kesalahan satu malam

kesalahan satu malam
Teman kencan


__ADS_3

"Bangun.. ayo bangun" Kenzo membangunkan tubuh Olivia hingga duduk


"Apa? " gumam Olivia masih setengah sadar mengucek matanya


"Bangunlah.. aku buru buru atau aku tinggal saja? "


"Tinggalkan saja aku disini dan pergilah, Aku benar-benar masih ngantuk"


"Cepat bangun atau aku akan melempar mu ke kolam berenang" Ancam Kenzo


"Aku sudah bangun.. apa lagi? menyebalkan" gerutu Olivia menatap Kenzo nyalang


"Cepat mandi dan ganti bajumu, aku ingin membawamu jalan jalan" Kenzo melemparkan paper bag ke wajah Olivia


Tanpa menjawab Olivia meraih paper bag itu kasar lalu masuk kedalam kamar mandi, Selama mandi ia hanya menggerutu meluapkan kekesalannya pada Kenzo


Setelah Olivia keluar tanpa menunggu lama Kenzo masuk dan setelah itu keluar dengan baju yang baru, Mereka meninggalkan penginapan tersebut dan pergi dengan mobilnya, sepanjang perjalanan Olivia memperhatikan jalanan sepertinya dia mengenal jalan yang di laluinya


"Ini jalan menuju rumah Rai" batin Olivia


Mobil Kenzo berhenti di depan sebuah rumah besar berjarak dekat dengan rumah Rai, Seorang wanita cantik keluar dengan senyum manisnya


"Pindah" titah Kenzo


"A.. ap.. apa? " Olivia tidak percaya Kenzo akan membawa wanita lain di hadapannya


"Pindah sekarang.. atau kau bisa turun disini" Olivia pindah ke kursi belakang dengan raut wajah kesal


"Masuklah" ucap Kenzo lembut pada Renata


"Dia bisa berkata selembut itu pada wanita lain" batin Olivia


"Hai.. kau Olivia? " sapa Renata


"Ya.. senang bertemu denganmu" jawab Olivia


"Kau mengenalku? " tanya Renata


"Tentu saja ku terkenal di sosial media siapa yang tidak mengenalmu, terlebih Kau adalah kekasih kakakku"


"Kau terlalu melebih-lebihkan" jawab Renata dengan tersenyum


"Antar aku pulang dulu, aku sangat mengantuk" ujar Olivia yang sedari tadi menguap


"Kau akan ikut bersama kami, aku sengaja mengajakmu agar kau lebih dekat dengan kekasihku" sergah Kenzo, mendengar hal itu membuat Renata tersipu


"Terserah kau saja" ketus Olivia, dia lebih memilih memejamkan matanya dan tidur dengan pulas


"Sepertinya dia tidak tidur semalaman? " Tanya Renata

__ADS_1


"Entahlah apa yang dia lakukan semalaman, aku tidak mengerti dengan jalan pikirannya" jawab Kenzo


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Jadi begitu nyonya, aku pernah memergoki tuan muda keluar tengah malam dari kamar nona dan saat aku mengintip dari pintu yang tidak di tutup rapat nona menangis menutup tubuhnya dengan selimut, pakaiannya berserakan di lantai" Suster menceritakan semua yang di lihatnya


"Kenapa kau tidak menegurnya? padahal kau yang mengasuhnya sedari kecil, kau juga seperti ibu baginya" ujar Hanin


"Aku takut nyonya, Melihat tempramen tuan muda akhir akhir ini sepertinya dia sedang tidak baik baik saja"


"Apa yang dia lakukan? kenapa dia melakukan ini" gumam Hanin


Hanin berdiri melangkahkan kakinya menuju kamar pikirannya melanglang buana memikirkan apa yang awalnya membuat Kenzo bersikap seperti ini, dia mengambil handphone dan menekan panggilan sebuah nama menurut instingnya


"Hallo bibi.. "


"Apa Kenzo menemuimu akhir akhir ini? "


"Sepertinya bulan lalu dia kesini malam malam"


"Apa yang kau katakan padanya? "


"Tidak ada.. dia hanya ingin bertemu suamiku"


"Kenapa dia ingin bertemu dengan paman? apa yang dia katakan? "


"Entahlah aku tidak tahu, dia tidak mengatakan apapun" jawab Iriana


"Aku mengatakan kebenarannya pada Kenzo"


"Apa? apa kau tidak berpikir bagaimana kedepannya? kau membuat hidup mereka hancur sekarang" pekik Hanin


"Cih.. hancur? Apa yang bisa anakmu lakukan pada adik kesayangannya itu? "


