
Perlahan-lahan Yang Jian mulai memasang kuda-kuda awal, dia memegang gagang pedang di tangan kanannya. Tatapan nya lurus kedepan seolah ada musuh yang harus dia binasakan saat itu juga.
Aura di sekeliling Yang Jian berubah serius, mungkin ini karena pembawaan Yang Jian yang dewasa atau mungkin ini efek dari ketidakberdayaan Chang An yang sebelum nya di saksikan olehnya. Atau bisa jadi gabungan dari keduanya.
Yang Jian mulai mengayunkan pedangnya, dia mengabaikan sekitar seolah sedang berada di lapangan yang tenang namun di kelilingin oleh musuh yang siap di tebas.
Gerakan Yang Jian yang lembut membuat dia seperti sedang menari, namun setiap serangannya tajam dan mematikan.
Gesekan pedang Yang Jian dengan udara di sekitarnya menilbulkan suara-suara yang nyaring seolah menjadi musik penggiring setiap gerak jurus 'ilmu pedang naga'. Rambut perak Yang Jian bergerak-gerak mengikuti setiap arah tebasan pedang yang di mainkan Yang Jian.
Semakin lama gerakan Yang Jian semakin sulit dibaca, setiap pola gerakan tidak ada yang sama. Semua orang yang berada di ruang pelatihan sampai menghentikan aktivitasnya sambil menonton pertunjukan pedang Yang Jian. Bahkan Tetua Han Li dan salah satu tetua lainnya yang satu ruangan dengan mereka juga menghentikan aktivitas dan beralih memperhatikan permainan pedang Yang Jian dengan seksama.
'Duarrr...' Seketika pedang Yang Jian mengeluarkan cahaya putih bagai kila menyambar papan panahan hingga hancur berkeping-keping.
"Ahh..." Xinxin yang terkejut menjerit tertahan sambil membekap mulutnya dengan kedua tangan, bukan hanya Xinxin. Bahkan Feng Yu, Tetua Han Li dan cultivator lainnya juga tidak kalah terkejut.
"Ah, aku terlalu terbawa suasana." Gumam Yang Jian pelan sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
Karena terbawa emosi Yang Jian sampai lupa bahwa ada orang lain di sekitarnya. Saat berbalik dari posisinya Yang Jian memandang orang-orang yang juga sedang memandang nya. " Apa kita sedang mengikuti turnamen pandang memandang?"
~~
"Ini tidak bisa di biarkan lebih lama. Semakin di biarkan mereka akan semakin merajalela."
__ADS_1
"Benar, sampai sekarang kita bahkan tidak tahu siapa tokoh utama yang mendalagi masalah ini. Pergerakan mereka rapi dan tanpa jejak."
Di sebuah ruangan mewah nan luas terdapat sekelompok orang yang sedang melakukan diskusi. Meraka adalah Organisasi Bunga Mawar. Organisasi Bunga Mawar adalah organisasi besar di Kekaisaran Qin, organisasi ini memiliki peran penting dan besar dalam memberantas kejahatan dan menciptakan perdamaian.
Organisasi Bunga Mawar terkenal dengan kemisteriusan nya, pasalnya tidak ada seorang pun yang mengetahui berapa jumlah pasti anggota organisasi tersebut dan seberapa besar kekuatan nya.
Bahkan di yakini orang-orang yang ingin masuk menjadi anggota di Organisasi Bunga Mawar harus melewati ujian hidup dan mati. Namun, tidak ada yang tau ujian hidup dan mati seperti apa lebih tepatnya.
Sistem dalam Organisasi Bunga Mawar juga memiliki tingkatan berdasarkan kekuatan nya. Biasanya ada tanda khusus yang membedakan mereka yaitu, ada tato berbentuk kelopak bunga mawar di pergelangan tangan kiri mereka.
Mulai dari yang terendah sampai yang tertinggi yaitu kelopak bunga berwarna putih, kuning, oren, hijau, biru, cokelat dan hitam. Dan untuk para petinggi Organisasi Bunga Mawar memiliki tato berwarna emas.
