
Hutan kematian merupakan hutan yang berada di daerah kota Xubei, letak hutan kematian tidak terlalu jauh dari kota tersebut.
Setiap orang yang melakukan perjalanan memilih jalur yang aman tanpa melewati hutan kematian untuk meminimalisir kejadian buruk yang akan terjadi walaupun jarak yang akan di tempuh dua kali lipat. Hal ini di karenakan banyak nya siluman yang hidup di hutan kematian.
Walaupun kerap sekali ada orang yang melewati hutan kematian adalah para cultivator yang memiliki keberanian dan kemampuan tinggi, ada juga yang memang di buru oleh waktu.
Saat ini rombongan cultivator yang sedang melakukan perjalanan di hadang oleh sekelompok siluman singa. Mereka adalah cultivator dari Sekte Batu Giok.
"Ini kesempatan mu untuk mengumpulkan lebih banyak kristal siluman." Dragon memerintahkan Yang Jian untuk mengaktifkan Dunia Surgawi dan mengatur rencana mereka.
Saat ini Chang An berhadapan dengan lima ekor siluman singa, perkelahian mereka terlihat berimbang namun karena perhatian Chang An terbagi akhir nya dia terkena cakaran siluman singa.
"Putaran giok abadi." Chang An menggunakan ilmu tingkat tinggi sekte batu giok, seketika qi berkumpul di telapak tangan Chang An. Angin yang awalnya kecil tiba-tiba berubah besar hingga menelan kelima siluman singa tersebut.
'Duarrr' akhirnya kelima siluman singa tersebut hancur berkeping-keping, Chang An tampak kelelahan dengan keringat membasahi wajah nya, karena ilmu yang baru saja dia gunakan membutuhkan qi yang cukup banyak.
Di sisi lain Han Li mengeluarkan panah nya, Han Li merupakan cultivator panah yang handal di sekte nya.
"Panah bayangan." Saat Han Li menarik busur nya maka akan keluar puluhan anak panah yang menyerang siluman singa tersebut, singa-singa yang terkena hujan panah Han Li bertubi-tubi langsung tewas karena kekuatan qi milik Han Li juga dia berikan sedikit di setiap anak panah nya.
Namun bagi sebagian siluman singa dapat menghindari anak panah tersebut sambil menyerang Han Li.
Karena suara keributan yang di hasilkan kelompok Chang An dan juga bau darah milik Chang An akhirnya mengundang semakin banyak siluman menghampiri lokasi Yang Jian dan kelompok nya.
Melihat itu Feng Yu dan Xinxin menelan ludah pelan, mereka sedikit gemetaran karena baru pertama kali melihat siluman hingga ratusan ekor.
Tidak tinggal diam mereka pun melakukan perlawanan, saling bahu-membahu untuk bertarung melawan siluman tersebut. Dari gaya pertarungan mereka seperti nya mereka sering melakukan latihan tanding, wajar saja karena mereka berdua merupakan murid khusus Tetua Shing.
Berbeda dengan Yang Jian, diam-diam dia memisahkan diri dari kelompok dan bergerak ke arah belakang datang nya para siluman, karena semua sibuk untuk bertarung tidak ada satupun yang menyadari aksi Yang Jian.
__ADS_1
Yang Jian mengeluar kan pedang suci milik nya setelah mengaktifkan Dunia Surgawi.
Yang Jian mulai menarik masuk puluhan siluman untuk di hadapi oleh dragon, seketika siluman yang di tarik Yang Jian lenyap tanpa meninggalkan jejak apapun.
Kemudian Yang Jian juga melakukan tugas nya.
"Pedang pemusnah jiwa." seketika muncul bayangan-bayangan pedang saat Yang Jian mulai menebas siluman singa tersebut.
Puluhan bayangan pedang bergerak cepat memotong siluman singa seperti memotong tahu, berhadapan dengan ratusan siluman bukan hal baru bagi Yang Jian, setiap siluman yang tewas maka kristal nya akan langsung di serap oleh Dunia Surgawi.
Yang Jian sengaja tidak ikut menyerap jasad nya karena tidak ingin menimbulkan kecurigaan.
Yang Jian terlihat menikmati pembantaian yang dia lakukan.
'panel besar, panen besar.' Gumam Yang Jian dalam hati sambil membunuh siluman-siluman tersebut.
