Lelaki Penggoda

Lelaki Penggoda
Penghinaan


__ADS_3

Hari ini pagi-pagi sekali Melissa menelepon aku. Dia bilang beberapa minggu ke depan, Melissa akan ada di Bali. Opening The Java Resort dilaksanakan akhir bulan ini. Rencananya siang ini Melissa akan berangkat dengan Mas Randy. Sebenarnya ada perasaan tidak enak yang aku rasakan. Kali ini Melissa akan bekerja sama dengan mantan pacarnya. Membuat aku tidak tenang memikirkannya.


The Java Resort Bali


Setelah 1 jam perjalanan Melissa dan Randy sampai juga di Bali. Melissa langsung memberikan kabar pada kekasihnya.


" Hallo David Sayang, aku udah sampai di Bali." Melissa menelpon kekasihnya.


" Kalau gitu aku tutup ya, sebentar lagi meeting. I love you Sayang." Melissa memasukkan ponselnya ke dalam tas.


Meeting sudah dimulai, setelah melakukan berbagai pembahasan akhirnya diputuskan Opening Resort akan diadakan 1 Minggu lagi. Seluruh jajaran direksi ataupun staf diharapkan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan.


Setiap sore hari ketika waktu luang Melissa menyempatkan diri untuk berjalan-jalan di pantai. Menikmati sunset yang sangat indah. Saat Melissa duduk di pasir, seseorang menghampirinya.


" Sangat cantik sunset sore ini, secantik dirimu." Lelaki itu duduk di samping Melissa.

__ADS_1


" Andrew...bukankah kamu sibuk dengan menyelesaikan desain yang belum selesai." tanya Melissa sambil terus menatap langit sore.


" Untukmu aku rela meninggalkan semuanya." Andrew menatap Melissa dengan tatapan penuh arti.


" Apa-apaan kamu, hubungan kita tak lebih dari rekan bisnis," jawab Melissa sinis.


" Please Mel, beri aku kesempatan lagi." Andrew memohon dengan ekspresi memelas.


Melissa tak menjawab, malah langsung meninggalkan Andrew begitu saja. Andrew yang tak mendapatkan jawaban, hanya bisa memandang kepergian Melissa.


Hingga malam hari sebelum acara Opening Resort digelar. Andrew mengetuk kamar Melissa. Melissa membuka pintu dan melihat Andrew sedikit mabuk didepannya.


" Mel... aku sangat mencintaimu. Aku tak mau kehilangan kamu," ucap Andrew dalam keadaan antara sadar dan tidak sadar.


Andrew mendorong Melissa masuk dan memeluknya. Pelukan itu cukup erat, membuat Melissa kesulitan melepaskannya.

__ADS_1


" Andrew, kamu sedang mabuk. Aku akan mengantarmu ke kamar," ucap Melissa dengan tegas.


Kemudian Melissa berusaha memapah Andrew keluar. Belum sampai pintu, Andrew menyentuh pipi Melissa hendak menciumnya. Belum sampai bibirnya saling bersentuhan, secara refleks Melissa menampar Andrew. Lalu mendorong Andrew, hingga jatuh tersungkur di lantai.


" Jangan kamu pikir, aku seperti wanita yang biasa kamu tiduri itu. Apa yang ingin kamu lakukan ini, seperti penghinaan bagiku. Aku sudah tidak mencintaimu, jangan coba-coba mendekati aku lagi." Melissa sangat jelas mengatakannya.


Andrew yang masih syok dengan tamparan Melissa, tak mampu membalas ucapannya. Melissa kemudian memanggil petugas hotel supaya mengantarkan Andrew ke kamarnya.


Melissa juga terlihat syok dengan perlakuan Andrew kepadanya. Dia tak menyangka Andrew berniat nekad menciumnya.


Mel'S Cafe


Malam hari saat aku tiduran di atas tempat tidur, Melissa menghubungiku. Dia menceritakan kejadian yang dialaminya. Dari suaranya, Melissa terdengar sangat ketakutan. Aku pun sangat marah mendengar perlakuan Andrew kepada Melissa. Melissa berusaha menenangkan amarahku. Aku berusaha menahan emosiku, dan terus mendengarkan Melissa bercerita. Melissa berjanji, setelah acara Opening Resort besok pagi selesai dia akan kembali ke Solo.


Dalam puncak kemarahan, aku menghubungi sahabatku yang tinggal di Bali. Aku sedikit meminta bantuannya.

__ADS_1


Jangan Lupa ❤️ Like Vote dan Komentarnya😊 Happy Reading 🥰🥰


__ADS_2