
Tanpa terasa pernikahanku dengan Melissa sudah berjalan 1 bukan. Kemesraan serta keromantisan menjadi keseharian kami.
" Mas, tolong antar aku ke The Java Hotel. Mas Randy tadi menelponku, katanya ada hal penting yang harus dibicarakan," ucap Melissa sambil mengecup bibirku.
" Pakai blazer ini, aku tak mau orang lain melihat lekukan di tubuhmu." Aku memakaikan blazer miliknya.
" Mas... kok jadi posesif begitu," katanya sambil tersenyum menggodaku.
" Aku tak mau kehilanganmu. Dirimu hanya milikku." Aku memeluknya erat seakan tak ingin melepaskan.
Setelah menempuh perjalanan 20 menit sampai juga di depan The Java Hotel Solo. Ku antarkan Melissa sampai ke kantor Kakaknya. Sekalian mau menyapa Kakak Ipar sebentar.
" Selamat Pagi Kak Adrian, Mas Randy." Sapaku pada 2 orang Kakak Melissa.
" Apa kabarnya pengantin baru? Kenapa tiket honeymoon ke Jepang malah dikembalikan?" tanya Mas Randy.
" Melissa inginnya kalau ke Jepang pas musim sakura," jawabku.
" Besok kalau udah ada rencana, kabari ya... Biar aku bisa menyiapkan akomodasinya." Ucapan Mas Randy membuat Melissa senang.
Setelah itu, aku pamit mau ke Mel'S Cafe. Melissa, Mas Randy, dan Kak Adrian memasuki ruangan meeting.
__ADS_1
" Mel, ada sedikit masalah di The Java Resort Bali," ucap Mas Randy sambil duduk di kursinya.
" Memangnya masalah apa?" tanya Melissa khawatir.
" Beberapa investor menarik uang investasi mereka, dan kita hanya diberikan waktu 1 minggu," sambung Kak Adrian.
" Apa... Satu minggu? Berapa nilai investasinya?" tanya Melissa lagi.
" Senilai The Java Hotel Solo," jawab Mas Randy.
Melissa berpikir, mengapa baru 2 bulan investasi malah ditarik.Randy dan Kak Adrian juga saling memandang.
" Bukankah ini sangat aneh? Lalu siapa saja investornya?" Melissa bertanya sambil membuka file kontrak kerjasama.
" Kita tidak punya uang sebanyak itu. Semua aset dalam bentuk barang tidak bergerak. Tidak mungkin kita bisa menjual properti, hanya dalam waktu seminggu." jelas Adrian.
" Jalan keluarnya hanya satu, mencari investor baru. Atau kita bisa kehilangan salah satu hotel atau resort kita," sambung Randy.
Akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk mencari investor baru. Melissa dan Randy mulai menghubungi beberapa klien penting. Begitupun Adrian menghubungi temannya yang ada di Singapura. Namun semua klien tidak bisa membantunya, karena waktu sangat mendesak. Mereka tidak bisa menyiapkan dana sebesar itu. 5 hari berlalu tanpa menghasilkan apapun. Randy terlihat frustasi tak mendapatkan investor baru. Adrian juga semakin bingung apa yang harus dilakukannya.
Saat Melissa sedang menikmati makan siang di restoran hotelnya, terlihat Andrew menghampirinya.
__ADS_1
" Mel, aku tahu apa yang terjadi dengan resort di Bali. Kalau tak keberatan aku bisa membantumu." ucap Andrew sambil duduk di depan Melissa.
" Bantuan apa yang kamu maksud?" tanya Melissa dingin.
" Tentu saja aku akan membayar semua investasi yang ditarik dengan uangku. Kamu tak perlu lelah mencari investor baru." Jelas Andrew sambil memandang wajah cantik Melissa.
" Apa kamu serius akan membantuku?" tanyanya.
" Tentu saja, aku selalu serius jika denganmu. Tapi aku punya satu syarat." Perkataan Andrew membuat Melissa menatapnya tajam.
" Syarat??" Melissa sangat penasaran seperti apa syaratnya.
" Menikahlah denganku..." Ucapan Andrew terdengar seperti petir di telinga Melissa.
" Kamu sudah gila? Aku ini wanita bersuami. Bagaimana bisa aku menikah denganmu?" Suara Melissa penuh amarah.
" Benar... Aku memang tergila-gila padamu. Ceraikan saja suamimu. Dia hanya pemilik Cafe kecil yang tak mempunyai apa-apa. Sedangkan aku? Aku akan memberikan apapun untukmu. Apa kamu tega, melihat kedua Kakak kesayanganmu itu frustasi." jelas Andrew panjang lebar.
" Jangan pernah menghina suamiku. Kalau tidak ada hal yang penting, aku permisi." Melissa meninggalkan Andrew dengan emosi di kepalanya.
Sepanjang perjalanan Melissa kembali memikirkan semua perkataan Andrew. Dia tahu, tidak mudah mencari uang sebanyak itu. Sedangkan waktu hanya tinggal 2 hari. Melissa mengacak-acak rambutnya karena frustasi.
__ADS_1
Mungkinkah Melissa akan mendapatkan uang senilai dengan The Java Hotel? Ataukah dia harus menikah dengan Andrew untuk mempertahankan usaha keluarganya?
Jangan Lupa❤️ Like Vote dan Komentarnya 😊 Happy Reading 🥰🥰