
Setelah mencapai kesepakatan dengan pihak pemerintahan Kota Batu, Yang Jian memutuskan untuk mengawasi perkembangannya secara diam-diam dan menunjuk Bangsawan Jingmi untuk mengatasi prosesnya. Bangsawan Jingmi juga bekerjasama dengan patriak dan para tetua Sekte Awan Putih.
Sebelum keluar dari pertemuan, Yang Jian menyerahkan seluruh dana kepada Bangsawan Jingmi untuk dikelola. Dan kini Yang Jian berencana untuk membantu para cultivator untuk mengumpulkan hewan buruan untuk bahan pangan mereka.
Terdapat satu kelompok cultivator yang berjumlah enam orang yang tengah berjalan keluar gerbang kota dengan tujuan berburu ke arah hutan sekitar Hutan Terlarang. Setiap cultivator yang melakukan perburuan sengaja diutus berkelompok dan memiliki interval waktu antara satu kelompok dengan kelompok yang lain.
"Hei, apakah kau juga hendak pergi berburu?" Salah satu cultivator menghentikan langkah Yang Jian yang hampir bersisian dengan mereka. Mendengar itu Yang Jian berhenti, kelompok tersebut seluruhnya adalah pria muda dengan tingkat cultivator warior star tahap awal. Dan mereka tampak sedikit lebih muda dari Yang Jian.
Melihat Yang Jian yang terus diam, cultivator itu kembali berbicara, "Ku lihat kau tampak tidak seperti seorang cultivator. Apa kau memang berniat melakukan perburuan?" Tanya cultivator itu mengernyit bingung. Pasalnya Yang Jian dan kelompok mereka sudah berada di sisi hutan menuju lokasi perburuan terdekat Hutan Terlarang. Dan mereka sama sekali tidak dapat merasakan adanya pergerakan qi dari dalam tubuh Yang Jian.
Jadi mereka merasa Yang Jian ingin berburu makanan, dilihat dari pakaian yang dikenakan Yang Jian tanpa ada kesan mewah sama sekali.
"Apa hanya cultivator yang bisa mengikuti perburuan ini?"
"Ah bukan seperti itu, hanya saja kau mungkin akan kesulitan untuk mendapatkan hewan buruan karena di dalam sana bukan hewan buruan biasa melainkan hewan yang telah berevolusi menjadi siluman." Ucap pemuda yang tampak seperti pemimpin kelompok menjelaskan.
"Aku tidak masalah."
"Bagaimana jika kau bergabung dengan kami, walaupun kami bukan kelompok yang kuat tapi setidaknya kau memiliki cultivator di sekitarmu." Lanjut pemuda itu sopan.
"Wah wah, ada apa Saudara Ling? Apa kau mencoba menarik anjing lain di sisimu? Atau kau sedang berusah menjadi pahlawan baik hati?"
__ADS_1
Tiba-tiba saja ucapan pemuda yang di panggil Ling tersebut di sahut oleh pemuda lain. Bersamaan dengan itu sekelompok cultivator pemburu lain datang dengan jumlah lima orang. Tertawa terbahak-bahak dan meledek Ling dengan hina.
Yang Jian yang awalnya berniat pergi sendiri untuk berburu mulai mengurungkan niatnya, jelas jika kelompok cultivator yang baru saja tiba lebih kuat dari kelompok Ling. Kelompok itu memiliki praktik satu tingkat di atas kelompok Ling, yaitu cultivator warior star tahap menengah.
"Salam hormat Saudara Lin Fei." Kelompok Ling menunduk hormat kepada pemuda yang tampak lebih tua dari Yang Jian, pemuda yang sebelumnya menghina kelompok Ling. Namun raut wajah kelompok Ling tampak buruk saat melihat kedatangan mereka.
"Ya ya, Murid Luar seperti kalian memang sudah sepantasnya menghormatiku dan rekan-rekanku." Balas Lin Fei angkuh dan disambut tawa mengejek oleh rekan se timnya.
Kelompok Ling dan kelompok Lin Fei merupakan murid Sekte Awan Putih yang sama-sama memasuki sekte di waktu yang bersamaan beberapa tahun yang lalu. Namun kelompok Lin Fei berhasil lolos menjadi Murid Dalam sekte dan kelompok Ling hanya mampu masuk menjadi Murid Luar.
