
"Apa yang sebenarnya terjadi nak? " tanya Hanin pada Olivia
"Beberapa berandalan berusaha melecehkannya bu, aku sudah mengatasi mereka semua" jawab Kenzo
"Apa kau yakin dia di lecehkan? maksudku mungkin saja dia yang lebih dulu menggoda mereka" Iriana menghapus air matanya lalu berdiri
"Bibi hentikan omong kosong mu" Hanin menegaskan kata katanya
"Omong kosong apa? buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya.. apa kalian lupa dari mana dia berasal? "
"Iriana hentikan.. mari kita pulang" suaminya mencengkram lengan Iriana menariknya keluar
"Anak wanita j*l*ng sepertimu? aku tidak percaya kau di lecehkan" ucap Iriana saat melewati Olivia and dengan tatapan tidak suka
"Kau mengatai ibuku wanita j*l*ng? kembali aku akan merobek mulut wanita tua itu" teriak Kenzo yang tidak Terima dengan perkataan Iriana
Kenzo hendak menyusul namun Tristan menahannya, Kenzo dan Olivia menatap kedua orang tuanya
"Sayang dengarkan ibu, apapun yang di ucapkan bibi Iriana jangan kalian dengar dia menjadi seperti itu karena kehilangan kakek dan paman Bayu, Olivia obati luka kakakmu" Olivia mengangguk lalu menuntun tangan Kenzo menuju kamarnya
"Aku khawatir mereka mengetahui segalanya" lirih Hanin
"Suatu hari mereka harus tahu dari kita sendiri jangan sampai orang lain lebih dulu menceritakan keburukan orang tua Olivia dan mereka jadi berpecah belah"
"Aku khawatir Kenzo akan membenci Olivia" lirih Hanin
"Tidak akan, Kenzo sangat menyayangi adiknya" Tristan membawa Hanin ke dalam pelukannya
Hanin khawatir dengan Kenzo terlebih dia akan memberi pelajaran pada siapapun yang telah melukai keluarganya, Kenzo amat menyayangi ibunya dia pernah bertengkar dengan Tristan karena ayahnya itu telah memarahi Hanin
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Kenapa kau harus mengatakan hal buruk di hadapan mereka? " bentak suami Iriana
"Mereka sudah hidup bahagia, kenapa kau kembali menciptakan keributan? apa kau tidak pernah belajar dari kesalahanmu yang membuat anak dan cucu kita membencimu?" tegasnya lagi
"Aku tidak suka melihat gadis itu, melihatnya kembali mengingatkanku pada kematian ayah"
"Sudah berlalu begitu lama dan kau masih menyimpan dendam? luar biasa sekali hatimu tidak meledak"
"Selama orang yang memberiku penderitaan hidup bahagia aku tidak akan pernah puas" ucap Iriana
"Harusnya Bayu menjadi anak kakak ipar yang tidak pendendam dan Tristan menjadi anakmu, kalian serasi" ucap suaminya
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Aku ingin bertemu putriku" Yasmine berlutut memegangi kaki Fredrick
"Anakmu aman bersama mantan kekasihmu" Fredrick duduk bersantai memainkan handphonenya
__ADS_1
"Tristan? "
"Ya.. hidup anakmu penuh kebahagiaan dan harta namun tercatat sebagai anak Tristan dan Hanin secara resmi, apa dia akan percaya jika kau menemuinya dan mengaku sebagai ibunya? apalagi Hanin dan Tristan begitu sangat menyayanginya"
"Dia anakmu, tidakkah kau juga merasa rindu padanya? " lirih Yasmine
"Aku hanya mementingkan uang, apa kau mau dia disini dan melayani para tamu sepertimu? "
"Jangan pernah sekali kali mengganggu putriku" berang Yasmine
"Dan kau jangan pernah sekali kali membantahku atau anakmu akan bernasib sama seperti dirimu" Fredrick mencengkram rahang Yasmine
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Kenapa kau melakukan ini? " tanya Olivia seraya mengobati wajah Kenzo
"Aku tidak Terima kau di perlakukan seperti itu, mereka sudah membuatku marah"
