Labuhan Cinta Sang Playboy

Labuhan Cinta Sang Playboy
EXTRA PART 02


__ADS_3

Usia kehamilan Visha sudah memasuki bulan ke lima. Rasa antusias dan semangat yang besar makin di tunjukkan oleh Rocky. Ia sangat bersemangat akan menjadi ayah untuk ketiga buah hatinya.


Alisa kini sudah resmi menjadi bagian keluarga Abraham. Rocky dan Visha sudah resmi mengadopsi Alisa. Ali juga sangat menyayangi adiknya itu.


Perut buncit Visha sudah mulai terlihat. Dan membuat Rocky makin gemas dengan bentuk tubuh istrinya seakan kian membesar.


Setiap pagi sebelum.berangkat ke kantor, Rocky menyempatkan diri untuk mengelus perut Visha dan berbicara dengan bayi dalam kandungan istrinya.


"Sayang, papa berangkat ke kantor dulu. Jangan nakal pada mamamu. Nanti papa pulang ingin dibawakan apa?" ucap Rocky sambil mengelus perut Visha.


Visha nampak berpikir. "Umm, bawakan saja diri papa sendiri..." ucap Visha sambil terkikik.


"Hmm, itu sih maunya mama..."


Rocky segera mengecup bibir Visha. Karena tak mau jika kedua anaknya melihat adegan romantis orang tuanya, Rocky segera melepaskan ciumannya setelah bermain cukup lama.


"Hati-hati di jalan ya Papa..." Visha melambaikan tangan pada Rocky yang sudah memasuki mobil.


*


*


*


*


Sudah beberapa bulan Visha tak mendengar kabar dari Lala. Dan ternyata Lala juga akan menikah dengan tunangannya bernama Andreas.


Visha bersorak gembira karena akhirnya ia akan kembali ke kota Semarang. Kota yang penuh kenangan untuknya. Ia belajar mengobati lukanya di kota itu.


"Mas, kita akan kesana kan? Lala akan menikah dan aku ingin sekali kesana." bujuk Visha pada Rocky.

__ADS_1


"Tapi kandunganmu bagaimana? Apa baik-baik saja jika naik pesawat?"


"Dokter Thania bilang usia kandunganku masih aman untuk bepergian. Ayolah! Kasihan Lala jika kita tidak datang."


"Jangan bilang kau merindukan Zayn ya!"


"Tentu saja tidak! Aku merindukan Lala, bukan Pak Zayn."


"Hmm, baiklah. Aku akan mengajak Reza juga. Sepertinya dia juga dekat dengan Lala."


"Oke, baiklah."


.


.


.


.


"Kau sangat cantik, Lala."


"Terima kasih, Visha. Terima kasih karena sudah bersedia datang." Lala memeluk Visha dan mengelus perut Visha. "Selamat ya atas kehamilanmu. Semoga kau selalu sehat dan juga bayimu."


"Terima kasih, La."


"Mbak, Lala, gawat mbak!" Seorang wanita datang menghampiri Lala dan Visha di kamar.


"Ada apa, Nurul?"


"Mbak, Mas Andreas tidak akan datang."

__ADS_1


"Heh?! Apa maksudmu?" tanya Lala panik.


"Ini, mbak. Ada seseorang yang mengirimkan surat untuk mbak Lala. Surat dari Mas Andreas."


Lala mulai cemas, namun tetap mengambil surat dari tangan Nurul. Betapa terkejutnya saat ia membaca surat dari Andreas. Di surat itu, Andreas menulis jika ia tak bisa menikah dengan Lala. Ia meminta maaf. Lala terduduk lemas. Air matanya langsung luruh membasahi wajah cantiknya.


Rocky dan Reza yang juga mendengar keributan dari kamar Lala, langsung menghampiri kamar tersebut. Lala nampak sangat kacau, tidak mungkin ia membatalkan pernikahan yang sudah ia rencanakan sejak beberapa bulan lalu.


Melihat tangisan Lala, Reza maju melangkah menghampiri Lala.


"Aku akan menikahimu, La..."


Lala terkejut. Begitu juga orang-orang di kamar itu.


"Reza..." Lala menatap Reza. "Pergilah! Jika kau melakukan ini karena kasihan padaku, maka aku tak butuh belas kasihan darimu." ucap Lala.


"Tidak, La. Aku serius. Aku ingin menikahimu..."


Lala kembali menatap Reza. Ada keseriusan di wajah Reza. "Kau yakin tidak akan menyesalinya?" tanya Lala.


"Kenapa aku harus menyesal menikahi wanita cantik sepertimu? Justru pria pengecut itu yang akan menyesal karena telah meninggalkanmu."


"Terima kasih, Reza..." Lala memeluk Reza secara spontan.


"Ehem!" Ayah Lala berdehem. "Halalkan dulu diri kalian, baru boleh melakukan apa saja yang kalian inginkan."


Lala menunduk malu. Reza hanya menggaruk tengkuknya.


Rocky dan Visha saling pandang dan tersenyum lega.


"Ternyata mereka berjodoh.. Kita tidak tahu misteri yang Tuhan tuliskan untuk takdir kita. Semoga mereka bisa saling mencintai dan menjaga hingga akhir hayat..." ucap Rocky sambil memeluk Visha.

__ADS_1


__ADS_2