Rai tidak langsung pulang ke rumah dia mengamati kantor Bayu menunggu seseorang keluar, Benar saja gadis cantik itu keluar bersama seorang pria dengan baju kerjanya
"Mau aku antar? " tanya pria tersebut pada Cassandra
"Tidak perlu.. aku akan pergi ke kampus dulu barangku ke tinggalan disana" Jawab Cassandra
__ADS_1
"Baiklah.. hati hati, Apa kau mau pergi bersamaku ke acara tuan Tristan? "
"Tapi aku juga akan pergi bersama ayahku" sebenarnya Cassandra ingin menolak secara halus
"Tidak apa apa.. aku akan meminta izin pada paman Bayu"
"Aku harus pergi" Cassandra tidak ingin membahasnya lagi dan pergi begitu saja
Setelah mengambil barangnya yang tertinggal Cassandra menuruni tangga hendak pulang, Cassandra saling menyapa dengan beberapa orang yang dia kenal dengan keadaan tangga yang ramai
Tiba tiba seorang pemuda dengan pakaian serba hitam dengan topi juga masker menabraknya dan menyentuh tangannya, Cassandra menoleh kebelakang menatap pria tersebut yang juga menatapnya sambil berlalu
"Kenapa? kenapa aku merasakan kehadirannya? " Batin Cassandra melihat orang tersebut masuk
Cassandra pergi dengan perasaan tak menentu setelah kejadian itu mengingatkannya pada Rai, pemuda yang membuatnya tidak bisa menerima pria lain selama dua tahun
"Apa aku masih bisa bertemu denganmu? apa aku boleh berharap padamu? atau aku harus mengakhiri semua penantian ini? " Cassandra melamun ketika menyetir
Cassandra ingin bertemu dengan Rai namun di satu sisi dia takut jika Rai kembali penantiannya selama ini akan sia-sia, Cassandra takut Rai memiliki wanita lain dihatinya meskipun dia tahu sejak awal ada Olivia di hati Rai namun Cassandra khawatir ada orang lain selain Olivia
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
Malam ini Olivia begitu cantik dengan gaun putihnya sama persis dengan sang putri, Kenzo dan Olivia keluar bersama Tristan dan Hanin di tengah tengah mereka
"Di hari yang bahagia ini aku merasa sedih karena orang tuaku tidak bisa datang, keadaan mereka yang sudah berumur membuat kondisinya lemah, aku minta do'akan orang tuaku agar segera pulih dari sakitnya" ucap Tristan, janu di rawat di rumah sakit karena faktor usia mempengaruhi kesehatannya
Di layar besar menunjukkan wajah Janu dan juga Ressa yang sedang berada di rumah sakit, senyum di bibir kedua orang tua ini begitu tulus
"Menantuku aku senang dengan kesembuhanmu, maaf ayah dan ibu tidak bisa datang.. hidupmu begitu banyak penderitaan tapi Tuhan mengujimu kembali dengan penyakit itu, kau wanita luar biasa.. berbahagialah nak, kami menyayangimu" Hanin meneteskan air mata mengingat kebaikan dan ketulusan Janu
"Cucuku.. jaga anak dan istrimu baik baik, kau menjadi kepala keluarga sekarang kau harus menanggung semua kepahitan serta tanggung jawab yang besar, bahumu harus lebih kuat dari siapapun.. jangan jadi pria pengecut yang menyakiti hati keluargamu, opa selalu bangga padamu jangan ulangi kesalahan kesalahanmu di masa lalu"
"Kami menyayangi kalian" ucap Ressa dan Tristan lalu menghilang dari layar
Hanin tak kuasa menahan tangisnya Tristan memeluknya erat, begitupun Kenzo dan Olivia ikut memeluk Hanin membuat para tamu juga merasa haru
Acaranya sudah berjalan setengah semua tamu menikmati makanan yang di sediakan Cassandra dan Bayu berbincang dengan keluarga Tristan
"Kak apa kau tidak berniat memiliki anak lagi dalam waktu dekat? " tanya Cassandra
"Aku ingin fokus dulu mengurus Natasya, dia masih terlalu kecil" jawab Olivia
"Kau sendiri kapan akan menikah dan mempunyai anak? " celetuk Kenzo
__ADS_1
"Iya.. ayah lihat ada seseorang yang sedang menunggumu" Sahut Bayu menatap pria muda itu
"Ayah jangan mulai lagi.. aku masih kecil, aku ingin menikmati hidupku dulu"
"Alasan saja, memangnya kalau kau menikah tidak bisa menikmati hidup? " ucap Bayu
"Aku takut menjadi janda muda" cicit Cassandra membuat keluarganya tertawa
Tiba tiba saja seseorang datang memeluk Olivia membuat semua orang terkejut terlebih Kenzo, melihat istrinya di peluk pria lain terlebih itu mantan kekasihnya sendiri membuatnya geram
Cassandra mematung hingga gelas di tangannya terjatuh dan pecah, Cassandra berlari keluar dengan isak tangis menyesakkan
"Aku mengira dua tahun cukup untukmu melupakan kak Olivia, aku kira dua tahun sudah cukup untuk meyakinkan hatimu melupakannya namun ternyata aku salah, cintamu sebesar itu sampai berani datang memeluknya di hadapan semua orang" Tangis Cassandra pecah mengendarai mobilnya pergi dari sana
Tidak memperdulikan teriakan ayahnya memanggil namanya, Cassandra terlalu kecewa harapannya di patahkan begitu saja oleh Rai
"Cassandra.. Cassandra tunggu" teriak Bayu
Bayu dan pria itu mengejar mobil Cassandra yang pergi dari kediaman Tristan, dia khawatir terjadi sesuatu pada putri satu satunya
Kembali ke dalam rumah Tristan yang sekarang acaranya menjadi kacau, Kenzo menarik Rai kebelakang dan meninju wajahnya karena tidak Terima dia memeluk istrinya
"Lepaskan istriku bajingan, kau mencari mati? " Kenzo menghadiahkan pukulan di wajah Rai
Semua orang menjerit melihatnya sampai mereka di bubarkan oleh Scurity dengan alasan ada masalah keluarga yang harus di selesaikan, didalam kini sepi hanya ada keluarga Tristan dan Rai
"Ini untuk kakakku" Rai membalas pukulan Kenzo tepat di wajahnya
"Kau berani memeluk istriku, dasar kurang ajar" Terjadi perkelahian diantara mereka hingga Tristan memisahkan keduanya
"Kalian ini kenapa? bicarakan baik baik jangan seperti ini" ucap Tristan
"Akun sengaja ayah.. aku memang sudah lama ingin memukulnya" jawab Rai
"Ayah? kau memanggil ayahku apa? "
"Ayah.. memangnya kenapa? ini ibuku dan ini kakakku" Rai merangkul Hanin dan Olivia di kedua sisi-Nya
"Apa maksudmu? " Olivia menepis kasar tangan Rai
"Aku adik kandungmu"
Deg...
__ADS_1
Apa yang akan terjadi selanjutnya? kencengin lagi dong like komen vote dan bunganya