Murid Dalam lebih di hormati dan disegani daripada Murid Luar. Itulah mengapa dua kelompok tersebut tidak pernah akur karena perbedaan status dan kehormatannya dalam sekte.
"Pukkk!"
Satu tepukan ringan mendarat di punggung Yang Jian dan ternyata pelakunya adalah Ling sendiri, "Tidak perlu memikirkan ucapannya, ini sudah menjadi makan sehari-hari bagi kami."
Ucapan Ling dibalas anggukan dan senyum ringan dari kelima cultivator muda lainnya.
"Ya itu benar. Kau juga tidak boleh menyinggung Saudara Lin Fei, dia memiliki Senior Lin Fan sebagai pendukungnya." Ucap cultivator lainnya.
"Lin Fan?" Gumam Yang Jian pelan, namun masih mampu didengar oleh keenam cultivator tersebut. Mendengar gumaman Yang Jian, Ling menjelaskan sedikit garis besar mengenai Senior Lin Fan yang mereka maksud. Dan dari penjelasan tersebut Yang Jian menarik kesimpulan jika Lin Fan adalah orang yang sama dengan yang mereka temui di perpustakaan kota beberapa waktu lalu.
__ADS_1
"Lin Fei merupakan saudara se ayah dari Senior Lin Fan." Tutup Ling mengakhiri penjelasannya. Yang Jian mengangguk singkat.
"Apa kau berniat mengikuti kelompok kami?" Tanya Ling sekali lagi, dan akhirnya hanya di balas deheman pelan dari Yang Jian. Kelompok Ling tidak buruk pikir Yang Jian.
Memasuki hutan semakin jauh, Yang Jian masih bersikap tenang. keenam cultivator tersebut berjalan dan sesekali berbicara kepada Yang Jian namun hanya di balas anggukan dan gelengan olehnya. Namun tampaknya kelompok itu sama sekali tidak tersinggung.
"Apa kalian bisa menggunakan ilmu meringankan tubuh?" Tanya Yang Jian. Sontak keenam cultivaor itu berhenti melangkah kemudian menatap Yang Jian. Sesaat kemudian mereka sama-sama mengangguk pelan.
Jawaban mereka membuat Yang Jian mengernyit bingung, "Lalu mengapa kalian tidak menggunakannya?" Tanya Yang Jian heran. Jika mereka mampu menggunakan ilmu meringankan tubuh mengapa cultivator muda itu sedari tadi berjalan seperti manusia biasa?
"Kau tidak akan mampu mengikuti pergerakan kami."
Jawaban Ling membuat Yang Jian menganga, bukan karena tersinggung. Ucapan Ling sama sekali tidak ada unsur menghina di dalamnya justru menghargai Yang Jian. Mendengar itu membuat Yang Jian sedikit merasa aneh.
"Ehm! Tidak perlu memikirkanku. Aku bisa mengimbangi kalian."
Ling dan rekan-rekannya tampak tak percaya, namun setelah melihat kesungguhan dalam ucapan Yang Jian membuat mereka akhirnya mengangguk dan mulai berjalan lebih cepat. Dan terbukti, Yang Jian mengikuti mereka. Lalu kelompok cultivator tersebut menambah kecepatan mereka hingga ke tahap berlari. Tetapi Yang Jian ternyata mampu mengikuti mereka.
Kelompok itu terus berlari cepat memasuki hutan selama kurang lebih sqtu setengah jam, namun Yang Jian masih tampak mengikuti mereka dengan tenang tanpa ada rasa lelah sedikitpun. Kelompok itu mulai merasa jika Yang Jian diam-diam mempelajari ilmu meringankan tubuh. Karena jika Yang Jian manusia biasa, dia pasti sudah kehabisan nafas akibat kelelahan.
Kini Ling semakin menambah kecepatan larinya hingga tampak seperti tengah melayang di udara dan diikuti oleh kelima cultivator lainnya. atetapi sayangnya Yang Jian tak mau kalah, dia juga menambah kecepatan larinya tanpa terganggu sama sekali. Jika hanya berlari seperti ini bukan masalah besar bagi Yang Jian. Bahkan dengan kemampuannya sekarang dia bahkan mampu terbang di udara dengan kecepatan tinggi.
__ADS_1