Lelaki Penggoda

Lelaki Penggoda
Gosip Murahan


__ADS_3

Usia kehamilan Melissa memasuki trimester kedua. Melissa sudah mulai melakukan aktivitas seperti biasa. Terkadang ke hotel, terkadang juga jalan-jalan bersama ku. Kehidupan rumah tangga kami begitu indah. Walaupun kadang juga ada keributan kecil.


Semakin hari Melissa terlihat semakin cantik karena kehamilannya. Tubuhnya semakin sexy, wajahnya terlihat bersinar. Kata orang itu bawaan dari janin.


" Emang dasar Melissa sudah sangat cantik," batinku.


Akhir-akhir ini aku sering mengajak Melissa ke kantor. Sebentar saja aku tak melihatnya, rasanya aku sudah sangat merindukannya.


Pagi ini Melissa tak ikut ke kantor, namun dia mengatakan siang nanti akan mengantarkan makan siang.


Baru sampai di kantor, suasananya sangat ribut. Ada beberapa gosip yang beredar.


" Presdir Gunawan Corp dikabarkan berselingkuh dengan seorang model, ketika istrinya sedang hamil "


" *Bella seorang model papan atas di gosipkan menjadi kekasih gelap seorang Presdir "


" Mungkinkah Presdir yang dikatakan Bella adalah pemilik Gunawan Corp*?"


Gosip mulai beredar di media cetak maupun elektronik. Bahkan sudah ribuan kali telepon masuk ke Gunawan Corp, hanya untuk menanyakan gosip yang sudah beredar.

__ADS_1


Aku masuk ruanganku memanggil tim humas untuk menemui ku.


" Pak Sony, apa yang sudah terjadi di perusahaan?" tanyaku dengan kesal.


" Sebenarnya ada gosip yang baru-baru ini beredar, dan ini tentang Pak David." Pak Sony memberikan ponselnya yang berisi berita tentang atasannya itu.


" Kenapa tidak ada yang memberitahukan gosip ini kepadaku?" tanyaku penuh amarah.


" Gosip ini baru meledak tadi pagi," jawab Sony.


" Apa tidak ada yang bisa mengatasi gosip murahan itu?" tanyaku geram.


" Foto itu memang asli tapi sebelum aku menikah dengan Melissa. Aku harap kamu bisa mengurus semua." Pikiranku sangat kacau.


Di depan lobby Gunawan Corp, Adrian sedang meluapkan emosinya karena larangan untuk menemui Presdir. Seluruh karyawan menghalang-halanginya. Adrian menelepon adik iparnya dan menyuruhnya turun.


" Kak Adrian..." Aku menjemput kakak ipar ku di lobby depan


Seluruh karyawan memandangi Adrian dengan rasa bersalah. Sebelumnya mereka sudah melarang Adrian menemui ku. Sampai di ruangan ku. Kak Adrian marah besar, aku sendiri takut untuk menatapnya.

__ADS_1


" David, apa gosip yang beredar itu benar? Bagaimana bisa kamu mengkhianati Melissa?" tanya Adrian dengan penuh amarah di matanya.


" Kakak sudah salah paham. Foto itu memang asli, tapi itu foto lama sebelum Melissa di Solo." jawabku.


" Apa maksudmu David?" tanyanya lagi.


" Dulu Bella pelanggan di Mel'S Cafe. Karena sering ke cafe hubungan kami menjadi akrab. Dia memintaku menemaninya di acara fashion show. Tak ingin mengecewakannya, aku mengantarkannya hanya sebagai teman. Aku juga tak ada hubungan spesial dengannya. Melissa juga tahu itu. Tapi memang Bella pernah menyatakan perasaannya, tapi aku sudah menolaknya." Aku menjelaskan semua kepada kakak ipar ku.


Adrian terdiam, dia sedang berpikir. Hingga suara wanita cantik yang masuk ke ruanganku mengalihkan perhatiannya.


" Mas David benar Kak, dia dan Bella tak ada hubungan apapun. Aku sudah tahu semua kisah mereka berdua sebelum pernikahanku. Kak Adrian tak perlu memikirkan gosip murahan seperti itu." Melissa datang dengan senyuman yang meruntuhkan amarah Adrian.


" Kakak hanya memastikan kebahagiaanmu Sayang." Adrian memeluk adiknya dan mengusap perutnya yang sudah membuncit.


" Sepertinya Kakak Ipar sengaja membuatku cemburu," ucapku cemberut melihat kemesraan mereka.


" Segera urus gosip murahan ini, sebelum menjadikan citra buruk bagi bisnis kita," ucap Adrian dingin.


Jangan Lupa ❤️ Like Vote dan Komentarnya 😊 Happy Reading 🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2