"Aku benar-benar tidak habis pikir dengan cara berpikirmu" Hanin menutup teleponnya dengan kesal


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Olivia kenapa kau tidak makan? " tanya Renata ketika Olivia hanya mengaduk makanannya


"Makanmu belepotan sekali" Kenzo mengusap sudut bibir Renata membuatnya tersipu malu


"Aku ke toilet dulu" Olivia beranjak dari sana, meskipun dia belum mencintai Kenzo namun tetap saja melihatnya yang seperti itu membuatnya sakit


"Maaf aku terlambat" kedatangan seseorang membuat wajah Kenzo menjadi kesal


"Tidak apa apa.. kau sudah kenal bukan dengan Rai? dia adik sepupuku dan kau pernah ke pesta ulang tahunnya" Renata menjelaskan tentang Rai


"Ya.. aku tahu, tapi kenapa dia ada di sini? " tanya Kenzo

__ADS_1


"Aku mengirim pesan padanya untuk kemari dan menemani adikmu, kasihan dia hanya melihat kita" Olivia kembali bergabung setelah dari toilet


"Kau disini? " tanya Olivia pada Rai


"Ya.. aku di undang kakak sepupuku" jawab Rai


"Bagaimana kalau kita ke taman setelah ini, aku tahu ada taman di dekat sini yang udaranya sejuk juga ada sungai dan kita bisa naik perahu ketengah sungai" ajak Renata


"Aku setuju.. kalau begitu aku dan Olivia akan pergi lebih dulu" Rai tiba tiba menarik tangan Olivia


"Tapi.. " Olivia menatap Kenzo


"Jangan.. biarkan dia pergi bersama kita" Kenzo mencegahnya


"Pergilah.. aku dan Kenzo menyusul, sayang biarkan mereka berdua berkencan" Renata menyentuh tangan Kenzo namun Kenzo menepis nya ketika dia melihat Olivia pergi di bawa oleh Rai


"Kenzo tunggu aku" Renata di tinggalkan oleh Kenzo ke luar


Awalnya mobil Kenzo mengejar motor besar Rai namun ketika Kenzo sudah berada di depannya Olivia mengatakan agar Rai berjalan pelan saja otomatis ketika Kenzo sudah berjalan jauh di depan Olivia dan Rai memutar motornya mencari tempat lain


Disini mereka sekarang di pantai memandang luasnya lautan dengan angin yang menerpa rambutnya hingga beterbangan, Rai membawa dia minuman untuk mereka dan duduk di samping Olivia


"Apa yang sebenarnya terjadi diantara kau dan Kenzo? " tanya Rai


"Apapun itu aku tidak ingin kau ikut campur, cari kehidupanmu sendiri Rai" jawab Olivia


"Kau tahu Olivia aku sangat mencintaimu, aku akan membawamu keluar dari rumah itu jika kau menginginkannya"


"Aku tidak akan pergi kemanapun, aku tidak bisa pergi jauh dari ibuku.. aku menyayanginya biarkan aku dengan hidupku jangan masuk ke dalam hidupku dan membuatku semakin tertekan" ucap Olivia


"Apa kita tidak bisa berteman? " tanya Rai


"Kita bisa saja berteman tapi aku minta padamu jangan bertanya tentang kehidupanku"


"Bisakah kau bersikap biasa saja seperti dulu, jangan membuat dinding diantara kita" Olivia menoleh seraya tersenyum


"Aku bisa menerimamu sebagai teman, jangan tanyakan apapun lagi dan jangan mengharap cintaku lagi, aku akan bercerita padamu jika aku sudah siap"


"Jadi sekarang kita berteman" Olivia mengangguk dan menjabat tangan Rai yang terulur padanya


"Apa suamimu tidak mencari kita? kita sudah pergi terlalu jauh"


"Handphoneku sedari tadi bergetar aku mengabaikannya, aku ingin menikmati hari ini tanpa dia" jawab Olivia seraya menatap kedepan


"Kau tidak sakit hati melihatnya berkencan dengan kakak sepupuku? " tanya Rai


"Tidak.. aku berharap Kenzo bisa benar-benar bersama wanita lain dan segera melepaskanku" Olivia mungkin berbohong, dalam hatinya terasa sesak saat Kenzo bersikap lembut pada wanita lain


"Aku khawatir sepupuku hanya menjadi pelampiasannya saja"

__ADS_1


"Kalau begitu jauhkan Kenzo darinya" jawab Olivia


... Jangan lupa like komen vote dan bunganya ya...


__ADS_2