
Part ini berisi coretan tangan Navisha yang ia tulis di buku hariannya dan bercerita tentang masa lalunya.
*Happy Reading*
...ššš...
-Bangkrut dan Dikhianati-
Sekitar delapan tahun lalu, aku adalah mahasiswi arsitektur di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Aku yang berasal dari kota kecil di Jawa Tengah yang terkenal dengan kerajinan batiknya, Pekalongan, sebenarnya ingin menimba ilmu di daerah yang dekat dengan rumah saja. Namun ayahku yang seorang juragan batik di desanya, menginginkan agar aku mendapatkan pendidikan yang bagus. Maka ia mengirimku untuk kuliah ke Jakarta.
Aku tinggal di rumah kos yang dekat dengan kampusku. Satu tahun aku menimba ilmu disana, kehidupanku biasa-biasa saja. Hari-hari kuhabiskan untuk pergi ke kampus dan sesekali pergi bersama sahabatku, Diva. Dia bukanlah mahasiswi pendatang, jadi aku banyak tahu tentang Jakarta karena berteman dengannya.
Tahun keduaku menimba ilmu, ada seorang pria yang mulai mendekatiku. Namanya Reza. Dia pria yang baik. Usianya dua tahun di atasku. Dia mahasiswa bisnis semester akhir.
Sebenarnya aku tidak berniat untuk menjalin hubungan dengan siapapun. Karena aku hanya ingin fokus kuliah dan membuat orang tuaku bangga. Apalagi aku adalah anak tunggal. Tentu saja aku harus membawa nama keluargaku dengan baik.
Namun kegigihan Reza akhirnya membuatku luluh. Aku menerima perasaannya. Kami melakukan hal biasa seperti yang orang lain lakukan saat bersama pasangan. Makan, nonton, jalan-jalan, semuanya klasik.
Suatu hari ayahku tiba-tiba menghubungiku dan memintaku untuk pulang ke rumah.
Aku dengan segera pulang ke rumah. Dan betapa terkejutnya aku saat ayah bercerita jika bisnis kain batiknya bangkrut.
Aku sangat syok saat itu. Aku memutuskan untuk berhenti kuliah saja karena aku tak mau membebani ayah dan ibuku.
Tapi ayah bersikeras untuk tetap membiayai kuliahku. Dia meminjam uang pada juragan kaya di desa kami, yang bernama juragan Sugiharto.
Ayah mengirimku kembali ke Jakarta. Tapi aku benar-benar tak mau menjadi beban untuk ayahku. Aku memutuskan untuk pindah rumah kos yang lebih murah.
Aku juga harus mencari pekerjaan karena aku tak mau hutang ayahku semakin banyak kepada juragan itu.
Ingin rasanya aku bercerita kepada Reza tentang masalahku ini. Bukankah semua pasangan kekasih sering berkeluh kesah bersama?
Aku mencari Reza di rumah kontrakannya. Sudah lama juga aku tidak bertemu dengannya karena aku pulang kampung.
__ADS_1
Saat aku tiba di rumah kontrakan Reza, aku melihat ada mobil Diva disana. Diva termasuk anak orang kaya. Ayahnya seorang pengusaha.
Awalnya aku tak merasa curiga. Karena kami bertiga memang sering pergi bersama. Aku masih agak risih jika harus pergi berdua saja dengan Reza, makanya aku selalu mengajak Diva.
Mungkin disitulah letak kesalahanku. Saat sahabat kita dekat dengan pasangan kita, bisa saja dia mengkhianati kita.
Dan ternyata semua itu benar. Hatiku benar-benar hancur saat melihat dengan mata kepalaku sendiri mereka sedang bermesraan di kamar tanpa ada sehelai benangpun menutupi tubuh mereka. Aku menutup mulutku seakan tak percaya jika mereka tega melakukan ini padaku.
Aku berlari keluar dari kontrakan Reza. Reza yang melihatku datang, segera mengejarku dengan hanya memakai celana pendek.
Aku menamparnya. Aku sangat marah padanya. Bagaimana bisa dia mengkhianatiku dengan sahabatku sendiri. Sahabat yang sudah kuanggap seperti saudara.