"Harusnya kau membiarkan saja mereka jadi kau tidak akan terluka" Olivia menekan luka di pelipis Kenzo
"Akkhh.. sakit" Kenzo menahan tangan Olivia
Terjadi saling tarik menarik diantara mereka karena Kenzo menolak di obati, karena refleks Kenzo menarik Olivia yang berdiri di hadapannya hingga terjatuh tepat menimpa tubuhnya
Mata mereka saling memandang lekat entah apa yang mereka rasakan, Olivia menjatuhkan kepalanya di atas dada bidang sang kakak
"Aku sudah tahu jika kau menatapku seperti itu, apa yang kau inginkan? " Tanya Kenzo
"Minta uang kak " rengek Olivia
"Uang? untuk apa? bukannya ibu selalu memberimu uang jajan? "
"Aku ingin membeli sesuatu, ibu hanya memberiku uang jajan sementara kau pegang kartu sendiri"
"Aku harus tahu dulu apa yang ingin kau beli? " tanya Kenzo
"Baju baru, sepatu baru, tas baru, ayolah kak"
"Minta saja pada ibu, bukannya minggu lalu kau belanja dengan ibu? "
"Kakak aku ingin membeli gaun yang cocok untuk makan malam" lirih Olivia
"Memang kau akan makan malam dengan siapa? "
"Hanya untuk makan malam keluarga, atau mungkin ada acara lain"
"Ayolah kak.. aku tidak akan bangun sebelum kau memberiku uang" lanjut Olivia
"Ya sudah kita tidur begini saja" Kenzo malah memeluk erat adiknya
__ADS_1
"Kakak menyebalkan" Olivia berontak ingin keluar dari pelukan Kenzo
"Iya.. iya besok pulang sekolah aku belikan"
"Aaaa.. kakak memang yang terbaik" Olivia sedikit bangun lalu mencium pipi kakaknya dan beranjak dari atas tubuh Kenzo
"Hei.. mau kemana? kau belum selesai mengobati ini" Olivia menghentikan langkah kakinya
"Oh iya.. aku lupa" Olivia kembali mengobati luka Kenzo
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Ayah bolehkah besok saat acara makan malam aku membawa seseorang? " tanya Rai pada ayahnya
"Siapa? apakah wanita pujaanmu itu? " goda sang ibu
"Hmmm.. ya dia teman sekolahku, bagaimana menurut ayah? " tanya Rai
"Terserah kau saja, aku sudah selesai" jawaban sang ayah terkesan dingin lalu berdiri hendak meninggalkan meja makan
"Aku rasa kalian akan menyukainya, dia dari keluarga terpandang dan ku rasa dia setara dengan keluarga kita" ucap Rai
"Dari keluarga mana dia berasal? " tanya sang ibu
"Ayahnya pemilik perusahaan Januar"
Deg
Luis berdiri di tempatnya lalu kembali berbalik badan
"Bawa dia di jamuan makan malam" ucap Luis
Setelah Yasmine hilang saat itu juga nama Luis terseret namun berkat uang dan kekuasaan keluarganya dia bisa bebas, keluarganya benar benar di buat malu oleh Luis sampai akhirnya mereka menjodohkan Luis dengan seorang wanita anak dari kliennya
Luis telah menikah selama satu bulan namun dia tidak pernah menyentuh istrinya sama sekali namun yang mengejutkan istrinya mengumumkan kehamilannya pada keluarga
Sontak saja Luis membantah hal tersebut karena dia tidak pernah melakukan hubungan suami istri dengannya, keluarga Luis amat sangat marah dan menyuruh anaknya menceraikan wanita tersebut
Namun karena keluarga wanita tersebut menawarkan saham yang dia miliki di perusahaan keluarga Luis juga akan mewariskan perusahaannya kelak pada Luis dengan syarat Luis harus menerima anak dan wanita tersebut juga tidak boleh berselingkuh dan tidak boleh meninggalkannya
"Jadi ayah akan menemuinya? "
"Ya.. " singkat Luis seraya berlalu ke kamarnya
"Kenapa ibu begitu kuat mempertahankan pernikahan ini? sepertinya ayah tidak pernah bersikap lembut pada ibu" ucap Rai
"Tidak seperti itu ayahmu menyayangi kita hanya saja sikapnya memang seperti itu" Jawabnya
"Ayah sepertinya juga tidak menyayangiku" batin Rai
__ADS_1