
Semalam setelah mendapat telepon dari Melissa, mata ini sangat sulit terpejam. Rasanya tak karuan memikirkan Melissa. Ketika pagi datang, aku langsung ke Bandara Adi Sumarmo. Pesawat tujuan Solo-Bali sudah lepas landas. Sekitar kurang lebih 1 jam perjalanan, sampai juga di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai.
Dari bandara aku menuju The Java Resort dengan taksi. Sampai di resort aku memesan kamar Presidential Suite. Acara Opening Resort sangat meriah. Aku memperhatikan dari jauh, cukup banyak tamu yang hadir. Aku mencari-cari Melissa kekasihku. Namun aku tak menemukannya.
Setelah aku menunggu beberapa jam, namun Melissa tak kelihatan. Aku meninggalkan resort untuk bertemu sahabat ku. Setelah selesai dengan urusanku, aku kembali ke resort. Aku menghubungi Kak Randy dan memintanya bertemu.
" David, kenapa tak mengabari kalau mau menyusul kesini. Apa Melissa tau kamu disini? Sepertinya seharian Melissa menemani para investor keliling resort." Penjelasan Mas Randy membuat aku cukup mengerti mengapa tak bisa menemukan Melissa.
" Aku ingin memberikan Melissa kejutan. Untuk itu aku mau minta tolong. Nanti sore sebelum sunset Kakak tolong ajak Melissa kesini." Aku memberikan sebuah alamat pada Mas Randy.
Setelah pertemuan dengan Mas Randy, aku bersiap-siap untuk kejutan nanti malam. Sedangkan Randy menemui Melissa dengan alasan ingin mengajak jalan-jalan sekaligus dinner. Tanpa merasa curiga Melissa mengikuti Randy. Hingga sampai di dekat pelabuhan Melissa sedikit merasa aneh.
" Mas Randy, bukankah ini jalan ke pelabuhan?" tanya Melissa sangat penasaran.
__ADS_1
" Nanti kamu juga tahu." Randy tersenyum tanpa ekspresi.
Melissa hanya bisa menahan rasa penasarannya. Sampai di Pelabuhan Benoa, Randy mengajak Melissa memasuki Bali Hai Cruise. Jantung Melissa seakan berhenti berdetak, hatinya semakin berdebar melihat apa yang ada di depannya.
Sebuah kapal pesiar mewah yang sudah didekorasi sedemikian rupa. Banyaknya mawar putih menghiasi seluruh kapal. Melissa terpukau dengan apa yang di lihatnya. Saat Melissa berada di tengah- tengah taburan kelopak mawar, seorang lelaki berlutut di depannya.
" Melissa Anjani do you marry me?" Aku berlutut sambil memegang cincin, terlihat Melissa sangat terkejut mendengarnya.
" David, kapan kamu menyiapkan semua ini?" Suara Melissa terdengar bergetar, matanya berkaca-kaca.
" David aku mencintaimu, aku ingin hidup bersamamu." Melissa memeluk tubuhku, tetesan air matanya menetes di dadaku.
Mas Randy yang menyaksikan adegan romantis antara aku dan Melissa tersenyum ikut bahagia.
__ADS_1
" Melissa, David aku pamit kembali ke resort. Tugasku selesai. Silahkan nikmati keromantisan kalian." Mas Randy menepuk pundakku dan meninggalkan kami berdua.
" Mas Randy disini saja," ucap Melissa.
" Aku tak mau mengganggu kalian." Mas Randy keluar dan melambaikan tangannya.
Aku merasakan kebahagiaan dalam tatapan Melissa. Kebahagiaan hidupku adalah Melissa, apapun aku lakukan asal dia bahagia.
Aku membawa Melissa untuk merasakan suasana di atas kapal. Menikmati indahnya sunset sore ini. Melissa terus menatap kearah matahari terbenam, kemudian dia pejamkan matanya. Aku terkesima dengan kecantikan Melissa yang terkena cahaya sore. Jantungku mulai berdebar dalam suasana sore ini. Aku mendekati wajah Melissa, aku kecup bibirnya. Melissa membalas ciumanku, hatiku semakin bergejolak. Ciuman ini semakin dalam, semakin indah menambah keindahan sunset sore ini.
Aku dan Melissa tak sadar, sudah berapa lama kami berciuman di atas kapal yang berada di lautan. Kamipun masuk, sekarang waktunya menikmati dinner romantis.
Suara iringan musik Biola mengiringi suasana makan malam kali ini. Melissa terus tersenyum memandangi aku. Sejuta arti tersirat dalam senyumannya.
__ADS_1
" I Love You Melissa Ever After..... " ucapku.
Jangan Lupa ❤️ Like Vote dan Komentarnya😊 Happy Reading 🥰🥰