Aku tidak mau mendengar penjelasan apapun dari Reza. Dan tak lama akhirnya kami putus. Rezapun akhirnya melanjutkan hubungannya dengan Diva. Dan aku sudah tak lagi jadi sahabatnya.
Aku muak melihat wajah mereka berdua. Aku terpuruk saat itu. Namun saat aku mengingat wajah ayah dan ibuku, aku segera bangkit. Aku harus kuat demi mereka.
...ššš...
Aku memutar otak bagaimana caranya agar aku mendapatkan uang. Saat tengah malam, aku selalu memergoki teman kosku selalu pulang larut malam. Aku mulai penasaran apa pekerjaannya hingga selalu pulang tengah malam.
Dia adalah Mbak Siska, usianya 3 tahun diatasku. Pagi itu aku mencoba berkunjung ke kamarnya. Dia menyambutku dengan baik.
Aku mengutarakan niatku untuk mencari pekerjaan. Aku minta tolong padanya siapa tahu ada pekerjaan untukku.
Saat itu dia bilang, kalau aku masih berstatus mahasiswa, dia ragu apakah aku bisa bekerja seperti dia atau tidak. Karena dia melihatku sebagai gadis baik-baik.
Apa maksudnya dengan gadis baik-baik? Apakah maksudnya dia bukan gadis baik?
Aku tak paham. Tapi aku tak patah semangat. Aku mencoba meyakinkan Mbak Siska jika aku bisa bekerja apapun. Kulihat Mbak Siska berangkat sore hari dan pulang larut malam. Kujelaskan padanya, aku menghabiskan waktu pagiku dengan kuliah, jadi aku hanya bisa bekerja di sore hari hingga malam.
Mbak Siska pun setuju untuk membantuku. Dia mencoba menghubungi temannya bernama Erna.
Dan beruntung, ada lowongan kerja di tempat Erna bekerja. Aku sangat berterimakasih pada Mbak Siska.
__ADS_1
Lalu malam itu, aku mulai berangkat kerja. Erna menjelaskan jika pekerjaanku adalah sebagai pelayan di klab malam. Aku mengangguk mengerti.
Aku bekerja di klab malam bernama Miracle. Yang artinya adalah sebuah keajaiban. Aku berharap jika semua ini merupakan keajaiban untukku.
Hampir satu bulan aku bekerja disana. Aku mulai menikmatinya. Meski kadang, aku mendapat tatapan penuh hasrat dari pria-pria yang datang kesana.
Akhirnya aku tahu, jika imej wanita malam memang lekat dihubungkan dengan hal-hal menjurus ke arah hal negatif. Tapi aku masih bisa menjaga diriku dengan baik. Erna juga menjagaku dan tak membiarkan pria-pria hidung belang mendekatiku.
Hingga akhirnya, ada satu pria yang mengalihkan pandanganku dan terus menatapnya. Dia adalah Rocky Abraham.
Dia adalah pelanggan tetap di klab malam kami. Aku baru mengetahuinya setelah mendengar cerita dari teman-temanku sesama pelayan.
Aku lihat dia selalu datang sendiri dan minum anggur sendiri. Aku terus memperhatikan jika sorot matanya adalah tatapan kesedihan.
Aku mulai penasaran apa yang membuat pria sempurna seperti dia bersedih. Lalu akhirnya aku tahu, jika dia sedang patah hati karena ditinggal kekasihnya. Sungguh malang. Pikirku.
Nasibnya sama denganku yang juga sedang patah hati. Aku merasa iba melihatnya. Dia terlihat sangat frustasi.
Itu berarti jika dia sangat mencintai wanita itu. Siapa wanita yang beruntung itu? Yang sampai membuatnya patah hati.
Meski teman-temanku di klab mengatakan jika dia adalah playboy kelas kakap di kota ini. Namun aku tak melihat itu dalam dirinya.
Mana ada seorang playboy yang begitu menderita setelah ditinggal oleh kekasihnya? Itu artinya dia sangat mencintai wanita itu dan sangat kehilangannya.
Mendengar teoriku sendiri saja membuatku ingin juga dicintai seperti itu olehnya. Dicintai dengan tulus dan dalam.
...ššš...
^^^tobe continued^^^
^^^Jangan lupa tinggalkan jempol kalian šš^^^
...Thank you...
__ADS_1