Ratusan siluman telah mati di tangan Yang Jian dan dragon.
"Roar...roar." tiba-tiba seekor siluman raksasa berukuran lima kali ukuran siluman singa yang di hadapi Yang Jian dan kelompok nya muncul di hadapan Yang Jian.
Siluman tersebut seperti kingkong dengan ukuran raksasa. Bulu-bulu yang hitam, mata merah dan kuku tajam nya membuat Yang Jian merinding.
"Lancang, keberanian mu sungguh luar biasa anak kecil." siluman kingkong tersebut berteriak marah kepada Yang Jian.
Yang Jian menelan ludah kasar melihat siluman kedua yang dia dengar dapat berbicara.
"Hei, jangan jadi pengecut. Makhluk itu hanya beruntung hidup lama selama ribuan tahun hingga dapat berbicara dan berfikir seperti manusia." dragon jengkel melihat Yang Jian.
" Aku tau, ayah pernah memberitahuku tentang itu." walaupun Yang Jian tinggal di Lembah Neraka, surga nya para siluman namun Yang Jian tidak pernah berhadapan dengan siluman yang dapat berbicara dan berfikir layak nya manusia karena campur tangan Xiao Ming.
__ADS_1
Yang Jian tidak menyangka dia akan bertemu dengan raja atau ratu siluman di kekaisaran Qin secepat ini.
"Hadapai dia, dengan kemampuan mu sekarang bukan tidak mungkin kau dapat membunuh siluman itu. Tapi sebaik nya kau tundukkan saja dia dan jadikan pengikut mu untuk menjadi penghuni Dunia Surgawi." saran dragon.
"Baiklah." Yang Jian mengambil ancang-ancang dengan pedang suci yang dia genggam di tangan kanan nya.
"Manusia bodoh seperti kalian hanya sekelompok makhluk kecil yang berfikir dapat membunuh kami." Siluman kingkong nampak marah, dia kemudian mulai mengeluarkan api yang panas dari mulut nya dan menyerang Yang Jian.
Yang Jian tidak tinggal diam, dia membuat perisai es di sekitar tubuh nya untuk menghalau serangan siluman kingkong, namun setiap perisai es Yang Jian selalu hancur setiap kali bersentuhan dengan api siluman kingkong tersebut.
Karena sedikit lengah salah satu api siluman kingkong mengenai tubuh Yang Jian hingga dia terpental dan menabrak gua tempat tinggal siluman tersebut.
"Sudah ku katakan kalian hanya makhluk kecil yang berfikir dapat menguasai kami para siluman. Sekarang sambutlah kematian mu." Kali ini api dengan ukuran lebih besar mulai menyerang Yang Jian membabi buta.
Yang Jian tersenyum, dia menyambut api tersebut dengan santai. Api tersebut seolah membakar seluruh tubuh nya.
"Ha ha ha, mahkluk lemah. Kau sungguh terhormat mati di tangan raja siluman ini." Siluman kingkong tertawa mengejek, namun perlahan-lahan tawa nya memudar saat melihat Yang Jian berdiri tengan dengan tubuh yang jauh lebih kuat sebelum nya.
"Jadi begini rasa nya memiliki elemen api murni." Yang Jian ternyata sengaja meneriman serangan siluman tersebut untuk memaksa siluman kingkong mengeluarkan api murni nya untuk di serap Yang Jian.
" Apa, bagaimana bisa?" teriak raja siluman tersebut terkejud.
" Oh itu, biar ku katakan aku memiliki tubuh khusus yang hanya di miliki oleh ku, yaitu tubuh elemen fuzi."
Saat di Lembah Neraka, Xiao Ming melihat sinar emas yang keluar dari tubuh Yang Jian, ternyata sinar tersebut adalah sinar dari tubuh khusus elemen fuzi milik Yang Jian. Elemen fuzi adalah elemen yang dapat mempelajari seluruh elemen dan dapat menyerap seluruh jenis elemen murni.
Awal nya Yang Jian sulit percaya namun setelah mencoba petunjuk Xiao Ming dia akhirnya mengerti mengenai kelebihan nya.
"Aku bisa saja membunuh mu dengan mudah, namun aku lebih tertarik melakukan penawaran dengan mu."
__ADS_1