
Hari ini adalah hari ulang tahun David, tepat 26 tahun umurnya. Dua insan yang saling cinta itu berencana menghabiskan waktu bersama. David & Melissa sepasang kekasih yang di mabuk cinta itu. Namun sayang rencana keduanya harus gagal. Karena salah satu Kasir di tempatnya bekerja sedang sakit, Melissa harus mengisi posisi Kasir. Davidpun menghubungi Melissa untuk menggantikan Maria yang sedang sakit.
Karena rencana menghabiskan waktu bersama kekasihnya gagal, David memutuskan untuk bersih-bersih sekitar rumahnya. Setelah seharian sibuk membersihkan rumahnya, dia memutuskan mandi dan menjemput kekasihnya. Baru keluar dari kamar mandi, terdengar suara ketukan pintu rumahnya. Davidpun bergegas membuka pintu.
"Happy Birthday, Sayang!" Renata langsung masuk dan memeluknya.
"Lepaskan, Renata!" Suara David membuat Renata langsung melepaskan pelukannya.
"Kenapa Sayang?" tanya Renata padanya.
"Aku ingin kita akhiri hubungan ini, aku mencintai wanita lain," ucap David sedikit ragu.
"Apa maksudmu? Bukankah kamu mencintai aku?" Pertanyaan itu langsung Renata lontarkan pada David.
David memalingkan tubuhnya dari hadapan Renata.
__ADS_1
"Selama ini aku tak pernah mencintaimu. Aku menyetujui pertunangan itu karena merasa bertanggungjawab mengambil kegadisanmu," jelas David padanya.
"Jadi semua karena rasa bersalah, aku pikir kamu mencintai aku. Tau begitu aku takkan menerima pertunangan ini," jelas Renata dengan nada penyesalan.
Renata berjalan ke hadapan David, lelaki yang di depannya ini ternyata menangis tanpa suara. Air matanya mengalir seakan hatinya sangat terluka. Karena malu atau apa, David berjalan meninggalkan Renata dan memasuki kamarnya. Renata tak tega melihat David, baru kali ini dia melihat David menangis. Lalu Renata menyusul David ke kamarnya.
"Tak perlu merasa bersalah padaku." Renata menggenggam kedua tangan David
"Maafkan aku." Hanya itu yang keluar dari mulut David
"Kejadian di malam itu bukan yang pertama bagiku," jelasnya
"Malam itu aku tidak sadar tamu bulananku datang ketika sedang tertidur" Renata tersenyum seakan mengejek David.
"Apa!" David sangat kaget dengan penjelasan Renata.
__ADS_1
"Malam itu kamu tahu juga kan, aku baru saja putus dengan kekasihku. Kontrak kerjanya di luar negeri membuat aku frustasi, dan minum-minum sampai mabuk bersamamu," jelasnya lagi.
"Aku sudah menemukan wanita yang aku cintai, apa kamu mau melepaskan aku?" tanya David pada Renata.
" Tentu saja. Karena selama ini aku juga merasa bersalah padamu. Aku juga masih mencintai mantan kekasihku. Sampai sekarang aku tak mampu melupakannya. Biar nanti aku yang akan menjelaskan pada orang tua kita." Penjelasan Renata seakan mengangkat seluruh beban di pundak David.
"Jadi sekarang kita bersahabat ya?" David menawarkan hubungan persahabatan diantara mereka.
"Sebagai sahabatmu, bolehkah kita berciuman untuk yang terakhir kalinya. Sebagai tanda perpisahan ini," pintanya kepada David.
David pun tak sanggup untuk menolaknya. Dia ingin memberikan kenangan terakhir yang indah untuk Renata. Kemudian David mendekati Renata kemudian mencium bibirnya. Ciuman kali ini bahkan tanpa nafsu, murni karena persahabatan mereka. Tanpa mereka sadari Melissa sudah berdiri didepan pintu kamar yang terbuka itu.
"David!" teriakan Melissa membuat David melepaskan ciumannya dengan Renata.
Melissa berlari keluar dari rumah itu dan David bergegas mengejarnya. Namun Melissa sudah tak terlihat lagi. David terlihat sangat menyesal dengan kepergian Melissa.
__ADS_1
Di dalam taksi, hati Melissa terasa hancur melihat kekasihnya berciuman dengan wanita lain selain dirinya. Walaupun David pernah mengatakan tak mencintai tunangannya itu, tetapi apa yang dilihatnya membuat dia merasa dikhianati. Dalam kemarahan Melissa menelepon kakaknya. Lalu mengirim pesan ke penjaga kost, agar mengirimkan semua barang yang ada di kamarnya ke rumah orangtuanya. Melissa ingin segera menghilang dari kehidupan David. Kemudian dia menonaktifkan semua medsos dan ponselnya. Tak peduli apapun lagi, Melissa benar-benar meninggalkan kota itu.
Happy Reading