"Apa pihak dari sekte aliran putih dan netral sudah mengetahui masalah ini?" Deorang pria bertato kelopak bunga warna biru berkata serius.
Memang Organisasi Bunga Mawar memiliki hubungan kerjasama yang baik dengan sekte aliran putih netral dan juga pihak kekaisaran. Namun organisasi ini tidak terikat terhadap sekte maupun kelompok manapun. Mereka berdiri sendiri dan cenderung bergerak mengandalkan kemampuan dan jaringan sendiri juga.
Di organisasi memang memiliki divisi-divisi yang memiliki tugas dan tanggungjawab masing-masing yang di sebut dengan kelopak bunga. Biasanya kelopak bunga info akan berkirim pesan menggunakan giok pengirim pesan.
"Bagus lah... Ah, apa ini ada hubungan nya dengan penyerangan di kota Xemin beberapa tahun lalu?" Pria bertato kelopak biru kembali bertanya.
"Mungkin saja, melihat mereka melakukan pergerakan yang sama ada kemungkinan hal ini memang berkaitan."
"Kalau memang ini berkaitan bukankah akan lebih sulit?" Salah satu pria bertato hijau menyela setelah mencoba mengaitkan setiap kejadiannya.
__ADS_1
"Mereka mundur dari penyerangan di kota Xemin dengan mudah bukan untuk menyerah tetapi untuk menghimpun kekuatan untuk kembali dengan kekuatan yang lebih besar. Tetapi kalau memang itu benar, pasti ada kelompok yang lebih kuat yang mendukung mereka"
Semua orang mengangguk setuju dengan pendapat pria tersebut, karena mereka semua juga memiliki pemikiran yang sama.
"Apapun resikonya kita harus mencari tahu segalanya. Saat ini kita butuh informasi sekecil apapun." Sahut yang lain menambahkan.
"Ada yang aneh." Tiba-tiba seorang pria bertato kelopak oren berbicara.
"Dimana aneh nya?"
"Ya aneh, coba kalian pikirkan mereka memulai aksi di saat sekte aliran putih netral melakukan turnamen. Ya meskipun kita tahu hanya sebagian kecil yang ikut serta namun mereka adalah calon-calon pilar kekaisaran di masa depan."
"Lebih jelasnya begini, mungkin mereka sedang mengatur rencana untuk mempersulit kita. Ada beberapa kemungkinan yang mungkin terjadi dengan mereka beraksi saat di gelarnya turnamen untuk membagi fokus setiap sekte."
Pria tersebut menjelaskan bahwa mungkin penyerangan di desa-desa terpencil hanya sebagian kecil dari rencana besar mereka.
Mungkin saja mereka melakukan itu hanya untuk menarik perhatian sekte putih netral, sehingga setiap sekte akan mengirim perwakilan sekte mereka untuk membantu masyarakat dan sebagian lagi menuju sekte naga awan untuk menjaga dan mengawal murid-murid sekte mereka.
Padahal tujuan utama mereka adalah untuk menyerang markas utama sekte yang sedang lengah dan minim anggota.
"Tidak peduli apa rencana mereka dan sekuat apa kekuatan mereka. Kita harus bersatu untuk mempertahankan kekaisaran ini." Pria bertato cokelat angkat bicara. Dia adalah satu-satunya orang yang memiliki tato berwarna cokelat dan dia jugalah yang memimpin rapat tersebut.
Di sepanjang berlangsungnya rapat tersebut yang bicara hanya pria saja, bukan karena wanita tidak ikut andil namun memang organisasi tersebut hanya di anggotai oleh pria saja.
__ADS_1
Walaupun di Organisasi Bunga Mawar memiliki pengelompokan kekuatan berdasarkan warna tato, namun mereka tetap menjalankan sistem kekeluargaan dan kerjasama. Semua orang bebas mengeluarkan ide dan pendapat masing-masing selagi itu masih mengikuti aturan organisasi yang berlaku.
"Segera sebarkan hasil rapat kali ini kepada seluruh anggota organisasi tanpa terkecuali. Laporkan juga strategi dan perencanaan apa yang akan kitam ambil." Pria bertato coklatpun menutup rapat dan membubarkan seluruh anggotanya.